Guru SD? Oh My Hot!

Guru SD? Oh My Hot!
Apalah Arti Sebuah Koin.


__ADS_3

Dua minggu telah berlalu sejak kematian Sam. Semua telah kembali seperti semula. Namun tidak dengan Truddie.


Airmatanya seolah tak pernah kering. Air bening itu tak bosan keluar dari mata indah coklat hazelnut yang secantik madu.


Tak ada yang tahu kesedihan Truddie selain Grace, Cherly dan Barra.


Tangisan Truddie dari balik malam yang kian sunyi itu tak terdengar hingga keluar kamar.


Namun bantal berbunga cantik itu selalu dalam keadaan basah. Dan Truddie yang terbaring sambil memegang koin pemberian Sam. Truddie mencium koin itu dengan sepenuh perasaan. Tadi siang Bara dan Cherly datang menjenguknya untuk yang kesekian kalinya.


" Truddie, Semua Uang yang dimiliki oleh Sam ada di Koin itu. Gambar naga itu hanya kamuflase. Kamu bisa merendam koin itu jika ingin melihat angka dan sandi rahasia yang dibuat oleh Sam. Jaga koin itu baik baik! Semua aset Sam Adalah milikmu! Kamu bisa mengambil buku investasi milik Sam yang masih kusimpan ditempat aman. Kau pasti memerlukannya suatu hari. Sam akan senang kau menggunakan miliknya. Dia mencintaimu Truddie! Jangan menangis lagi. Sam akan sedih melihat kau seperti ini." Kata Barra menasihati Truddie yang terlihat menyedihkan.


Dua hari lagi Pertunangannya dengan Arie akan berlangsung. Dan Sebulan kemudian Truddie dan Arie akan melangsungkan pernikahan mereka.


Truddie tak ingin melihat angka dan sandi adapun diisi koin ini. Truddie hanya memandangi gambar naga yang terukir pada koin ini. Naga itu mengingatkan Truddie pada Tatto yang ada dileher Sam.


Truddie tersenyum sendirian seperti orang yang hilang ingatan. Terbayang saat Sam hampir membunuhnya saat Truddie mencaci Sam yang selalu mengenakan Syal dilehernya. Dan Truddie juga menghina Sam sebagai pria kurus bermuka Zombie! Pria dingin itu hampir mencekiknya.


Dan Sam benar benar mencekik lehernya saat mereka berdua melarikan diri disebuah desa. Saat pertama kali mencium bibirnya. Lelaki aneh itu malah mencekiknya karena Truddie mulai menggangangu dalam fikirannya.


Saat itu mungkin San mulai jatuh cinta pada Truddie namun takut dengan dirinya sendiri yang selalu hidup bagai buronan dari orang orang yang ingin balas dendam padanya.


Dan akan. membasmi para kejahatan yang disertai pelecehan seksual. Dia akan membunuh pelaku itu tanpa ampun.


Menyiksanya sampai menemui ajal.

__ADS_1


Dan menyelesaikan hukuman untuk orang orang dengan caranya sendiri.


Sam adalah manusia yang sangat kejam! Pada pelaku kejahatan yang hampir semua tentang pelecehan pada anak anak.


Namun sebenarnya Sam adalah manusia yang paling baik. Dia selalu ketakutan akan semua tindakannya. Dan juga piawai dalam berbagai spekulasi ekonomi dan perbankan tingkat tinggi. Bermain dipasar gelap. Tanpa terlihat.


Dia cerdas dan sangat pendiam.


Dia adalah Pahlawan para korban. Tapi dilain pihak! Sam diburu. Karena menyalahi hukum. Dalam suatu negara.


Saat melakukan pembasmiannya. Banyak orang yang memanfaatkan dirinya dengan bayaran yang luar biasa. Sam menerima uang uang itu tanpa tahu dipergunakan untuk apa. Sam bahkan kesulitan dalam membeli pakaian buat dirinya sendiri. Dan tak dapat menikmati Makanan enak dibumi ini.


Truddie mengelus lengannya yang terasa dingin. Angin malam terlalu dingin dikulitnya yang terasa menipis.


Demi Tuhan! Aku lebih memilih dirimu Yang tanpa punya apapun. Dari pada memiliki segalanya tanpa kau ada disini! Sam! Aku tak ingin kehilanganmu! "Airmata Truddie mengalir kembali dengan deras. Sampai dia tertidur dalam tangisan.


...****************...


Mereka bertepuk tangan sambil meniup lilin yang berada diatas kue ulang tahun Banta. Hari ini yang genap berusia tiga tahun!


Pagi pagi sekali Grace dan Truddie telah hadir keruma Cherly yang masih tertidur dikamarnya. Seperti biasa dengan tubuh yang kelelahan. Satu bulan penuh Barra berada dirumah ini membuat Cherly hampir membuatnya mati kelelahan. Terus berusaha mencar jalan agar menempel tubuhnya selama dua puluh empat jam.


Barra bagai remaja bucin yang berlagak dingin. bagi Cherly! Barra itu benar benar mempunyai pasokan full Energizing! Baterai Alkaline yang selalu baru! Yang menjadikan Cherly sebagai sumber tenaganya dan menjadi **** Adictif buat dirinya. Barra sangat posesif dan melarang Cherly beraktifitas keluar rumah. Dan yang paling menggelikan Barra yang pergi berbelanja bersama Bu Ani! Dan membawa pakaian kotor ke Tukang Binatu /Laundry ! Dengan mobil Jeep tua yang dibawanya. Cherly hanya dibawa kuat bersama jika pergi berkunjung kerumah Keluarga Ramadhan dan juga Keluarga Hermawan. Cherly hanya diam dir mah dan sibuk memasak disamping menyusui Paquita. Sementara mengasuh dan mengurus Banta lebih sering diurus oleh Barra atau Lisa hingga Indra. Barra benar benar memenuhi janjinya! Membantu Cherly mengurus Putra mereka agar Cherly bisa merasa lebih nyaman.


Dan Disaat Banta berulang tahun yang ketiga.

__ADS_1


Ucapan Barra membuat Trio Populer membelalakkan mata mereka dengan dengan takjub. "Semoga kita diberi anak secepatnya kembali! " Ucap Barra sambil memeluk Cherly dengan penuh kasih sayang. "Ihhh jangan secepat ini dong Barr! Apa kamu gak kasihan melihat aku Bunting terus disetiap pergantian tahun! Capek lho Barr!" Kata Cherly ketakutan. Dia membayangkan saat lahiran kedua anak anaknya. Gelombang kesakitan itu seolah bagai mimpi buruk. Sakitnya terasa hingga keujung kepalanya yang seakan mau lepas.


"Aku janji! Aku akan selalu menemanimu dalam mengasuh dan menjaga anak anak kita. "Kata Barra sambil mencium kening Cherly dengan sangat lama.


Truddie dan Grace hanya tersenyum melihat ulah Orangtua Si Bharchek!


Tiba tiba Truddie merasa pusing saat bangkit berdiri dari duduknya. Mulutnya terasa kering dan pandangannya mengabur. Truddie duduk kembali menenangkan dirinya.


Perutnya bergolak dan mual yang tak terkira saat mencium aroma Asap lilin yang baru saja ditiup oleh Banta! Aroma Rhum dan Butter yang terasa penuh lemak dan uap soda itu membuat kepalanya semakin terasa mabuk.


Cherly menatap Truddie dengan khawatir. Melihat Gadis itu duduk kembali dengan wajah memucat.


Truddie tak dapat bertahan lagi. Dengan terhuyung huyung pergi berjalan setengah berlari kearab teras rumah. Dan muntah muntah. Cairan berwarna kuning yang sangat pahit dilidahnya itu membuatnya makin tersiksa. Cherly dan Grace yang mengikutinya dari belakang berdiri terpaku dari belakang Truddie yang sedang muntah muntah. Berusaha mengeluarkan semua isi perutnya.


Cherly dan Grace saling pandang! Mereka berdua tampak gelisah.


Truddie terduduk dikursi kayu dengan kelelahan!


"Trud! Apakah siklus haidmu bulan ini lancar? "Tanya Cherly pelan.


Truddie menggeleng pelan. "Aku belum mendapatkan Menstruasiku sejak dari malam aku dan Sam bersama, "Bisiknya dengan keringat yang mulai keluar dikeningnya.


Grace semakin ketakutan.


"Chers! Kita harus membawa Truddie ke klinik Kesehatan Ibu dan Anak Dokter Martha dekat rumahku! Aku takut Truddie telah hamil anak Sam! " Kata Grace cemas.

__ADS_1


__ADS_2