
Sementara Satya dan Seyla juga sudah sampai di rumah. Mereka langsung masuk kamar. Seyla segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Satya yang melihat Seyla masuk ke kamar mandi, duduk di tepi ranjang sambil memainkan ponselnya untuk menunggu Seyla selesai.
Satya melihat postingan video yang berisi adegan panas. Seketika juniornya tegang. Dia sudah tidak sabar menunggu Seyla keluar dari mandi. Pasti dia hanya memakai handuk saja.
Pintu kamar mandi terbuka pertanda Seyla sudah selesai. Satya langsung melempar ponselnya di atas kasur dan mendekati Seyla yang berdiri di depan lemari.
"Sayang......"ucap Satya mulai mencium bahu Seyla
Seyla langsung memutar tubuhnya di depan Satya dan langsung mendorong Satya menuju kamar mandi
"Sayang...aku...."ucapan Satya terpotong
"Mandi dulu..." potong Seyla dan menutup pintu kamar mandi dari luar
Apa itu berarti dia ingin aku mandi dulu dan setelah itu........ah.....aku harus cepat-cepat mandi. Gumam Satya
Hanya 10 menit Satya keluar dari kamar mandi. Dia sudah tidak sabar. Tapi.....setelah dia melihat ke arah ranjang, ternyata Seyla sudah tidur.
Satya mendekati Seyla....
"Sayang...." panggil Satya
Tapi Seyla tidak menjawabnya malah bergerak membelakangi Satya dan memeluk bantal guling sambil memperbaiki selimutnya
Apa dia sudah tidur??? lalu maksudnya aku disuruh mandi agar cepat tidur juga??? Hmm menyebalkan. Padahal aku mempercepat mandi agar bisa secepatnya melakukan ritula suami istri. Gumam Satya lalu memakai baju tidur dan merebahkan tubuhnya di samping Seyla
Satya berusaha menutup matanya, tapi tetap tidak bisa juga. Sesekali dia memperhatikan bibir Seyla yang seksi.
Aaaaaaaaaaahhh. Menyebalkan.....gerutu Satya sambil mengacak-acak rambutnya
.........
Keesokan harinya Seyla bangun tidur melihat Satya sudah tidak ada di sampingnya.
__ADS_1
"Apa Satya sudah berangkat ke Kantor? Kok tidak membangunkan aku?" Tanya Seyla pada diri sendiri
Seyla bergegas turun ke bawah untuk melihat Satya...
"Bi.... Tuan Satya sudah berangkat ke kantor ya?" Tanya Seyla
"Iya non. Tuan Satya sudah berangkat pagi-pagi sekali" jawab bibi
"Apa dia sudah tidak sarapan?" Tanya Seyla lagi
"Tidak non" jawab bibi
"Oh baiklah. Kamu lanjutkan pekerjaan kamu" ucap Seyla dan naik kembali menuju kamarnya
"Tumben.....apa ada masalah yang terjadi di kantor? Ah lebih baik aku telepon saja." Pikir Seyla
Kring......
"Kok itu seperti nada ponselnya Satya" ucap Seyla dan mencari sumber nada tersebut
"Ini kan ponsel Satya? Mungkin dia tadi memang buru-buru ke kantor sampai lupa membawa ponselnya"ucap Seyla menemukan ponsel Satya di bawah bantal miliknya
Seyla membuka ponsel Satya....
Oh ternyata tidak dikunci. Tiba-tiba Seyla melihat video. Seyla mengklik video itu dan.......
"Astagaaaaaaa Satya nonton video seperti ini???" Ucap Seyla menutup mulutnya yang kaget melihat isi video itu dan langsung mematikan ponsel Satya
Seyla menelpon Indra menggunakan ponselnya
Tut....tut...
"Halo..."jawab Indra
"Indra apa kamu sudah di kantor?" Tanya Seyla
__ADS_1
"Iya. Ada apa??" Ucap Indra
"Aku hanya ingin kamu beri tahukan pada Satya kalau ponselnya ketinggalan dan aku akan segera mengantarnya" ucap Seyla
"Oh kebetulan aku sekarang menuju ruangan Satya. Aku akan memberi tahukan padanya" ucap Indra
"Oh oke" ucap Seyla belum memutuskan sambungan telepon begitu juga Indra
"Satya......" panggil Indra yang sudah masuk ke ruangan Satya tanpa mengetuk pintu
"Hmmmm" jawab Satya yang tidak marah ketika Indra tidak mengetuk pintu terlebih dahulu
Tumben dia tidak marah. Gumam Indra
"Satya tadi istri kamu telepon. Katanya ponsel kamu ketinggalan dan dia akan segera mengantarnya" ucap Indra
"Katakan saja tidak perlu. Aku juga tidak membutuhkan ponselku sekarang" ucap Satya yang fokus menatap layar komputer
"Kenapa? Dengan begitu kan kamu bisa bertemu dengannya" ucap Indra
"Apa aku harus memberi tahukan alasanku?..Kamu tidak mendengar perkataanku tadi? Kamu jangan banyak tanya dan sampaikan hal itu padanya" Ucap Satya dengan emosi
Seyla yang mendengar perkataan Satya langsung memutuskan sambungan telepon.
Kenapa dia sangat marah? Kalau dia memang tidak mau memberi tahukan alasannya kan tidak perlu emosi seperti itu. Kasian Indra.
Tunggu.....apa dia marah padaku? Kalau iya lalu apa salahku? Aku merasa tidak melakukan kesalahan. Semalam saja aku ha......jangan-jangan dia....apa karena dia habis menonton video itu lalu dia ingin melakukannya, tapi......
Astagaaaa dia benar-benar....dia memelukku semalam tapi aku malah mendorongnya ke kamar mandi dan aku malah tidur...
Bagaimana caranya agar dia tidak ngambek lagi??
........
Sementara Susan sedang memikirkan kenapa Indra tidak pamit padanya saat ke kantor. Susan bangun Indra sudah berangkat ke kantor. Kini Susan menyantap sarapan pagi sendirian
__ADS_1
Susan menelpon Indra tapi tidak diangkat bahkan saat Susan mengirim sms pada Indra, Indra membalas smsnya dengan singkat kalau dirinya sedang sibuk.
Apa karena dia ingin membicarakan hal yang penting semalam tapi aku malah tidak memedulikannya? Apa dia ngambek?. Astagaaaa apa yang harus aku lakukan?.....