
Keesokan harinya Satya dan Seyla sudah siap untuk honeymoon. Tempat honeymoon hanya Satya dan Indra yang tahu, karena mereka sudah mengatur semuanya. sengaja tidak diberitahukan pada Seyla agar Ia dapat memberikan suprise pada Seyla
Semua barang sudah dimasukkan ke dalam bagasi mobil Indra karena Indra yang akan mengantar mereka ke Bandara.
"Sayang ayo kita berangkat" ucap Satya
Satya dan Seyla masuk ke dalam mobil. Mereka duduk di bangku belakang dan Indra stay duduk di bangku pengemudi.
Indra menyalakan mobil dan meninggalkan rumah Satya..
Kring....kring.....
"Hallo" ucap Satya saat telepon tersambung
"Satya, mama sakit. Aku harap kamu datang ke sini." ucap Satria yang berada dibalik telepon
"Baiklah aku akan segera ke sana" ucap Satya kemudian memutuskan sambungan telepon
Satya langsung memesan tiket lewat ponselnya.
"Sayang, maaf ya. Kita nggak jadi honeymoon nya."ucap Satya
"Kenapa sayang? emang, siapa yang telepon tadi? Apa ada masalah?" tanya Seyla
"Mama sakit sayang. Kak Satria yang telepon" jawab Satya
"Sakit?? Ya ampun. Ya udah sayang nggak apa-apa. Mama lebih penting" ucap Seyla menggenggam tangan Satya
Setelah sampai di Bandara, mereka turun dari mobil. Indra mengeluarkan barang Satya dan Seyla dari dalam bagasi.
"Indra kamu langsung ke kantor saja. Kalau ada hal penting hubungi aku" ucap Satya
__ADS_1
"Iya. Sampaikan salam aku sama Tante" ucap Indra
"Hmm" Satya mengangguk
Indra sudah paham yang terjadi, ia langsung membatalkan penerbangan Satya dan Seyla ke tempat honeymoon seperti yang direncanakan. Sedangkan Satya langsung mengambil tiket yang sudah dipesannya terlebih dahulu waktu dalam perjalanan.
Akhirnya pesawat take off menuju Amerika...
21 jam kemudian akhirnya Satya dan Seyla sudah sampai di Amerika. Mereka di jemput Satria di Bandara dan langsung menuju ke salah satu rumah sakit milik SetiaOne di Amerika.
"Ma...."panggil Satya saat sudah berada di ruangan VVIP tempat mamanya dirawat
"Satya, Seyla" ucap Mama
Satya dan Seyla bergantian memeluk mama.
"Mana papa mah?" tanya Satya
"Papa aku suruh istirahat di rumah. Kasihan papa dari tadi nemenin mama" jawab Satria
"Iya, Satya. Kalian pulang ke rumah saja dulu. Nanti kembali ke sini lagi. Aku yang akan nemenin mama di sini" tambah Satria
"Iya sayang. Kasihan Seyla. Pasti capek." tambah mama lagi
"Baiklah" Satya mengalah
Satya dan Seyla dijemput supir Mama dan langsung menuju rumah. Sementara Satria akan tidur di rumah sakit bersama mama
.........
Papa, Satya dan Seyla sudah berada di rumah sakit. Sementara Satria pulang ke rumah untuk membersihkan diri dan akan pergi ke kantor.
__ADS_1
"Bagaimana kabar kalian??" tanya Mama
"Baik ma" jawab Seyla
"Kamu kenapa datang?? apa perusahaan baik-baik saja kalau kamu tinggalkan?" tanya Papa
"Aku di telepon Satria kalau mama sakit. Makanya aku datang. Lagian aku juga sudah lama belum ke sini Pa. Makanya Satya ajak Seyla. Dan untuk perusahaan ada Indra yang gantiin aku sementara aku tidak ada. Papa tahu kan bagaimana kinerja Indra. Dia pasti bisa mengurus perusahaan. Oh iya ma, salam Indra untuk mama" jawab Satya panjang lebar
"Baiklah." Ucap Papa
"Iya. Sayang, apa kamu pernah datang ke Amerika sebelumnya??" tanya Mama pada Seyla
"belum Mah. ini pertama kali" jawab Seyla
"Ya sudah. Satya kenapa kamu tidak ajak Seyla jalan? Kasihan dia hanya di rumah sakit saja" ucap Mama
"nggak apa-apa mah. Aku juga ingin jagain mama di sini kok" ucap Seyla
"Nanti papa yang akan jagain mama. Kalian jalan-jalan saja." ucap Papa
"Ayo sayang...." ajak Satya
"Sayang, aku nggak mau. Aku ingin jagain mama. Kalau kamu ingin jalan-jalan, kamu sendiri saja" ucap Seyla
"Aku juga nggak mau sayang, tapi mama dan papa yang ingin kita jalan-jalan" Ucap Satya
"Sayang....nanti kalau mama sudah sehat, sudah bisa pulang ke rumah baru itu aku mau jalan-jalan. Lagian aku nggak senang kalau jalan-jalan tapi mama masih terbaring lemah di rumah sakit. aku nggak tega" Ucap Seyla yang sudah berkaca-kaca
"Baiklah sayang. kamu nggak usah sedih. mama akan cepat sembuh" Ucap Satya membelai rambut Seyla dengan lembut
"Ma, makanya mama cepat sembuh yaa. Supaya Seyla mau Satya ajak jalan" ucap Satya yang memegang tangan mama
__ADS_1
"Iya sayang. Mama akan cepat sembuh supaya menantu kesayangan mama ini bisa jalan-jalan" ucap Mama
mereka tersenyum melihat mama bersemangat untuk sembuh dan menggoda Seyla