
Akhirnya Satya dan Seyla sampai di Indonesia setelah melewati 21 jam dalam pesawat.
Setelah sampai di rumah mereka membersihkan diri dan langsung istirahat. Tidak lupa memberi kabar pada Mama kalau mereka sudah sampai. Kamudian tidak menunggu lama mereka sudah berada dalam mimpi masing-masing.
Waktu menunjukkan pukul 08.00 Seyla bergeliat begitu juga dengan Satya.
"Sayang, apa kamu tidak ke kantor?? Sudah jam 8" Ucap Seyla dengan suara serak
"Aku akan ke kantor" ucap Satya yang masih menutup mata
Seyla turun dari ranjang menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat buat Satya
"Sayang, bangun. Aku sudah siapkan air hangat" ucap Seyla sambil memilih pakian kantor yang akan digunakan Satya
"Hmmm" Satya turun dari ranjang dan pergi ke kamar mandi
15 menit, Satya keluar dari kamar mandi. Seyla langsung gantian masuk untuk membersihkan dirinya juga.
"Sayang, aku berangkat ke kantor dulu" ucap Satya yang sudah siap
"Nggak sarapan dulu??" tanya Seyla dibalik kamar mandi
"Aku makan di kantor saja" jawab Satya
"Aku bawakan makan siang di kantor saja ya?" Seyla menawarkan
"Mmm boleh. Tapi di antar supir, ingat jangan ke mana-mana langsung ke kantor" ucap Satya
"Iya sayang....."
"Aku pergi. Sampai ketemu di kantor" ucap Satya keluar dari kamar
..........
Satya sudah sampai di kantor dan duduk di kursi kebesarannya menunggu Indra
Tok...tok...tok...
__ADS_1
"Hai bro....." ucap Indra dengan senyum di bibirnya
"Bro....bro....ini kantor" ucap Satya kesal
"Maafkan saya Tuan Satya. Welcome to Your Company" ucap Indra
"Hmmm. Apa aku ada meeting hari ini?" tanya Satya
"Iya ada jam 11 sekalian setelah itu kita makan siang dengan klien tersebut" Jawab Indra
"Dimajukan saja. Istri aku akan datang mengantar makan siang untukku. Jadi, aku tidak bisa makan siang dengan klien" ucap Satya
"Astagaaa. Nggak bisa dong. Itu klien penting. Dia dari Amerika bahkan sudah lama dia bekerja sama dengan perusahaan SetiaOne di Amerika. Makanya dia ingin melihat bagaimana perusahaan SetiaOne di Indonesia pastinya dia juga akan bekerja sama dengan perusahaan kamu. Makanya kamu jangan kecewain dia" bujuk Indra panjang lebar
"Tapi aku nggak mungkin dong bilang sama Seyla untuk tidak datang di kantor. Aku sudah janji dengannya" ucap Satya
"Atau begini saja Klien kita akan mengajak istrinya juga. Gimana kalau kamu mengajak Seyla juga?? Bagus kan??" saran Indra
"Bagus juga. Oke aku akan katakan pada Seyla" Satya setuju
...........
"Halo sayang..." ucap Seyla
"Sayang, sebentar kita makan siang dengan klien aku yaa" ucap Satya
"Mmmm nggak ah. Aku takut nanti ganggu." Seyla menolak
"Nggak apa-apa sayang. Klien aku juga akan mengajak istrinya. Ya? Ya?" Bujuk Satya
"Hmm baiklah. Tapi......"
"Tapi apa??" tanya Satya
"Aku mau pakai baju apa??" tanya Seyla
"Pesan online saja. Kamu mau pakai baju apapun tetap cantik." jawab Satya
__ADS_1
"Gombal....." ucap Seyla
"Iya sayang beneran aku nggak gombal." ucap Satya
"Ya sudah aku tutup telepon nya sampai ketemu nanti. Muaaachhh" Seyla memutuskan sambungan telepon
"Ahh dia pasti sangat menggemaskan sekarang, aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengannya" ucap Satya dengan senyum terpancar di wajahnya
................
Tok....tok.....
"Satya, klien kita ingin bertemu di restoran XXX" ucap Indra yang berada di dalam ruangan Satya
"Aku tunggu Seyla dulu" ucap Satya
"Kita tunggu di bawah saja" ucap Indra
"Ok" ucap Satya bangkit dari tempat duduknya
Sementara Seyla sudah berada di kantor Satya. Ia berdiri di depan Private lift.
Ting......pintu lift terbuka
"Eh sayang....kamu sudah datang" ucap Satya melihat Seyla berdiri di depan lift
"Hmmm" Seyla mengangguk dengan senyum manisnya
"Ayo kita pergi" ucap Indra
..........
Mereka sudah sampai di restoran XXX dan langsung menuju ruang makan VVIP tempat meeting yang sudah dijanjikan
"Untuk saja mereka belum sampai" ucap Indra
Satya dan Seyla duduk berdekatan sedangkan Indra duduk di depan mereka
__ADS_1