
Zheba!
Duduk dengan melipat kakinya dengan gaya Anggun dan angkuh didepan Cherly.
Menaikan dagunya yang lancip dengan gaya yang sombong dan berlagak paling sempurna dari semua orang.
Rambutnya tersanggul membentuk siput keatas dengan untaian bak bunga mekar.
Sama sekali tak membuat Cherly bergeming.
Dengan Stelan hitamnya yang misterius. Tak ada keinginan Cherly untuk menemui wanita didepannya ini.Dia capek!
Melayani wanita didepannya ini sama dengan menciptakan bayangan buruk buatnya.
"Ada Keperluan Apa Ibu memanggil saya! Saya benar-benar sibuk dan tak punya waktu yang banyak untuk pertemuan yang banyak menyita waktu saya," Kata Cherly sangat formal tidak seperti hari hari yang lalu saat masih akrab bersama wanita yang berstatus sebagai seorang pengajar dikampusnya ini.
"Aku geli mendengar kata kata yang sangat formal ini Cherly! kau terlihat berbeda dalam waktu yang sangat singkat, Apa Kau selalu berbeda setiap kali bertemu dengan Barra ku?"Kata wanita ini penuh percaya diri.
Cherly menggeleng gelengkan kepalanya dengan mengatupkan bibirnya menahan kemarahannya dia tidak habis pikir kenapa wanita ini seakan selalu membayangi kehidupannya bersama Barra.
"Apa ada yang salah Ibu Zheba! Barra Suamiku! Dan kami punya seorang putra! Dan kenapa anda selalu ikut campur dalam setiap permasalahan keluarga kami!"Kata Cherly dengan emosi.
Wanita itu memiring sinis kearah Cherly.
"Suami?" Katanya dengan suara menghina.
"Dengar Cherly! Dengarkan aku baik baik,! Barra bukanlah suami lagi! dan sebentar lagi kau akan bertunangan dan menikah dengan Neo! Barra telah mencampakkan dirimu dengan menikahi wanita lain. Dia menemuimu karena ingin mengecap kenikmatan tubuhmu, Disa'at aku tak ada untuknya! Sementara akulah yang selalu ditemuinya! Dan selalu mendatangi aku keapartemen "Kami" Apakah ini yang dikatakan"Suami?" Katanya dengan raut yang heran dibuat buat.
Membuat Cherly muak!
"Aku akan pergi Bu Zheba! Aku harus menemui sahabatku yang tengah ditimpa musibah! Ini jauh lebih penting daripada melayani percakapan yang tak berguna ini,"Kata Cherly mohon diri.
"Tunggu Cherly! Tertimpa musibah karena penculikan itu?Ha ha ha! Kalian gadis gadis malang yang dimanfaatkan secara sembunyi-sembunyi oleh "suami" Bayanganmu itu? Barra dan Sam akan membunuh kalian berdua dengan permainan yang sangat menghibur mereka. Dan kalian berdua dengan Si Truddie bodoh Itu! Sungguh kasihan Sekali! Ingat! Jika saja Barra ingin kembali kepadamu! mengapa dia harus menculikmu dan menyembunyikan jati dirinya dari keluarganya sendiri? Kau tahu? Mengapa? Itu karen Barra ingin melupakan semua masa lalunya bersama kalian! Kini Barra ingin menjalin kembali hubungan kami yang telah dihancurkan oleh kakaknya Ali Ramadhan dan Rosita! Dia tak ingin kembali! Kau Bangga karena telah memiliki seorang anak dengan Barra? Aku juga pernah punya anak darinya. Walaupun anak itu tak berumur panjang! Itu semuanya karena ulah Rosita yang telah memisahkan cinta kami berdua!"Kata Zheba membuat hati Cherly kian hancur. Dengan pandangan mengabur.
"Zhe! Kau tahu semuanya?" Tanya Cherly Lemas. Tanpa tenaga.
__ADS_1
"Yap! Aku tahu semuanya! Kau tahu kenapa? Karena sekarang Aku dan Barra sama! Kami adalah orang orang yang bebas dari semua norma! Kami Adalah orang bebas! Dengar! Kami adalah orang yang berasal dari Komunitas kami sendiri! Tanpa ikatan! Tanpa peraturan.
Kami telah mewujudkan cita cita kami dahulu! Hidup bersama dengan cara kami sendiri! Sekarang Pergilah dan lihat temanmu yang hampir mati itu!Ha ha ha! Gadis bodoh!
Kau dimanfaatkan oleh Barra ! Sama seperti aku yang memanfaatkan Kevin yang Bodoh! Kalian hanya pelengkap dalam rangka mendekatkan cinta kami agar lebih dekat dari sebelumnya!" Tawa Wanita itu dengan ejekan bahasa tubuhnya yang terlihat wanita berkepala ular .
Cherly berlari keluar menuju mobilnya dan menangis sejadi jadinya didalam mobilnya.
Hampir semua hal yang dikatakan oleh Zheba benar.
Kata kata menyakitkan itu terngiang ngiang lagi.
"Barra memanfaatkan kamu seperti aku yang telah memanfaatkan Si Bodoh Kevin," Kata wanita itu mungkin benar. Dan kenapa dia selalu berada difihak yang lemah?
Barra! Mengapa pria itu begitu kejam padanya?
Dan Neo?
Pria itu semakin merapat dengan Ivonne!
Dia harus mengambil keputusan penting itu.
Dan membiarkan Neo hidup bahagia dengan Ivone.Neo wajib meraih kebahagiaannya.
Neo sudah terlalu lama menderita oleh Cherly. Dan Cherly akan bersikap tegas dan tidak berusaha menjadi wanita egois seperti Zheba.
Cherly menghapus air matanya dengan pelan dia harus terlihat lebih baik didepan Truddie yang masih trauma dengan Perlakuan Sam!
Cherly harus menyemangati Truddie!
Telponnya berbunyi keras.
"Grace! Kau telah membawa Truddie Kekamarnya? Oh! Baiklah! Iya! Aku akan datang secepatnya! Kau harus membawa rekaman suara asli dari artis itu kan? Truddie sangat senang mendengarnya! he he he! Iya! Kau tahu tak ada yang mengejar layang layang putus lagi dikoridor kampus! Dan untuk sementara waktu warga kampus bisa menarik nafas lega karena tak ada pekikan dan lengkingan suara yang mengganggu itu! Apa?? Si keriting mie itu telah mulai menyanyi? Ha ha ha ! Awas Grace! Kau harus bersiap siap mendengarnya walau gendang telinga kita akan pecah oleh nadanya yang buruk itu," Tawa Cherly cekikikan. Dia melupakan semua permasalahannya dalam sekejap dengan percakapan singkat dari sang teman. Mereka adalah bagian-bagian penting dari sebuah perjalanan hidupnya yang dipenuhi oleh duri yang tajam.
Dia tak ingin kembali kedalam percintaan yang telah membuat dirinya bagai hamba.Dia adalah sang gadis Populer dan itu tak akan pernah hilang darinya.
__ADS_1
Julukan itu abadi! Lihatlah beberapa orang masih setia melambaikan tangan kearah mobilnya yang tertutup kaca gelap.
Hanya dengan melihat mobilnya orang orang tahu dia adalah Cherly! Sang Bunga kampus!
Dia cantik! Dia supel! Dia fashionable. Dan dia familiar dengan siapa saja.
Dia membaur bagai umpatan warna warni yang membawa pencerahan dihati semua orang.
Dia masih Cherly yang dulu.
Yang tersenyum dikala kesedihan datang menghampiri.
Dan tetap tertawa kala hatinya tersakiti.
Dia akan menangis seorang diri dibalik kelam malam yang menjelang. Dan dia pemaaf didalam sebuah pengkhianatan.
Cherly tak ingin menangisi semua yang telah terjadi.
Dia mencintai Barra! Dan tak ingin lagi terluka! Dia akan menemui ketika Barra ingin bertemu.
Namun dia pergi jika Barra ingin sebuah perpisahan.
Dan tak ada waktu untuk menyesali diri sendiri.
Dia adalah Cherly yang hebat! Dia memiliki Keluarga yang hebat,Dan keluarga Ali Ramadhan yang sangat menyanyanginya beserta si kecil Banta Malik.
Dia punya teman teman yang sangat setia.
Dia juga punya masa depan yang cemerlang. Banyak yang mendukungnya.
Dia adalah Icon semua orang! Bukan hanya icon sang gadis Populer.
Kehilangan Satu orang Barra tak akan berpengaruh lagi untuk hidupnya.
Dia lebih beruntung dari Zheba! Wanita itu tak dapat dibandingkan dengan Cherly.
__ADS_1
Pemilik hati semua orang!