Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Pernikahan Tersembunyi


__ADS_3

Tok...tok...tok...


Pelayan membuka pintu....


"Permisi tuan, ada orang yang mencari tuan di depan " ucap salah satu Security yang ternyata ada dibalik pintu.


"Suruh masuk saja" ucap Satya


"Baik tuan" jawab Security


"Siapa yang kamu undang sayang?" tanya Seyla


"Iya siapa Satya?" tanya Indra juga


"Nanti kalian akan tahu" jawab Satya datar


Tamu yang diundang Satya menghampiri mereka yang duduk di ruang tamu.


"Permisi tuan...." ucap salah satu tamu


"Oh yaaa silahkan duduk" ucap Satya


Sementara Indra, Seyla, dan Susan hanya saling memandang.


"Ini bapak penghulu yang akan menikahkan Indra dan Susan, sedangkan mereka adalah perias dan Design baju khusus pengantin" ucap Satya memperkenalkan tamu yang diundang tersebut


"Kamu memang sahabatku yang paling baik Satya" ucap Indra yang kagum dengan Satya


"Aku memang baik" ucap Satya datar


Hmmmm ekspresi apa itu. Gumam Susan


"Sayang, kamu sangat baik deh..." ucap Seyla


"Iya sayang...." balas Satya dengan tersenyum pada Seyla

__ADS_1


Hmmm giliran Seyla sudah seperti anak kecil. Gumam Indra


"Oke. Bi antar Seyla dan Susan ke kamar untuk siap-siap." perintah Satya pada pelayan


"Baik tuan. Mari ikut saya." jawab pelayan


Seyla dan Susan mengikuti pelayan diikuti juga dengan seorang perias dan design yang akan membantu Seyla dan Susan


"Satya kapan kamu mempersiapkan ini semua?" tanya Indra yang masih penasaran


"Aku tidak perlu menjelaskannya padamu. Sekarang kita siap-siap juga. Apalagi kamu." jawab Satya


"Iya-iya......Bapak tunggu sebentar yaaa" ucap Indra


"sebentar lagi kamu dan Susan akan menjadi suami istri yang sah. Cepat buat anak agar bisa menyusul kami" ucap Satya sombong


"kamu tenang saja. Masalah itu aku akan berusaha setiap saat" jawab Indra


"Oke" balas Satya


"Kita bisa sering ke sini. Kamu tenang saja" ucap Satya.


"aku ijin yaaa. Aku kan pengantin baru harusnya aku i....." ucapan Indra terpotong


"Silahkan saja kalau kamu mau mama akan curiga" potong Satya


"oke-oke." ucap Indra mengalah


"Makanya setelah aqad kamu harus melakukannya karena kita akan segera pulang" ucap Satya


"iya-iya....aku sudah tidak sabar" ucap Indra


"tidak sabar melakukan ritual suami istri?" tanya Satya


"iya. hahhaha" jawab Indra tertawa

__ADS_1


"Ini kan bukan untuk pertama kalinya bagi kamu" sindir Satya


"Tapi ini kan beda..." balas Indra


"hmmm. Ayo kita keluar..." ajak Satya yang menyelesaikan pembicaraan mereka saat sedang siap-siap


Akhirnya mereka sudah siap. Indra duduk di depan penghulu dan Susan duduk di sampingnya sedangkan Seyla dan Satya duduk dibelakang Indra juga Seyla


"Saya terima nikah dan kawin nya Susan binti........"


Bagaimana saksi? SAH.....??


SAH..... Jawab orang yang ada dalam aqad tersebut


Selain Seyla dan Indra, tamu yang diundang Satya juga pelayan yang ada di apartemen ikut menjadi saksi atas pernikahan Indra dan Susan. Kini mereka sudah sah menjadi suami istri.


Sekarang mereka menikmati makanan yang disiapkan oleh pelayan. Setelah selesai tamu pamit pulang, kini hanya mereka berempat dan pelayan yang ada di apartemen


"Sekarang kalian sudah menjadi suami istri, gih ke kamar. Aku juga sama Seyla mau ke kamar. Ayo sayang" ucap Satya


"Bi.....antar pengantin baru ke kamar" perintah Satya


Sementara Satya sudah berjalan ke kamarnya dan Seyla.


"Sayang....kamarnya bagus bangat..." ucap Seyla kagum setelah masuk ke dalam kamar


"Kamu nggak usah membuat pembicaraan. Sekarang kamu harus menepati janji kamu" ucap Satya yang menggendong Seyla dan merebahkannya di atas ranjang


"Sayang....janji apa?" tanya Seyla


"Janji kamu waktu di mobil. Kamu bilang kita akan melanjutkannya kalau kita sudah sampai di apartemen" jawab Satya mengingatkan Seyla akan janjinya


"Oh....janji yang itu." ucap Seyla yang mengecup bibir Satya tanda lampu hijau


Satya langsung melakukan aksinya dan mereka melanjutkan ritual suami istri yang tertunda saat diperjalanan tadi

__ADS_1


__ADS_2