Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Mengejek


__ADS_3

1 minggu kemudian......


Satya duduk di ruangannya yang sedang fokus dengan memeriksa berkas-berkas yang ada di atas meja.


"Satya...." panggil Indra yang langsung masuk ke ruangan Satya


"Ka.......dasar sekretaris tidak tau sopan santun" umpat Satya yang kaget dengan suara Indra yang tiba-tiba membuka pintu dan masuk ke ruangannya


"Maaf-maaf tuan saya tidak sengaja. Hehe" ucap Indra duduk di sofa dengan tersenyum


"Apa? Kenapa? Apa ada sesuatu yang ingin kamu katakan? Apa aku ada pertemuan sekarang?" Tanya Satya yang masih fokus


"Nggak kok. Aku hanya ingin duduk di sini saja" jawab Indra lalu merebahkan tubuhnya di sofa


"Sepertinya kamu mau aku pecat" ucap Satya


"Aaaa Satya bosku yang tampan dan baik hati kamu jangan bicara seperti itu dong. Itu akan membuatku tambah sedih" ucap Indra


"Makanya kamu cepat keluar dari ruanganku." Ucap Satya


"Ijinkan aku di sini dulu. Lagian aku lagi free hari ini, kamu nggak ada jadwal pertemuan apapun" bujuk Indra dan memejamkan matanya


"Dasar.....lebih baik sekarang kamu ke kamar mandi saja" ucap Satya


"Kenapa aku harus ke kamar mandi?? Apa kamu ingin aku istirahat di situ? Atau ingin aku agar membersihkan kamar mandi?" Tanya Indra yang langsung duduk


"Bukan. Aku ingin kamu mengeluarkannya di sana. Ahahahh" jawab Satya tertawa

__ADS_1


"Mengeluarkan apa?? Ah....kamu....." ucap Indra yang sudah paham maksud Satya


"Kasihan bangat ya kamu. Baiklah aku paham dengan keadaanmu sekarang. Kamu boleh istirahat di sini. Hhhhhhhh" ejek Satya


"Tunggu saja kalau istri kamu hamil, aku pasti akan menertawakanmu." Ucap Indra kesal


"Yaaahhh lebih baik aku menahan hasratku yang penting istriku hamil. Makanya aku harus memuaskannya sekarang. Sedangkan kamu? Apa kamu terakhir kali melakukannya dengan puas?" ucap Satya


"Nggak. Bahkan sebelum aku memulainya dia sudah muntah-muntah" ucap Indra merebahkan kembali tubuhnya di sofa


"Hhhhhhhhhhhhh kasihan bangat" ejek Satya


"Apa selama ini kamu sering mengeluarkannya di kamar mandi?" Tanya Satya


"Kadang" jawab Indra singkat


"Bukannya menghibur malah terus mengejekku. Aku akan pulang ke rumah" ucap Indra bangkit dan berjalan keluar dari ruangan Satya dengan kesal


"Okey. Fighting kamar mandi" ejek Satya lagi dan masih tertawa terbahak-bahak


Entah apa umpatan Indra untuk Satya setelah mendengar ejekan Satya yang menyebutnya kamar mandi.


.........


"Sayang kamu sudah pulang?" Tanya Susan


"Hmmmm" Indra mengangguk dan langsung memeluk Susan

__ADS_1


"Uuuuuuu suamiku kok pulang kantornya cepat" ucap Susan mengelus punggung Indra


Indra menguraikan pelukannya dan memegang bahu Susan. Lalu melum*** bibir Susan dengan lembut


Susan membalas ciuman Indra juga, lalu melepaskannya...


"Sayang....kita makan dulu yaaa" ucap Susan


"Aku tidak lapar. Aku hanya ingin memakan ini" ucap Indra menunjuk bibir Susan


"Sayang...nanti kamu tidak akan bisa mengintrol hasratmu lagi. Pasti tangan kamu akan ke mana-mana dan itu menyebabkan juniormu itu bangun. Aku nggak mau kamu tersiksa" ucap Susan mengusap pipi Indra dengan lembut


Susan paham dengan yang dirasakan suaminya saat ini.


"Hmmmmm."


"Sayang tunggu 2 bulan lagi, baru kamu bisa melakukannya. Yah" ucap Susan


"Baiklah. Tapi kamu tau nggak, aku sering diejek Satya. Bahkan dia memanggilku kamar mandi" ucap Indra berbaring dengan kepalanya di atas paha Susan


"Kamar mandi??" Tanya Susan tak paham


"Iya, dia mengejeku karena aku kadang mengeluarkannya ke kamar mandi" jawab Indra


"Makanya itu yang aku nggak mau, karena kamu pasti akhirnya akan ke kamar mandi dan aku paham kenapa kamu sangat lama di kamar mandi" ucap Susan


"Baiklah. Aku akan tahan sampai usia kehamilan kamu 3 bulan" ucap Indra memejamkan matanya

__ADS_1


Susan mengusap kepala Indra dengan lembut....


__ADS_2