Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Kekhawatiran Satya


__ADS_3

"Apa.....Seyla hamil sebelum menikah denganmu?" tanya Mama to the point


"I...i..iya mah." Jawab Satya terbata-bata


"Jemput mama ke Bandara, mama akan segera terbang ke Indonesia." ucap Mama


"Apa? Mama mau datang ke Indonesia? Apa mama sudah baik-baik saja?" tanya Satya yang mengetahui kalau mamanya sedang sakit


"Iya. Mama sudah baikan." jawab Mama


"Mama datang dengan siapa? Apa papa akan ikut?" tanya Satya lagi


"Tidak... Hanya mama sendiri. Papa membantu Satria untuk mengurus perusahaan di sini." jawab mama


"Loh.... Masa nggak ada yang nemenin mama" ucap Satya keberatan kalau mamanya pergi sendirian


"Mama akan naik jet pribadi. Jadi nggak usah khawatir. Sudah mama tutup teleponnya" ucap mama dan memutuskan sambungan telepon


"Apa mama kamu akan datang?" tanya Indra


"Iya. Sepertinya mama......" ah semoga saja tidak. Oh iya jangan sampai Seyla tau tentang ini, karena Seyla dari dulu menghawatirkan kalau mama akan tau jika dia sudah hamil sebelum menikah." ucap Satya


"Iya-iya. Nanti aku saja yang akan menjemput mama kamu di Bandara. Kamu jagain Seyla saja" ucap Indra


"Oh iya-iya" jawab Satya kemudian masuk kembali ke ruangan Seyla

__ADS_1


"Sayang....kok lama bangat." tanya Seyla yang melihat Satya


"Nggak apa-apa kok." jawab Satya menyembunyikan perasaan khawatir pada Seyla, ia takut kalau mamanya akan menginterogasi Seyla.


"Sayang....kita pulang saja yaaaa. Aku bosan di rumah sakit" rengek Seyla


"Nggak sayang. Kamu belum diijinkan Dokter untuk pulang" ucap Satya


"Please......." ucap Seyla memohon


"Baiklah. Aku akan tanyakan dulu pada Dokter." ucap Satya karena tidak tega menolak permintaan istrinya


Kebetulan Dokter datang ke ruangan untuk memeriksa Seyla.


"Saya ingin memeriksa keadaan Nona Seyla" ijin Dokter pada Satya


"Boleh saja. Tapi...jangan sampai nona Seyla terlalu cape atau pun banyak pikiran" ucap Dokter yang takut menolak permintaan Satya


"Iya Dok" ucap Seyla dengan senang karena dia diijinkan Dokter untuk pulang


"Saya akan memberikan vitamin untuk Nona. Jangan lupa diminum" ucap Dokter kemudian pamit mengambil vitamin


Setelah mengurus kepulangan Seyla. Satya dan Seyla langsung pergi menuju rumah


......

__ADS_1


Sesampainya di rumah Satya menggendong Seyla menuju kamar.


"Aku masih bisa berjalan sayang..." ucap Seyla


"Nanti kamu cape. Sudahlah kamu jangan protes kamu akan membayarnya ini nanti" ucap Satya genit


Hmmm ternyata ada maunya. Gumam Seyla


Susan yang diberitahu Indra tentang Seyla sudah boleh pulang menunggu Seyla di ruang tamu...


"Seyla...." panggil Susan menghampiri Seyla


"Sayang....turunin aku. Malu." minta Seyla pada Satya


"Tidak. Kamu tidak boleh berdiri lama-lama nanti cape" ucap Satya


"Nggak apa-apa Seyla. Kamu nggak perlu turun. Aku hanya senang kamu sudah boleh pulang. Sekarang gih kamu ke kamar istirahat" ucap Susan


Seyla menuju kamarnya yang posisinya masih digendong Satya.


"Sekarang kamu istirahat yaaa. Nggak ada penolakan. Aku mau mandi dulu." ucap Satya setelah merebahkan Seyla di atas ranjang.


"Hmmm" ucap Seyla mengalah dengan Satya


15 Menit kemudian, Satya keluar dari kamar mandi, dia langsung memakai bajunya. Kemudian Satya berbaring di samping Seyla yang sudah tidur.

__ADS_1


"Kamu tenang saja sayang. Aku akan menjelaskan pada mama apa yang terjadi di antara kita. Aku yakin mama akan mengerti." ucap Satya kemudian memeluk istri tercintanya itu.


__ADS_2