Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Kedatangan Mama


__ADS_3

Sementara Indra sudah menunggu Ibu Irma di Bandara.


Tidak lama menunggu, Ibu Irma sudah ada di Bandara dan menghampiri Indra yang sedang menunggunya


"Indra...." panggil Ibu Irma


"Oh Tante...Mari saya bawakan barangnya" ucap Indra dan langsung berjalan menuju tempat mobil terparkir kemudian langsung menuju rumah satya


"Satya mana? Kok dia tidak jemput tante?" tanya Ibu Irma memulai percakapan di mobil


"Satya sedang menjaga Seyla tan. Seyla juga sudah bisa pulang ke rumah hari ini. Aku yang menawarkan pada Satya agar aku yang menjemput Tante." jawab Indra


Hmmm merepotkan sekali. Satya tidak pernah tidak menjemput ku. Gerutu Ibu Irma yang kecewa Satya tidak menjemput nya di Bandara


"Indra apa kamu tau kenapa Satya menikahi Seyla?" tanya Ibu Irma


"Mmmm....." jawaban Indra, dia takut salah menjawab


"Kamu nggak perlu takut untuk menceritakan pada tante. Toh sebentar lagi tante akan tahu semuanya. Tante hanya ragu kalau Satya akan jujur pada tante" jelas Ibu Irma


"Lebih baik tante tanyakan langsung saja sama Satya. Aku yakin Satya akan menceritakan semuanya dengan jujur pada tante" jawab Indra


"Baiklah. Tante tidak bisa memaksamu" ucap Ibu Irma


......

__ADS_1


Akhirnya sampai juga di rumah Satya. Ibu Irma turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah diikuti Indra yang mengambil barang Ibu Irma terlebih dahulu di bagasi


"Tante istirahat saja dulu. Mungkin Satya dan Seyla juga sedang tidur" ucap Indra ketika mereka sampai di dalam rumah


"Baiklah. Kamu bisa pulang sekarang. Terima kasih yaaaa sudah menjemput tante" ucap Ibu Irma dan langsung menuju kamarnya yang biasa ia tempati kalau di rumah Satya


......


Keesokan harinya mama sudah bangun dan duduk di ruang tamu sedang menonton tv sekalian menunggu Satya dan istrinya bangun.


Sementara Susan yang sudah bangun juga keluar dari kamar. Tiba-tiba dia melihat ada seseorang yang duduk di ruang tamu sedang menonton tv.


Itu kan mamanya Satya? Apa mamanga Satya datang karena khawatir pada Seyla atau hanya untuk menanyakan tentang kehamilannya? Aaaaa semoga semuanya akan baik-baik saja. Gumam Susan


Susan masuk ke dalam kamar kembali ingin menelpon Indra.


Susan mengurunkan niatanya untuk menelpon Indra begitu juga keluar kamar. Dia tidak ingin ikut campur urusan rumah tangga Seyla terlalu dalam dan memilih rebahan di kamar sambil sambil main Ponsel


Hoam........


"Kamu sudah bangun sayang?" tanya Satya


"Iya. Aku mandi dulu yaa" jawab Seyla kemudian melepaskan pelukan Satya dan turun dari ranjang menunju kamar mandi


Apa mama sudah sampai? gumam Satya yang teringat dengan mamanya

__ADS_1


Satya mengambil Ponselnya di atas meja ingin menghubungi Indra. Tapi sebelum dia menelpon Indra ternyata ada sms dari Indra kalau mamanya sudah sampai dan langsung istirahat ketika sudah di rumah.


Oh syukurlah. Apa mama sudah bangun sekarang? Gumam Satya lagi


15 menit kemudian Seyla keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk


"Sayang mau aku pakaikan baju?" tanya Satya yang mulai mendekati Seyla


"Tidak perlu. Aku bukan anak kecil sayang...." ucap Seyla yang membuka lemari memilih baju yang akan di pakainya


"Kamu nggak boleh keluar dari kamar hari ini." ucap Satya yang memeluk Seyla dari belakang


"Kenapa? Aku kan ingin menghirup udara luar sayang..." ucap Seyla


"Nggak boleh. Nanti kalau kamu sudah sembuh total baru aku ijinkan. Aku akan menyuruh Bi Siti untuk mengantar makanan untukmu" ucap Satya yang mengecup bahu Seyla


"Sayang......aku...." ucap Seyla yang berbalik menghadap Satya


CUP...


"Nggak ada penolakan. Aku akan ke bawah sebentar. Aku akan segera kembali untuk mengambil bayaranku karena sudah menggendong mu kemarin" ucap Satya yang mengecup bibir Seyla


"Hmmmm baiklah. Tapi......" lagi-lagi Seyla tidak bisa melanjutkan ucapannya


CUP....

__ADS_1


"Nggak ada tapi-tapian. Kamu pakai baju saja sekarang. Aku akan meminta bayaranku sekarang kalau melihatmu seperti ini" ucap Satya mengecup bibir Seyla lagi dan keluar dari kamar


Hmmm gimana aku mau ganti baju kalau kamu tidak melepaskan pelukannya. Dasar....gerutu Seyla


__ADS_2