Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Beritahu Satya


__ADS_3

Setelah Indra mengantar Susan, ia langsung ke Kantor untuk menemui Satya


Sesampainya Indra di Kantor, ia menuju ruangan Satya dan langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


"Heii apa kamu tidak tau cara masuk di ruangan atasanmu?" Tanya Satya yang kaget ketika Indra masuk tanpa mengetuk pintu


"Ada yang ingin aku beritahu padamu penting" ucap Indra tanpa menjawab Satya


"Ada apa? Kenapa wajahmu sangat serius? Apa kamu ada masalah? Atau apa ada berita buruk tentang Orang tuaku? Atau?" Tanya Satya penasaran


Satya mendekati Indra yang duduk di Sofa dan duduk di samping Indra.


"Ini tentang Seyla." jawab Indra


"Apa? Seyla? Ada apa dengannya?" tanya Satya


"Seyla hamil." Jawab Indra


Apa? Ha..hamil? Tanya Satya lagi untuk memastikan apa yang didengarnya itu tidak salah


"Iya hamil. Dan itu anakmu." Jawab Indra


Satya menjadi lemas seketika, ia ingin rasanya memaki dirinya karena membiarkan Seyla menanggung itu sendirian

__ADS_1


"Apa kejadian itu pada saat kita bertemu Pak Adi di Hotel?" Tanya Indra


"Iya. Aku mabuk saat itu." Jawab Satya


"Bukankah kamu akan mengantar Seyla setelah pertemuan kita dengan Pak Adi?" Tanya Indra lagi


"Aku melihatnya tidur pulas. Aku juga capek makanya aku memutuskan untuk mengantarnya besok saja. Dan aku hanya tidur di sofa, tapi setelah aku mencoba untuk tidur aku tidak bisa tidur dan memesan minuman saat itu. Aku menghabiskan semua minumannya dan...dan setelah itu aku tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya." Jelas Satya panjang lebar


"Berarti kalian melakukannya dalam keadaan mabuk karena sudah berada di bawah pengaruh alkohol." Ucap Indra


"Mengapa Seyla mabuk setelah pertemuan kalian malam itu? Apa kamu memaksanya untuk minum?" Tanya Indra lagi


"Rekan bisnisku yang memaksa kami untuk minum setelah itu kami diijinkan untuk pulang. Kalau saja dia tidak penting aku sudah menghajarnya dan menolak permintaannya itu." Jawab Satya


"Itu pertama kali Seyla minum, sehingga membuatnya mabuk walau hanya sedikit. Sekarang kamu harus pergi menemui Seyla." ucap Indra


"Baiklah." Ucap Indra


Satya segera meninggalkan kantor dan menuju kontrakan Seyla.


Setelah sampai di depan kontarakan Seyla. Satya belum turun dari mobil. Dia masih memulihkan kekuatannya untuk menemui Seyla setelah sebulan mereka tidak bertemu.


"Maafkan aku Seyla" ucap Satya dan meneteskan air matanya.

__ADS_1


Setelah beberapa menit Satya dalam mobil ia menghapus air matanya dan memberanikan diri untuk turun dari mobil.


Satya sudah berada di depan pintu dan mengetuk pintu.


Tok..tok..tok...


Susan membuka pintu


"K..k..kamu?" Ucap Susan kaget melihat siapa yang mengetuk pintu


"Indra sudah menceritakan semua padaku. Aku datang ingin bertemu Seyla. Apa Seyla ada?" Tanya Satya


"Ada. Seyla di kamar. Kamu masuk saja." Ucap Susan


Satya segera masuk dan menuju kamar Seyla


Satya melihat Seyla yang berbaring di atas kasur dan membelakanginya. Perlahan Satya mendekati Seyla.


"Seyla..."panggil Satya dan menyentuh bahu Seyla


Seyla yang mengenal suara itu langsung menoleh melihat arah suara itu


"Sa..sa..sa..Satya?" Ucap Seyla dengan terbata-bata dan kaget melihat Satya yang sekarang sudah berada di kamarnya.

__ADS_1


Seyla langsung bangkit dari tempat tidur dan menjauh dari Satya.


"apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Seyla tanpa sadar dia sudah meneteskan air mata


__ADS_2