Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Galau


__ADS_3

Keesokan harinya Satya dan Seyla sudah bersiap untuk mengantar Satria ke Bandara.


"Kak kita sarapan aja dulu" ucap Satya


"Nggak usah. Aku takutnya kita akan terlambat." ucap Satria


"Oh baiklah. Ayo kita berangkat" ucap Satya


Mereka bertiga langsung berangkat menuju bandara.


Sesampainya di Bandara, Satria turun dari mobil dan pamitan. Indra yang akan menemani Satria sedangkan Satya dan Seyla langsung pulang. Karena Satya harus mengantar Seyla pulang dan langsung menuju kantor untuk pertemuan.


.......


Tok....tok...tok


"Masuk" ucap Satya


"Kak Satria sudah berangkat" ucap Indra setelah masuk dan Merebahkan tubuhnya di sofa


"Tumben kamu ngetuk pintu" ucap Satya


"Kalau aku ngetuk pintu ditanyakan, kalau nggak ketuk pintu disalahkan. Gimana sih kamu" ucap Indra


"Kamu kenapa memarahiku?" tanya Satya menatap tajam Indra


"Iya maaf. Gitu aja marah. Oh iya Kak Satria nanti akan menghubungimu kalau dia sudah sampai" ucap Indra


"Oh iya" ucap Satya fokus pada layar komputer


Indra masih belum beranjak dari sofa malah memejamkan matanya


"Heiiiii apa kamu tidak akan keluar dari ruanganku?? Dasar pemalas. Kemarin aja ijin. Sekarang malah tiduran." ucap Satya yang mengagetkan Indra


"Iya maaf. Aku ini lagi butuh hiburan bukan omelan" ucap Indra yang belum beranjak dari sofa

__ADS_1


"Kamu kenapa??? Galau??? Bukannnya kamu sekarang berbahagia karena sekarang istrimu sedang hamil?" tanya Satya


"Iya aku galau. Aku memang bahagia karena istri ku hamil. Hanya saja aku harus menahan hasratku sampai usia kehamilan Susan 3-4 bulan. Ahh benar-benar membuat ku tidak tahan" jawab Indra


"Hahahhahahaha oh karena itu. Gampang kok" ucap Satya menertawakan Indra


"Kamu senang bisa setiap hari. Aku??? Dan kamu bilang gampang??? Apa menurut mu 3 bulan itu bukan waktu yang lama??" ucap Indra kesal yang sudah duduk


"Iyalah. Bahkan aku bisa melakukan setiap saat. Hahahah supaya Seyla bisa hamil lagi" ucap Satya


"Aku ijin yaa. Aku nggak punya semangat kerja nih" ucap Indra


"Dasar...kamu tinggal ke cafe saja. Banyak wanita-wanita di sana kok. Kamu tinggal pilih" ucap Satya


"Apa??? Kamu pikir aku laki-laki macam apa??" ucap Indra kesal


"kalau begitu kamu keluarkan saja di kamar mandi. Hhhhhhhhh" ejek Satya


"Dasar......." Indra langsung keluar dari ruangan Satya


"Menyebalkan sekali" umpat Indra


.......


"Sayang......" ucap Seyla yang kaget karena Satya langsung mengecup bibirnya


"Aku kangen....." ucap Satya yang mulai mencium leher Seyla


"Sayang.....kamu habis nonton video se* lagi yaa" ucap Seyla


"Nggak kok...." ucap Satya memasukan tangan nya di dalam baju Seyla


"Sayang....kamu mandi dulu gih...." ucap Seyla mendorong Satya


"Iya-iya. Nanti kita lanjutkan yaa" bisik Satya dan langsung menuju kamar mandi

__ADS_1


"Mesum...." ucap Seyla


Tidak berapa lama Satya keluar dari kamar mandi


"Sayang...kamu kok cepat mandinya?" tanya Seyla heran


Satya tidak menjawab pertanyaan Seyla justru langsung menyerang Seyla di sofa dengan ciumannya


"Sayang......" ucap Seyla tersengal-sengal


"Nanti aja mandi lamanya. Habis ini" bisik Satya


Satya langsung mencium Seyla kembali dan menggendong nya sampai ke ranjang


Mereka melakukan adegan panas beberapa ronde sampai mereka kecapean dan akhirnya tertidur sambil berpelukan


.....


Berbeda dengan Indra dan Susan yang sudah siap untuk tidur. Sedangkan Indra hanya menatap Susan dengan wajah sedihnya


"Sayang....kamu kenapa?? Apa kamu sakit?" tanya Susan


"Nggak kok" jawab Indra membelakangi Susan


"Sayang.....kalau kamu ada masalah cerita dong" ucap Susan menarik bahu Indra agar menghadap nya


Indra langsung melu*** bibir Seyla dengan ganas sampai Susan susah untuk bernafas.


"Sayang....." Susan mendorong Indra


"Aku ingin melakukan nya" ucap Indra


"Sayang kata dokter kan nanti usia kehamilan aku 3 bulan baru bisa. Kamu mau terjadi apa-apa sama anak kita?" ucap Susan mengelus pipi Indra


"Kalau begitu ijinkan aku hanya menciumu dan memegang ini" ucap Indra memasukan tangannya dibalik baju Susan

__ADS_1


"Iyaaa.. Tapi jangan lama-lama. Nanti kamu nggak bisa kontrol hasrat kamu" ucap Susan memulai mencium bibir Indra


Indra yang mendapat lampu hijau langsung membalas ciuman Susan dengan tangannya sedang bekerja di balik baju Seyla....


__ADS_2