
Satya segera menghampiri Satria untuk memastikan kalau yang sedang berpelukan dengannya itu bukanlah calon istrinya, Seyla.
"Kak Satria ada perlu apa datang ke Indonesia? Dan Kak tau nomorku dari mana?" Tanya Seyla setelah melepaskan pelukannya
"Seyla?" Panggil Satya setelah menyadari kalau yang berada dengan kakaknya sekarang adalah Seyla calon istrinya
Seyla dan Satya menoleh ke arah suara yang memanggil nama Seyla.
Satya? Ngapain dia di Bandara? Dan..dan.. apakah dia melihatku berpelukan dengan Kak Satria tadi? Oh semoga saja tidak. Gumam Seyla
"Oh Satya" ucap Satria setelah melihat Satya yang memanggil nama seyla tadi
"Seyla????Kamu ngapain di sini? Dan..dan apakah kalian saling mengenal? Sepertinya kalian sangat dekat sehingga sampai berpelukan seperti tadi" Tanya Satya penasaran dengan menatap Seyla dan Satria bergantian
Apa??? Satya melihatku berpelukan dengan Kak Satria? Aduhh gimana nih. Gumam seyla takut
"Iya aku kenal sama Seyla. Kita dulu sekampus sebelum aku pindah ke luar negeri. Kamu kenal sama Seyla?" Ucap Satria
__ADS_1
"Iya aku kenal sama Seyla. Terus Seyla, sedang apa kamu di sini?" Tanya Satya lagi dan menatap Seyla
"A..a...aku......."jawab Seyla terbata-bata karena gugup
"Oh Seyla aku suruh datang ke sini untuk menjemputku." Jawab Satria menjawab pertanyaan Satya
Apa dia sekarang tidak bisa bicara? Kenapa dia hanya diam saja dan Kak satria yang menjawab pertanyaanku untuknya? Kalau saja pria yang berada di hadapanku sekarang ini bukan kakakku mungkin aku sudah mengahajarnya habis-habisan karena sudah berani memeluk Seyla. Dan Seyla??? ternyata ucapanku waktu itu belum tersimpan di memorinya dengan baik. atau dia memang pura-pura lupa? awas saja kamu Seyla. Gumam Satria mulai
"Dan kamu ngapain di sini?" Tanya Satria
"Aku datang ke sini untuk Menjemput mu. Mama dan papa yang menyuruhku. Aku nggak tau kalau ternyata sudah ada seseorang yang menjemputmu" sindir Satya dan menatap Seyla
Apa?????? Kak Satria kakaknya Satya? Oh aku tidak percaya. Kenapa aku nggak tau? Ah aku harus gimana nih? Aku juga nggak tau nama lengkap Kak Satria dan kak Satria tidak pernah beri tahu nama lengkapnya waktu dikampus. Gumam Seyla
Kini Satya dan Satria berpelukan......
Aduh gimana nih....gumam Seyla takut
__ADS_1
"Oh iya mana calon istri kamu? Aku ingin bertemu dengannya. Siapa sih perempuan itu yang sudah bisa meluluhkan hati adikku ini?" Tanya Satria setelah dia melepaskan pelukannya
Apa aku akan memperkenalkan diri saja sebagai calon istri Satya? Gumam Seyla bingung
"Aku akan perkenalkan dia padamu kalau sudah di rumah saja. Sekarang kita segera pulang ke rumah" ucap Satya
ha? apa dia akan mengajakku ke rumahnya? gumam Seyla
"Seyla ikut yaa. Dia kan sudah ada di sini" ucap Satria
"Iya Seyla memang harus ikut. Dia kan sudah jauh-jauh datang ke sini" sindir Satya lagi dan mulai berjalan menuju mobilnya yang hanya tidak terlalu jauh dari tempat mereka
Aku rasanya ingin sekali menangis.... apa aku menolak saja untuk ikut dengan mereka? aduh aku harus gimana nih...gumam Seyla
"Ayo Seyla" ajak Satria
Seyla ikut Satya dan Satria ke rumah. Satya duduk di balik kemudi dan Satria duduk di samping Satya. sedangkan Seyla duduk dibelakang sendiri.
__ADS_1
Seyla tidak tau apa yang akan terjadi setelah mereka sampai di rumah.