Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Test Pack


__ADS_3

keesokan harinya Seyla di antar Satya di rumah Susan nanti setelah pulang dari kantor Satya akan menjemput Seyla.


"Ingat jangan ke mana-mana." ucap Satya


"Iya sayang" ucap Seyla


Satya dan Indra berangkat ke kantor bersama-sama.


"Seyla aku ingin makan ayam goreng" ucap Susan


Mereka saat ini berada di taman, Seyla menemani Susan jalan pagi keliling taman.


"Seyla sebentar kita pesan ayam goreng ya. Aku ingin makan ayam goreng soalnya" ucap Susan


"Oke. Aku juga jadi pengen." ucap Seyla


"Seyla kamu sudah periksa ke dokter belum?" tanya Susan


"Periksa ke dokter?? Aku nggak sakit kok" jawab Seyla


"Maksud aku, kamu sudah periksa ke dokter kandungan belum?? Siapa tahu kamu hamil" ucap Susan


"Oh belum San. Kalau aku hamil pasti aku mual sama seperti pertama aku hamil. Aku mual. Tapi sekarang kan aku nggak rasain apa-apa. Lagian aku takut kecewain Satya jika aku periksa ke dokter" ucap Seyla


"Itu mungkin karena hamil pertama biasanya mual. Aku juga seperti itu, ini kan hamil pertama aku. Dicoba aja" ucap Susan


"Hhmmm iya-iya." ucap Seyla mengalah

__ADS_1


Dicoba saja dulu. Kalau nolak aku takut jika Susan akan bersedih. Biasaa hormon wanita hamil. Gumam Seyla


"Ayo kita pesan online saja. Kata orang pagi itu bagus untuk mengecek nya" ucap Susan


"kita jalan pagi saja dulu. Kan sehat untuk kandungan kamu" ucap Seyla


"Seyla jalan paginya bisa besok saja" ucap Susan


"hmm baiklah" ucap Seyla


Seyla dan Susan masuk ke dalam rumah langsung menuju kamar tamu. Seyla memesan test pack sedangkan Susan memesan ayam goreng.


"Seyla apa kamu belum datang bulan??" tanya Seyla


"Hmmm belum sih. Mmm mungkin sudah 3 minggu" jawab Seyla dengan salah satu tangannya di kepala


"Mmm aku bilang kan mungkin. Aku lupa hitungnya" ucap Seyla


"Nggak salah lagi. Aku yakin kamu pasti hamil. Kamu juga sih udah tahu telat 3 minggu tapi belum periksa" ucap Susan


"aku lupa San. Aku sekarang sudah nggak ngitung lagi. Aku takut terlalu berharap." ucap Seyla


"Seyla, maafkan aku yaaa. Gara-gara aku kamu......" Susan tidak melanjutkan ucapannya


"San....kamu nggak usah bahas masa lalu. Semua itu sudah takdir" ucap Seyla


Tok....tok....

__ADS_1


"Pesanan kita pasti sudah sampai" ucap Seyla membuka pintu


"Makasih ya Bi....." ucap Seyla menutup kembali pintu lalu menghampiri Susan dan meletakkan pesanan mereka di meja


"Sudah jangan bersedih. Kamu harus doain aku agar aku hamil" ucap Seyla mencairkan suasana


"iya-iya. Ini, kamu ke kamar mandi gih. Aku tunggu di sini" ucap Susan membuka barangnya dan memberikan test pack pada Seyla


Seyla mengambilnya dan langsung menuju ke kamar mandi


10 menit Seyla belum keluar dari kamar mandi.


"Seyla.....gimana?? Positif kan???" tanya Susan di depan pintu kamar mandi


Ceklek......


Seyla keluar dari kamar mandi.....


"Mana aku ingin melihat test pack nya" ucap Susan mengulurkan tangannya


"Aku belum lihat hasilnya San. Kita lihat sama-sama yaa" ucap Seyla


"Ayo....."


Seyla membuka perlahan tangannya yang memegang test pack tersebut


Mereka menutup mata sebelah dan perlahan dibuka seiring dengan tangan Seyla yang perlahan dibuka.

__ADS_1


Dan hasilnya.........


__ADS_2