
"Efek esensial berbahaya itu dapat mempengaruhi ingatan korban dalam waktu yang singkat, Namun akan pulih seiring waktu dengan penghentian pemakaian secara langsung dalam Beberapa hari, Kita hanya bisa bersabar Pak, Semoga efek itu segera hilang dengan nutrisi otak yang telah saya berikan sebagai serum otak yang dapat memulihkan ingatan Cherly," Kata Dokter Irwan kepada Pak Hermawan yang terlihat khawatir.
Kini Cherly telah kembali ke Rumah orangtuanya di Jakarta.
Pak Hermawan tak dapat berkata apa apa!
Sa'at mengetahui peristiwa yang menimpa Putri kesayangannya. Semua terasa bagaikan mimpi buruk buat keluarga Cherly.
Melihat keadaan Cherly yang kini menjadi sifat asing yang membuat Keluarganya terluka..
Cherly mengenal mereka! Namun sama seolah hidup di dunianya bersama Alex! mengingat suatu kenangan dan menyimpan memory yang manis dengan mereka.
Yang paling menyedihkan Cherly terkadang seakan melupakan akan mengingat tentang anaknya Banta Malik.
Cherly mengenal Barra! Namun sikapnya biasa biasa saja. Sorot mata yang asing ! Dan sikap bagai teman biasa.
Dia lebih banyak bercerita tentang Alex yang katanya sedang kesepian mencari informasi tentang dirinya.
Anehnya! Cherly dapat mengingat tentang Barra namun tanpa cinta! Kembali seperti dulu.
Dingin dan menyedihkan.
Namun semua itu adalah kamuflase yang diciptakan oleh Cherly. Agar Barra pergi darinya!
Dia lebih terpukul kala dia tersadar dari pengaruh essens berbahaya yang diberikan oleh Alex.
Cherly harus melihat kenyataan yang Sebenarnya.
Barra dan Maya kembali bersatu didesa Impian mereka. Dengan kembali beraktifitas sebagai pengajar dan Maya kembali beraktifitas sebagai Dokter.
Pengabdian mereka berdua sangat diharapkan oleh masyarakat daripada Barra mengabdi untuk sebuah Cinta dan keluarganya.
Dengan Mantap Cherly mengambil keputusan itu.
Dia harus melupakan Barra!
Dan mendidik anaknya seorang diri.
Cherly tengah duduk sendiri memandangi photo Barra dan Maya yang berada dipangkuannya.
Mereka tampak bahagia. Dan mereka adalah pasangan yang sesungguhnya. Barra telah mengkhianati cintanya sejak lama! Dan Cherly berpura pura tak tahu.
Barra juga sering menemui Zheba diapartemennya.
Apakah ini yang disebut Cinta?
Truddie dan Grace menatap Cherly dengan pandangan Iba!
"Jangan menatapku seperti itu Grace! Aku terlihat semakin tak berdaya," Keluhnya berusaha kuat.
Namun sinar matanya meredup.
"Kalian tahu? Aku lebih merasa damai ketika aku tak mengingat apa apa tentang Barra! Aku hanya takut tak mengingat kalian dari penggalan memeori yang hilang itu! Kalian adalah bagian indah yang tak ingin aku hilangkan dari ingatanku!"Kata Cherly pelan.
Dengan suara yang pilu.
Truddie dan Grace merenung sejenak mendengar pernyataan Cherly.
Namun kemudian Truddie menyela.
"Tapi Barra mencintaimu Chers! Dia meninggalkan perkebunannya yang ber aset luar biasa itu demi melupakan kenangan pahit bersamamu! Kau menolaknya! untuk kembali bersamanya. Apa kau berpikir betapa hancur hidup Barra Ketika kau mengusirnya pergi dari hidupmu? Kalian juga telah memiliki seorang anak yang membutuhkan kalian berdua! Chers! Bukalah hatimu kembali buat Barra! Kini dia telah kembali menjadi seorang pendidik! Hanya demi kau agar mau kembali padanya! Bukan demi Maya! Dan dia telah berusaha melindungimu mempertaruhkan nyawanya!" Kata Truddie mirip sebuah permohonan.
"Tidak Trud! Kau berlanjutlah melestarikan hubunganmu dengan Sam! Adakalanya Seorang Pembunuh itu lebih manusiawi daripada seorang yang dianggap dewa namun membunuh karakter seorang wanita yang mencintainya dengan sebuah pengkhianatan!" Kata Cherly dengan tegas .
Membuat Truddie membelalakkan matanya dengan Takjub.
"Hei! Chers! Kalau karena sebuah penculikan itu otakmu dapat berpikir dengan bijak! Aku juga ingin dong diculik Oleh seorang Bankir seperti Alex!" Katanya dengan Jail.
"Oh! Aku juga ingin berkenalan dengan mereka ! Kalau hal itu bisa meninggalkanku dari sebuah kenangan buruk dimasa laluku! Siapa nama pria Pinokio ngences itu Chers! Kelihatannya menarik untuk dijadikan sahabat," Kata Grace ikut ikutan latah! Sambil memutar mutar matanya keatas dengan jenaka. Kembali ke Habitat mereka sebagai gadis yang ceria.
"Pinochito Sanchez! Dia tak pandai berpura pura dengan alasan cinta yang konyol," Kata Chers sambil melirik kearah Grace.
__ADS_1
...****************...
Di sebuah pulau yang jauh.
Theodore Alexis!
Sosok itu belum juga bangkit dari duduknya.
Beberapa orang yang berlalu lalang yang seolah tak memiliki jiwa melaksanakan rutinitas kerjanya tanpa melihat kearah pria tersebut.
Melihat kearah gaun gaun bagus yang baru aja dibelinya kemarin dari sebuah gerai resmi perancang ternama dunia.
Kini semua terasa hampa.
Saat seorang pria masuk keruangan luas itu.
"Boss! Keberangkatan lima belas menit lagi," Katanya memberi tahu.
Pria itu hanya mengangguk dengan lesu.
" Katakan pada Ronal! Aku akan segera tiba!" Katanya sambil bangkit dari duduknya.
Sejak kepergian Cherly tak ada yang tertinggal dihatinya selain kehampaan.
Cherly telah membawa separuh hatinya.
Dan tak akan bisa melupakan wanita itu dari pikirannya.
Hati ini Alex akan menghadiri sebuah pertemuan penting di Indonesia. Kota yang pernah menorehkan sesuatu peristiwa penting dalam hidupnya.
Dia harus bergegas. Banyak yang harus dilakukannya.Dan tak akan bisa menghentikannya untuk merebut Wanita itu kembali.
...****************...
Satu tahun terlewatkan dengan suasana wajar.
Sewajar mentari yang setia memancarkan sinarnya yang tidak pernah berubah.
Mendung ,Hujan Dan cerah!
Seperti perjalanan hidup manusia.
Namun waktu yang terus bergulir tetap berlalu tanpa bisa dihentikan oleh seorang manusia . Cherly menjalani hari harinya dengan penuh rasa optimis.
Tak ada tangis! Seperti tak ada rasa sesal yang terus membayanginya.
Semua peristiwa yang terjadi adalah bunga bunga yang memperindah sisi pengalaman dunia dewasanya.
Cherly mengandung dan melahirkan anaknya seperti senja yang memerah dengan membawa bianglala yang memerah.Wajar dan bagai hukum alam yang biasa terjadi pada seorang wanita.
Pak Hermawan tak bisa membujuk Cherly dengan hatinya yang kinibkian membeku.
Berkali kali keluarga Ramadhan datang berusaha untuk meluluhkan hatinya.
Semua disambut dengan senyuman yang menyiratkan kekuatan.
"Aku tak pernah membenci seseorang yang telah menyakiti hatiku! Namun aku tak bisa kembali pada sesuatu masa dimana aku tak dapat menjangkau kembali bayangan yang membuatku akan terbelenggu oleh sebuah pengkhianatan!" Katanya. Kepada keluarganya.
Seorang anak yang cantik itu telah keluar dari rahimnya.
Putri Barra!
Cherly sangat bangga dengan anak-anaknya.
Dan dia akan mengasuh anaknya dengan penuh kasih sayang.
Dan membiarkan Barra hidup bersama Maya.
Barra akan membentuk keluarga kecilnya walau bukan dengannya.
Cherly sangat bahagia dengan hidupnya.
__ADS_1
Tanpa dihantui oleh rasa bersalah.
Putri kecilnya tumbuh dengan baik dibawah asuhannya dibantu oleh Ibu dan bibinya.
Paquita!
Nama itu diberikan untuk putri cantiknya. Nama yang diberikan oleh Alex sa'at dia berada dikondomium raksasa
Paquita Secantik bunga edelweis penghuni hutan
Dan selembut merpati putih dengan bulu bulu halus yang yang dihembus angin gunung.
Hanya menangis sa'at perutnya lapar, Dan tersenyum melihat wajah cantik Cherly yang seindah bunga.
Cherly menyenangi hidupnya. Dan tersenyum manis melihat Izajah Sarjana Komunikasi yang diraihnya dengan penuh perjuangan.
Dia melangkahkan kakinya keluar dari kampus biru.Dan memulai kehidupannya sebagai pribadi dewasa yang baru.
...****************...
Holla!
Hari ini dia menerima sebuah pesan diemailnya!
Sebuah perusahaan Multinasional akan meminta sesi wawancara dalam review penting untuk bekerja dengan gaji yang lumayan besar untuk pemula seperti dirinya.
Dulu
Dia pernah punya sedikit pengalaman kerja dikantor Neo.
Dan mungkin akan sangat membantu untuk memudahkan dirinya dalam sebuah langkah dikantor raksasa itu.
Cherly Mengangkat Ponselnya yang berdering.
Truddie!
"Hai Chers! Aku diterima dikantor pengiriman Cargo yang lumayan besar itu! Aku harus puas dengan gajinya yang tak seberapa besar! Yang penting tempat itu nyaman dan cocok denganku! Kau tahu kan? Aku paling tak bisa diatur oleh jadwal yang terlalu padat," Kata Truddie terdengar riang.
Cherly turut senang mendapat berita dari sang sahabat.
Sudah saatnya masa ceria yang indah itu kadang terganti dengan suasana yang sedikit serius.
Ini dunia dewasa!
Cherly sadar dia harus membesarkan dan membiayai kedua Anaknya tanpa bergantung terus kepada kedua orang tuanya dan juga Barra.
"Ma! Cherly harus pergi mencari rumah sendiri, Walau Hanya rumah petak yang kecil.
Sudah saatnya Cherly mandiri Ma! Cherly akan membawa Ibu Ani ikut bersama Cherly. Dan Cherly juga yang akan menggaji Bu Ani! Dari hasil keringat Cherly sendiri,"Kata Cherly tanpa menunggu bantahan dari sang Ibu.
Ayah dan Ibunya tahu! Cherly tak pernah berkata dalam mengambil suatu keputusan penting dalam kehidupannya.
Dan disaat dia memutuskan sesuatu, Mereka akan mendukungnya dan memantau dari kejauhan.
Pak Hermawan dan Bu Anita sadar! Cherly kini sudah dewasa dan menjadi Ibu dari dua orang anak kecil.
Dan Cherly sudah membuat Ultimatum bagi hidupnya.
Dia akan membesarkan anak anaknya tanpa campur tangan kedua orangtuanya.
Banta dan Paquita akan ikut bersamanya dirumah kontrakan yang sudah dicarinya.
Dan akan pindah secepatnya.
Bu Anita menangis sa'at mengelus rambut putrinya.
Yang kini telah berubah dan terlihat dewasa diusianya yang baru menjelang 23 tahun.
Cherly mencium pipi Ibunya dan berbisik.
"Biarkan Bangau kesayangan Mama terbang menuju danau dipuncak gunung! Dia akan berkelana dengan takdir yang tertulis, Sesekali akan pulang keasalnya untuk melihat peraduan tua yang telah membesarkannya dengan tidur yang selalu terlelap dan Lena! Dan tatkala bangun dari tidurnya Dia akan berkata! Alangkah luasnya dunia yang belum pernah terjamah oleh tangannya," Kata Cherly dengan mata bercahaya.
__ADS_1