Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Baikan #2


__ADS_3

Sementara pasangan Satya dan Seyla baru bangun pukul 12.00 setelah melakukan ritual suami istri beberapa ronde di pagi hari.


"Sayang ayo kita makan udah lapar nih" ajak Satya


"Yuk. aku juga udah lapar" balas Seyla


Mereka turun menggunakan lift menuju dapur, makanan sudah siap di atas meja. Seyla mengambilkan makanan untuk Satya kemudian mereka menyantap makanan dengan lahap.


Setelah selesai makan, mereka menuju ruang tamu untuk nonton tv.


"Sayang apa Indra dan Susan baik-baik saja?" tanya Seyla


"Mungkin" jawab Satya cuek


"Sayang....aku serius. Aku lihat ekspresi Indra tadi benar-benar marah apalagi wajah Susan sudah merah karena merasa malu" ucap Seyla lagi


"Sayang...kamu mau nonton tv atau tidak sih. Untuk apa kamu tanya-tanya soal mereka? Mereka bisa selesaikan masalah mereka sendiri" ucap Satya


"Kamu harus minta maaf" ucap Seyla


"Minta maaf?? Untuk apa? Aku kan hanya bicara kenyataan. Kalau kamu masih bicara tentang mereka aku akan melakukan seperti tadi pagi lagi" ucap Satya


Ha?? Lagi?? Apa dia sangat perkasa sehingga tidak kecapean?? Batin Seyla


"Iya-iya" ucap Seyla yang fokus kembali menonton tv


"oh iya sayang....mama kalau ada waktu akan datang ke sini untuk menjenguk mu" ucap Satya


"benarkah?" tanya Seyla


"iya sayang. nanti mama akan kabarkan aku kok." jawab Satya


"baguslah. sayang apa mama tidak marah tentang aku yang....."Seyla tidak bisa melanjutkan ucapannya

__ADS_1


"tidak usah kamu bahas. mama ngerti kok." potong Satya dan meletakan jari telunjuk nya menutup mulut Seyla agar tidak melanjutkan ucapannya yang akan membuatnya sedih


"makasih ya sayang" ucap Seyla memeluk lengan Satya dan bersandar di bahunya


"yang harus kita lakukan adalah selalu berusaha dan berdoa."ucap Satya membelai rambut Seyla


"hmmm" Seyla mengangguk


"yukkk" ucap Satya


"ke mana?" tanya Seyla


"berusaha." jawab Satya


"berusaha??" tanya Seyla tidak paham maksud Satya


"iya berusaha buat anak. ayo kita ke kamar buat anak" ucap Satya


"haa?? kamu......aku capek sayang...apa kamu tidak capek." ucap Seyla mencubit perut Satya


"sakit......" ucap Seyla


"maaf-maaf" ucap Satya mengelus hidung Seyla yang dicubit kemudian memeluknya


.......


Berbeda dengan Indra dan Susan yang baru bangun karena habis bertengkar.


Susan yang bangun lebih awal, menatap dan mengusap wajah Indra.


"Maafkan aku yaa" ucap Susan


"Maafkan aku juga" balas Indra yang bangun karena sentuhan Susan

__ADS_1


"Maaf, aku membangunkan mu" ucap Susan


"Nggak apa-apa." ucap Indra mencium kening Susan


"Udah siang ternyata. Aku mandi dulu setelah itu kita makan siang ya" ucap Susan dan beranjak dari tempat tidur


"Apa kita sudah baikan?" tanya Indra menahan tangan Susan


"Hmmm" Susan mengangguk lalu menuju ke kamar mandi


"Yesssssssss jadi malam ini aku dapat jatah...." ucap Indra senang dan langsung menuju kamar mandi


"Sayang buka pintunya....aku juga ingin mandi" teriak Indra di depan pintu kamar mandi


"Gantian sayang. Setelah aku baru kamu" ucap Susan


"Hmm baiklah" ucap Indra mengalah


Dari pada dia marah lagi. Gumam Indra


Tak lama Susan keluar dari kamar mandi hanya dibaluti handuk pendek dia langsung menuju depan lemari untuk mengambil pakaian gantinya


"Wawwwwwwwww" ucap Indra menelan sali*****


"Jangan macam-macam" ucap Susan yang paham maksud Indra


Hmmmmm Indra segera masuk ke kamar mandi sebelum dia tidak bisa menahan nafsunya...


"Aku tunggu di bawah yaaaa. Baju kamu ada di atas ranjang" ucap Susan kemudian turun ke bawah


15 menit Indra keluar dari mandi kemudian langsung memakai pakaian yang disediakan Susan lalu turun di bawah


"Sayang maaf yaa lama nunggunya." ucap Indra yang melihat Susan sudah siap di meja makan

__ADS_1


"Nggak apa-apa kok." ucap Susan


Indra dan Susan menyantap makan siang dengan lahap.


__ADS_2