Guru SD? Oh My Hot!

Guru SD? Oh My Hot!
Diculik!


__ADS_3

"Aku sangat membencinya Trud! Kau tahu Pria laknat itu telah menciumku dimeja rias dengan mematikan lampu, Untuk menutupi kepengecutanya! Aku benci dia! Barra setan! Hu . Hu hu hu!"Tangis Cherly membombay.


Truddie mengusap rambut Cherly yang kusut karena diacak acak yang punya rambut itu sendiri. Seperti orang kalah judi, Wajahnya sembab dengan ingusnyang meleleh tak henti hentinya.


"khrookk shiffs..sniffs...srook srokk!"Suara ingus Cherly yang berderak Derik dari hidungnya mau tak mau membuat Truddie membuang mukanya.


Cherly menjijikkan kalau sedang menangis. Tampak seperti anak TK yang sedang menangisi lollipop yang dilarang oleh orangtua karena sakit gigi.


Tak tampak seperti ikon Gadis populer. Lebih mirip anak SD kelas satu yang kalah lomba makan kerupuk sa'at acara tujuh belasan.


"Sudahlah Chers! Kalau kau benci dia sedemikian hebatnya. Kita bakar saja rumah diperkebunan itu dan kita kirim Poto kebakaran itu keponselnya." Saran dari Truddie. Karena bosan melihat tangis Cherly yang tak mau berhenti juga.


Sejak dari tadi duduk dikursi kabin kantor Truddie.


Kursi diruangan itu masing masing ada pemiliknya.


Jadilah Truddie berdiri disisi Cherly dengan kaki yang pegal. Apa dia harus duduk menyimpuh dilantai? seperti seorang pembokat yang memohon kenaikan gaji Kepada majikannya yang pelit.


Walau Cherly adalah calon istri Neo. Dia tak Sudi berdiri menyiksa diri dengan menonton Cherly yang sedang berduka itu.


"Cher! Udah dong nangisnya! Kita pulang aja deh! Aku jadi ikutan horny.. eh salah! Jadi ikutan mewek ni,"Ajaknya pada Cherly yang masih menikmati dukanya seorang diri. Sambil melirik jengkel kearah sang sahabat yang tengah membetulkan baju dan riasannya.


Siapa Juga yang mau berbagi duka! Si Truddie? Makin jauh lah! Tapi kalau bagi bagi es krim Si Truddie yang berdiri dibaris depan.


,"Kamu juga sih! Kok gak dinikmati aja! ciuman pria itu tidak buruk! Buktinya di BarChek tumbuh sempurna hasil dari ciuman si Barra! Ganteng lagi si BarChek! Eh ngemeng ngemeng! Itu betul gak sih Ayah si BarChek! Kok kurus ceking gitu! Aku udah lihat pria yang turun dari mobil box itu. Mukanya kek kuyang gitu! Pucaaat! Hiii tatut deh!" Kata Truddie merinding.


Pletak!


Kepalanya ditimpuk buku oleh tangan Cherly.


"Kurus Kuyang! Pala lu peyang! Bukan pria wajah Zombie itu bodoh! Itu instruktur gunung! Dengan wajah orang hutan yang penuh bulu seperti gorilla gunung," Ralat Cherly gemas. Gadis Indo Eropa Ini kok tulalitnya tak tertolong! Pikirnya marah.


"Ayo dong Chers! Aku takut, Barusan Neo ngajak kita pergi makan makan kamu tolak! Sok jual mahal banget sih! perutku gak bisa berlagak kenyang nih," Kata Truddie menepuk perut ratanya.

__ADS_1


Cherly bangkit dari duduknya dan mengikuti Truddie dari belakang! Yah sedikit banyaknya Truddie bisa mencairkan suasana.


...****************...


Dikamar sebuah Apartemen ditengah kota.


Diruangan dingin yang gelap. Seorang pria terlihat sedang duduk dibelakang tirai jendela kaca yang melambai tertiup angin.


Wajahnya sangat dingin dengan cerukan mata yang tajam bagai elang yang kini sedang menelpon seseorang.


"Iya! Langsung bawa kemari Darius! Sam akan mempersiapkan segala sesuatunya, Ya! Besok pagi aku harus kembali ke Kalimantan.Tidak! Kau harus menyuruh tetap berada disini! Memantau penjualan kayu kayu kita, Dan mencari informasi tentang wanita itu! Namanya Ratu Zheba, Orang terbiasa memanggilnya Zhe!" Katanya dengan pelan dan dingin.


Dia gusar tentang Zheba yang masih terus mencoba menyebar Photo photonya ke Media.Dan ini sangat mengganggu.


Dia harus berpisah dan putranya karena perempuan itu yang menyebabkan keluarga Cherly mengetahui tentang affairnya dengan dr Maya. Padahal sa'at itu Barra baru saja memutuskan hubungannya dengan Maya dan ingin menjaga Keluarganya. Zheba juga yang menelepon Kakaknya Ali dan membocorkan semua tentang hubungannya bersama Maya.


Ali Ramadhan datang dan memergoki ciuman terakhir sebagai perpisahan yang berakhir Secara baik baik. Dan memaksa Barra menikahinwanita itu. Karena hasutan Zheba yang mengatakan kalau Maya dan Barra bahkan telah tinggal serumah bersama. Dan itu semua adalah fitnah.


Barra adalah lelaki yang terikat dengan norma masyarakat dan terikat sebuah pernikahan, Tak mungkin semudah itu tidur dengan wanita yang bukan istrinya ditengah tengah masyarakat yang masih memegang teguh hukum dan agama.


Dan lebih sialnya Zheba juga mengirim Photo photo romantisnya bersama Maya ke istrinya yang sa'at itu tengah mengandung putra mereka. Banta Malik Ramadhan. Sehingga Cherly benar' benar pergi dan meninggalkannya.


Dan beruntung Kartu kuning perceraian mereka itu tak terurus hingga kini. Walau pada awalnya Pak Hermawan telah menganjurkan pada Cherly agar mengusulkan gugatan ke Mahkamah Agama. Namun Cherly tak mengurusnya hingga kini. Berarti Cherly masih berstatus sebagai istrinya.


Tak berakhir disitu, Zheba terus terusan berusaha mempererat hubungan Antara Cherly dan Neo.


Agar Cherly melupakan dirinya dan fokus pada Neo.


Dan bahkan sampai hari ini Zheba masih mencari keberadaan Barra.


Barra merasa dirinya adalah manusia bebas. Pengusaha sukses yang bersembunyi dengan identitas yang telah berganti seluruhnya. Dokumen dokumen tentang dirinya semua telah diganti secara menyeluruh.


Barra tak ada lagi didalam kehidupannya. Dan Acapkali dalam berurusan dengan dokumentasi pribadinya menggunakan nama Malik Ramadhan.

__ADS_1


Barra mengusap ngusap dagunya yang tersa kasar, Dia sangat merindukan Cherly. Bertahun tahun telah berlalu. Yah hampir tiga tahun kini. Barra memendam rindu kepada gadis kecilnya yang bermulut cerewet dan suka memakinya dengan kata kata yang sangat Buruk.


"Chers, Aku tak menyangka kau masih membenciku! Dan akan menikah dengan Neo! Pria itu pasti telah menjamah tubuhmu! Kau masih milikku! Dan aku sudah menarik sebuah keputusan, Hanya aku yang akan memilikimu seutuhnya! Dan lihat saja! Kau akan kembali kepadaku! Hanya aku yang bisa menjamahmu! Kelinci liar,"Bisiknya.


...****************...


"Pelan pelan Chers! Kau mau membunuh kita berdua! Mengapa kau mengemudi seperti orang mabuk!":Protes Truddie yang melarikan mobilnya kecilnya diatas kecepatan rata rata. "Kau terlalu sibuk menggosok kuku kuku! Apa kau tidak curiga dengan mobil biru metalik dibelakang? Sejak kita keluar dari Basement telah membuntuti mobil kita!" Kata Cherly terlihat Cemas.


Dan belum sempat Truddie menjawab kata kata Cherly Satu unit mobil box datang memotong jalan mereka dan dengan terpaksa Cherly menekan rem paku membuat mereka berdua melompat kedepan dan terjerembab hampir mencium kaca depan!


Truddie menyumpah nyumpah dengan bahasa planetnya.


Truddie langsung membuka pintu dan hendak memukul pengemudi yang tidak tahu sopan santun itu. Cherly berusaha melarangnya dengan menyuruh Truddie menutup pintu mobil.


Firasatnya sangat tak enak.


Cherly jengkel melihat kebodohan Truddie.


Gadis bodoh itu langsun turun dari mobil dan tak mengindahkan teriakan Cherly!


Truddie berkacak pinggang dan mulai memaki maki Pengendara mobil Box yang terlihat mengerikan itu.


"Hei! Turun goublok! Apa kau tak tahu peraturan berlalu lintas,"Katanya dengan geram kearah mobil box yang masih tertutup.


Perlahan pintu terbuka dan terlihatlah penampakan yang sangat mengerikan itu.Seraut wajah pucat dingin dengan mata cekung dinaungi Alis lebat dan kasar. Dengan bibir setipis bibir vampir penghisap darah, Terkatup rapat dan berwarna merah. Mengenakan Sweater Abu abu dengan Syal hitam, Sehelai syal melilit dilehernya yang tak kalah pucat.


Menatap Truddie tanpa ekspresi.


Sam! Lelaki aneh yang jarang tersenyum, Apalagi tertawa.


menaikkan sebelah alisnya dan terlihat seperti tatapan seekor kucing besar yang menghadapi amukan seekor tikus kecil yang baru mengenal keju!


Truddie perlahan mundur ketakutan! Dan tatkala menoleh kearah Cherly yang telah dibopong oleh seseorang dari sisi mobil mereka. Dalam keadaan pingsan!

__ADS_1


Belum sempat Truddie berkata apa apa sepasang tangan besar sudah menutup mulutnya dengan tissue tebal yang tersa dingin menyentuh kulit wajahnya.


Dan kesadaran Truddie pun menghilang.


__ADS_2