
Satria akhirnya sampai di rumahnya. Ia langsung membersihkan dirinya lalu merebahkan tubuhnya di ranjang.
"Apa aku langsung tanyakan saja pada Frankie?? Ah tidak-tidak emang apa urusanku mencampuri hubungan gelap mereka."
Masih memikirkan tentang hubungan Raisa dan Frankie, akhirnya Satria tertidur dengan lelap.
π¦π¦π¦π¦π¦π¦
Di Kantor......
"Selamat pagi pak" sapa Raisa
Seperti biasa Satria tidak menghiraukan sapaan Raisa dan langsung masuk ke dalam ruangannya.
Tok...tok...tok...
Ceklek. Frankie membuka pintu ruangan Satria.
"Maaf pak, saya hanya mengingatkan ada meeting dengan klien di xxx" ucap Frankie
"Hmm" Satria mengangguk
"Mmmm apa saya yang akan menemani bapak atau....."
"Kamu yang menemani saya. Sekalian ada hal penting, yang ingin saya bicarakan." potong Satria
Deg....
Hal penting apa yang ingin dibicarakan?? Apa ini tentang pemecatan Raisa?? Gumam Frankie
"Oh iya pak. Kalau begitu saya permisi, bapak saya tunggu di luar" ucap Frankie
Ceklek.....
Frankie keluar dari ruangan Satria, Raisa menatap ke arahnya lalu Frankie mengahampiri Raisa
"Kie, apa Pak Satria ada meeting hari ini??" tanya Raisa
"Hmm" Frankie mengangguk
__ADS_1
"Trus?? Apa aku yang akan menemaninya lagi??" tanya Raisa
"Tidak" jawab Frankie
"Huuuuuu" Raisa merasa lega
"Tapi,......" Frankie menggantung ucapannya
"Tapi apa???" tanya Raisa penasaran
Ceklek.....
Satria keluar dari ruangannya, Raisa langsung berdiri sementara Frankie mendekati Satria.
"Mari pak" ucap Frankie
Satria memberikan kunci mobil, lalu berjalan mendahului Frankie.
2 jam berlalu meeting selesai. Satria mengajak Frankie untuk makan siang di salah satu restoran milik SetiaOne.
"Mmm pak, apa yang ingin bicarakan dengan saya??" tanya Frankie memulai percakapan sambil menunggu pesanan mereka datang
Deg.....
Tidak salah lagi, pasti tentang pemecatan Raisa. Aduhhh gimana nih. Aku harus segera punya alasan agar Raisa tidak jadi dipecat. Gumam Frankie
"Mm ada apa dengan Raisa pak??" tanya Frankie berusaha santai
Ini makanannya. Silahkan dinikmati. Ucap Pelayan yang mengantar makanan mereka.
"Lebih baik kita makan dulu." ucap Satria
"O o iya pak" ucap Frankie
15 menit mereka sudah menyantap makan siang dengan lahap.
"Begini Frankie, tentang Raisa......" Satria menggantung ucapannya
Aduuuuhhh ayo cepat Kie kamu harus punya alasan untuk mempertahankan Raisa. Gumam Frankie
__ADS_1
"Apa kamu mengenal suaminya??" tanya Satria
Frankie menelan salivanya.
A-a-a apa yang harus aku jawab??? Astaga. Gumam Frankie
"Frankie...." panggil Satria
"Mmm i-i-iya pak kenal" jawab Frankie
"Apa kamu tidak sedang berbohong?? Aku mengenalmu Frankie. Aku bisa lihat dari ekspresi gugup mu kalau kau sedang berbohong" ucap Satria
"Mmmm sebenarnya......" Frankie takut melanjutkan ucapannya
"Katakan saja yang sebenarnya. Kamu tahu kan, aku tidak suka dibohongi" ucap Satria
Kalau aku bicara yang sebenarnya, apa Raisa tidak akan dipecat?? Aduuuhhh Tuhan tolong aku. Gumam Frankie
"Frankie" panggil Satria dengan nada tinggi
"Kalau saya bicara yang sebenarnya apa bapak akan memecat Raisa??" tanya Frankie
"Tergantung. Tapi kamu tahu kan, aku benci dengan karyawan yang berbohong. Aku tidak mencari tahu identitas Raisa karena kamu yang merekomendasikannya padaku." jawab Satria
"Sebenarnya Pak, Raisa belum menikah" ucap Frankie
Maafkan aku Raisa aku harus mengatakan ini pada Pak Satria. Setidaknya untuk meminimalisir kesalahan kamu agar tidak dipecat dan aku juga karena aku berbohong juga padanya. Gumam Frankie
"Apa??" Satria terkejut
"Pak dengar dulu alasan Raisa. Saya tahu bapak akan marah jika ada karyawan berbohong. Tapi, setidaknya bapak dengar dulu alasannya kenapa dia berbohong pak dan juga kenapa saya merekomendasikannya pada Bapak" bujuk Frankie
"Raisa sebelumnya akan menikah, tapi gagal karena ada sesuatu dan hal lain Pak yang tidak bisa saya sampaikan sama bapak. Itu menjadi privasi keluarga Raisa. Setelah Raisa gagal menikah, 2 bulan kemudian tiba-tiba calon suaminya yang hampir menikah dengannya mendatangi Raisa dan ingin melanjutkan pernikahan mereka. Tapi, demi menghindari pria tersebut Raisa mengatakan kalau dia sudah menikah. Pria tersebut ingin meminta bukti, akhirnya Raisa memberikan surat lamaran kerja yang akan diberikan pada perusahaan SetiaOne padanya dengan status menikah. Pria tersebut akan percaya jika Raisa diterima kerja di perusahaan SetiaOne karena dia tau masuk di perusahaan tersebut bukanlah hal yang mudah. Karyawan harus benar-benar diseleksi dan semua informasi tentang karyawan SetiaOne pasti semuanya valid. Makanya Pak, saya membantu Raisa bekerja di perusahaan SetiaOne yang di Amerika agar pria tersebut percaya dan tidak mengganggu Raisa lagi" jelas Frankie panjang lebar
Satria hanya diam mendengarkan penjelasan Frankie.
π¦π¦π¦π¦π¦π¦
LANJUT BESOK YAπππ
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN BERI VOTEπππ