
Sementara Seyla dan Satya menikmati waktu berdua di kamar mereka.
"Sayang, kita ke bawah yuk. Lihat Indra dan Susan" ajak Seyla
"Untuk apa sayang?" tanya Satya
"Mau lihat mereka aja. Oh ya sayang, kita mau kasih hadiah apa untuk pernikahan mereka?" tanya Seyla
"Mmm terserah kamu saja"jawab Satya
"Bagaimana kalau sekarang kita cari hadiahnya?" ucap Seyla
"Pesan online saja. Kamu jangan sering-sering keluar rumah. Nanti akan membahayakan anak kita" ucap Satya
"Hmmm tapi aku ingin membantu persiapan pernikahan mereka" rengek Seyla
"Kamu nggak usah bantu apa-apa. Lagian pernikahan mereka besok" ucap Satya
"Besok?" tanya Seyla
"Iya besok. Aku sudah menyuruh seorang yang terbaik untuk mengatur pernikahan mereka. Yaaa anggap saja itu hadiah dari kita untuk pernikahan mereka" jelas Satya
"Tapi kan waktu pernikahan kita juga, Indra yang nyiapain semuanya. Apakah itu juga termasuk hadiah pernikahan dari Indra untuk kita?" tanya Seyla
"Itu beda istriku.....Semua yang aku perintahkan ke dia adalah termasuk tugasnya sebagai sekretaris walaupun di luar urusan kantor. Dan itu semua nggak gratis kok" jelas Satya lagi
"Ohh gitu. Terus apakah Indra dan Susan tau kalau besok mereka akan menikah?" tanya Seyla
"Belum. Nanti aja diberi tahu. Biarkan mereka berduaan dulu" jawab Satya
Telepon Seyla berdering....
__ADS_1
"Halo, Susan" jawab Seyla
"Seyla aku ganggu tidak?" tanya Susan dibalik telepon
"Nggak kok. Kamu masih di rumah kan bersama Indra?" tanya Seyla
"Iya. Aku hanya ingin pamit padamu. Makasih ya atas semuanya" ucap Susan
"Tunggu dulu. Aku dan Satya akan segera turun menemui kalian" ucap Seyla
"Ayo sayang, kita ke bawah" ajak Seyla dan menarik tangan Satya
Setelah sampai di bawah Satya dan Seyla menghampiri Indra dan Susan yang menunggu mereka di ruang tamu.
"Kalian akan menikah besok" ucap Satya to the point
Yaaahhh Dia merusak kejutan yang aku rencanakan. Gerutu Seyla
"Iya Susan, Indra. Kalian akan menikah besok. Semuanya sudah diatur oleh suamiku" ucap Seyla bangga
"Kok nggak diskusi dulu sama aku?" tanya Indra keberatan
"Nggak usah banyak protes. Susan bisa nginap di sini, dan Kamu pulang di rumahmu. Kalian nggak boleh ketemu dulu sampai hari pernikahan tiba" ucap Satya sambil melipat tangan di dada
"Aku kan bisa juga nginap di sini. Iya kan Seyla?" tawar Indra ingin Seyla menyetujui pendapatnya
"Nggak boleh" jawab Satya
"Sudah-sudah kan hanya hari ini kalian nggak ketemu. Sekarang Indra kamu pulang dan Susan di sini dengan ku. Sekalian untuk melepas kangen karena sudah berapa hari nggak ketemu." ucap Seyla
"Kalau kamu ingin lepas kangen sama Susan aku dengan siapa?" tanya Satya
__ADS_1
"Sayang...hanya sebentar saja. Ya? Ya?" tawar Seyla dengan wajah imut untuk merayu Satya
"Iya-iya. Tapi jangan lama-lama. Dan kamu jangan memasang wajah seperti itu kalau bukan hanya kita berdua. Aku tidak bisa menahan diriku untuk mencium mu." ucap Satya
"Sayang....." ucap Seyla malu karena ucapan Satya di dengar Susan dan Indra
"Aku permisi dulu. Aku juga tidak bisa mengendalikan diriku melihat kemesraan kalian"ucap Indra dan segera pergi menuju rumahnya
"A...aku juga ke kamar dulu ya...." ucap Susan meninggalkan Seyla dan Susan
"Tu kan. Karena perkataanmu ta...." Seyla tidak bisa melanjutkan ucapannya
CUP....
Ciuman Satya mendarat dibibir Seyla....
"Sekarang kamu ke kamar Susan." ucap Satya santai
"Hmm iya-iya" ucap Susan dengan pipi merona
...............
Tibalah hari pernikahan Susan dan Indra.
Susan masih di dalam ruangan make up ditemani Seyla sementara Indra dan Satya sedang berbicara dengan rekan bisnis mereka
Setelah Susan selesai di rias, hanya Seyla dan Susan saja yang berada dalam ruangan tersebut. Mereka sudah siap untuk keluar tapi tiba-tiba ada dua orang yang masuk ke ruangan itu....
"Kalian siapa?" tanya Seyla dan Susan bersamaan
**Mohon maaf yaa. Hari ini aku hanya up 1 eps saja.🙏 Karena aku hari ini melakukan perjalanan jadi nggak bisa up 5 eps.
__ADS_1
Ditunggu saja kelanjutannya yaaa😊😊**