Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Tidak Puas


__ADS_3

Akhirnya malam yang di tunggu-tunggu Indra tiba. Ia segera membersihkan dirinya dan sudah siap di atas ranjang tanpa menggunakan kain sehelai pun.


Susan masih di bawah membantu pelayan di dapur, dia merasa bosan karena hanya santai saja seharian di rumah.


Setelah selesai Susan menuju ke kamar untuk membersihkan dirinya. Ia melihat Indra yang menggunakan selimut hanya sampai perutnya.


"Kamu kenapa nggak pakai baju sayang??? Nggak dingin emang?" tanya Susan yang berjalan menuju kamar mandi


"Sayang kamu mau mandi??" tanya Indra


"Hmmm" Susan mengangguk


"Jangan....sekalian aja." ucap Indra yang langsung turun dari ranjang berjalan ke arah Susan yang masih memegang gagang pintu kamar mandi


"Astaga......kamu kenapa tidak memakai pakaian? apa ka......" ucapan Susan terpotong karena Indra sudah menciumnya


"Sayang aku mandi dulu....." ucap Susan setelah mereka melepaskan ciuman dengan mengatur nafas


"Nanti aja, habis ini...." ucap Indra kemudian mencium kembali Susan


Mereka beradu ciuman panas sampai di atas ranjang dan melakukan ritual suami istri dengan beberapa ronde.


........


Sementara Seyla dan Satya sudah bersiap untuk tidur. Satya memperhatikan Seyla di depan lemari yang mengambil piyama untuk dipakainya.


Setelah selesai Seyla naik di atas ranjang dan merebahkan tubuhnya.


"Sayang besok kamu masuk kantor jam berapa?" tanya Seyla menatap Satya


"Jam 8. Emang kenapa?" ucap Satya


"Aku ikut yaaaa. Bosan di rumah" ucap Seyla


"Tapi kalau aku ada pertemuan atau rapat gitu pasti kamu sendirian di ruangan aku" ucap Satya


"Aku kan bisa keliling Kantor" ucap Seyla

__ADS_1


"Sayang....aku bukan tidak ijinin kamu ikut aku ke kantor. Tapi...aku takut kamu kenapa-kenapa lagi. Aku besok akan sibuk dengan urusan kantor. Aku nggak bisa pantau kamu terus sayang.. " ucap Satya memberi pengertian pada Seyla


"Tapi...." Ucapan Seyla terpotong


"Kamu ajak Susan main aja ke sini untuk temenin kamu. Tapi.....kalian nggak boleh ke mana-mana." ucap Satya


"Mmmm baiklah. Aku akan telepon Susan besok" ucap Seyla memeluk Satya dan menutup mata


"Kamu mau tidur?" tanya Satya


"Hmmm" Seyla mengangguk


"Kok tidur???" tanya Satya lagi


Seyla membuka matanya dan menatap Satya...


"Trus ngapain?" tanya Seyla


"Aku pengen....." bisik Satya dan mencium leher Seyla


"Aku ingin cepat punya anak lagi" ucap Satya mencium perut Seyla


Seyla hanya menikmati setiap sentuhan yang diberikan Satya. Akhirnya mereka melakukan ritual suami istri sebelum memutuskan untuk tidur.


......


Satya sudah siap-siap ke kantor. Dia melihat Seyla yang masih tidur.


"Sayang...aku berangkat dulu..." ucap Satya dan mencium kening Seyla


Seyla terbangun dan meregangkan tangan nya.


"Kamu sudah siap sayang? Maaf yaa aku bangun telat. Ini semua juga gara-gara kamu" ucap Seyla memperbaiki selimutnya untuk menutupi tubuhnya yang tidak memakai kain sehelain pun


"Iya aku berangkat dulu. Oh iya kamu jangan kemana-mana kalau perlu sesuatu suruh pelayan saja" ucap Satya


"Hmmm" Seyla mengangguk

__ADS_1


Satya mendekati Seyla perlahan membuka selimut yang menutupi tubuh Seyla...


"Kamu mau ngapain?" tanya Seyla menahan selimut


"Aku haus..." ucap Satya menatap bagian dada Seyla


"Haus??? Kalau haus pergi di dapur saja. Sekalian juga kan kamu mau turun" ucap Seyla yang masih menahan selimut


"Sebentar saja....." ucap Satya langsung menarik selimut sampai di perut Seyla dan mulai mengh**** gunung kembar Seyla


Sedangkan tangan kanannya mere*** yang satunya lagi


"Sayang....sudahlah...kamu akan terlambat" ucap Seyla yang mulai terangsang dengan sentuhan Satya di bagian intimnya


Kini tangan Satya mulai turun ke bawah....


"Sayang kamu sudah ba***..." ucap Satya yang sudah menyentuh bagian bawah Seyla


Satya langsung melepaskan pakian kantornya dan melanjutkan aksinya....


Setelah sampai di puncak Satya tumbang di samping Seyla dengan nafas yang terengah-engah.


Satya bangkit dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan kembali tubuhnya yang penuh dengan keringat


Dia tidak pernah puas.....kemarin pagi dia melakukannya, terus malamnya, dan sekarang?? Hmmm. Gumam Seyla


Satya keluar dari kamar mandi dan memakai kembali pakiannya yang berserakan di lantai.


"Sayang kamu nggak mandi? Apa mau lagi???" tanya Satya sambil memakai dasinya


Lagi???? Ya ampunnn gumam Seyla


"Nanti aja kalau kamu sudah ke kantor. Lagian aku merasa sudah tidak bisa berjalan." jawab Seyla


"Maaf yaaaa. Lain kali aku akan melakukan nya perlahan. Aku pergi dulu" ucap Satya mencium kening Seyla kemudian keluar dari kamar.


Iya perlahan.... Tapi kalau sering-sering melakukan nya akan tetap sakit. Gerutu Seyla

__ADS_1


__ADS_2