Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Hari Pernikahan


__ADS_3

Akhirnya hari pernikahan tiba......


Seyla sekarang berada di ruang Make Up ditemani Susan yang sudah berdandan cantik pula.


Satelah semua selesai, Seyla keluar untuk menghampiri calon suaminya didekat penghulu. Satya sangat kagum dengan kecantikan Seyla begitu juga Seyla yang kagum dengan ketampanan Satya


Begitu juga Satria yang melihat betapa cantiknya Seyla.....


aku turut bahagia dengan pernikahan mu Seyla dan aku bahagia jika yang bersanding denganmu adalah Adikku. Setidaknya aku bisa merelakanmu, aku yakin kamu Pasti akan dijaga oleh Satya. gumam Satria


Media yang hadir selalu mengambil potret Seyla dan Satya serta selama pernikahan itu berlangsung


Para tamu undangan......


Waw dia cantik sekali....


Dia sangat cocok dengan Tuan Satya...


Dia wanita yang sangat beruntung....


ah andai saja aku yang disitu....


...........


Sementara Indra yang melihat Susan didekat Seyla terpana juga dengan kecantikannya.


Susan cantik sekalii....gumam Indra


Tidak lama Ijab Kabul dimulai. Satya mengucapkan Ijab Qabul dengan lancar tanpa ada yang salah satu katapun


"Sah?....Penghulu


SAH......... ucap semua tamu undangan


............


"selamat ya Seyla, Satya mama doakan kalian bahagia selamanya dan cepat berikan cucu pada mama" bisik mama


"Selamat ya Nak. jaga Istrimu dengan baik" ucap Papa


"Selamat ya Seyla, Satya. semoga kalian bahagia dan menjadi keluarga yang Sakina, Mawadah, Warahmah." ucap Satria


Satria mendekat di telinga Satya...

__ADS_1


"Kalau kamu buat dia menangis atau menyakitinya aku akan mengambil Seyla darimu. Ingat itu" bisik Satria


"Kamu jangan harap ya Kakakku sayang. Aku tidak akan memberimu kesempatan sedikitpun untuk mengambilnya dariku" balas Satya yang berbisik di telinga Satria


Apa yang sedang mereka bicarakan? kenapa pakai bisik-bisik segala? seperti sedang gosip saja." gumam Seyla


"Selamat ya Seyla sayang. Semoga kamu bahagia" ucap Susan


" Selamat ya Nona Seyla Setiawan dan Tuan Mahendra Satya Setiawan aku turut bahagia atas pernikahan kalian. semoga kalian bahagia" ucap Indra


Acara pun berakhir dengan sesi foto-foto.


..............


Seyla dan Satya sampai ke rumah begitu juga dengan orang tua Satya dan kakaknya


Satria langsung menuju kamarnya, karena dia akan segera pulang ke luar negeri.


"Aku dan Seyla ke kamar dulu sekalian untuk istirahat" ucap Satya


" hmm iya cepat buatkan mama dan papa cucu" ucap Mama tertawa


"siap mah" ucap Satya sedangkan Seyla malu-malu


"Satria..." panggil mama


"iya mah masuk" jawab Satria


"Sayang kenapa kamu tidak tunggu mama dan papa pulang saja? Kita kan bisa berangkat sama-sama. Buru-buru amat sih" ucap Mama


"Nggak bisa Mah. Satria tidak bisa meninggalkan perusahaan terlalu lama" ucap Satria


"kalau berangkat besok itu tidak terlalu lama sayang. Kan ada Sekretaris kamu yang gantikan kamu selama kamu tidak ada" Ucap Mama


"nggak bisa Mah. Maaf ya. Satria tidak bisa turutin keinginan mama." Ucap Satria


"Baiklah kalau memang itu keputusan kamu. Kamu sudah pamit sama Satya dan juga Seyla?" tanya mama


"nanti mama yang sampaikan saja kalau Satria pulang hari ini. Satria takut ganggu mereka Mah" jawab Satria


"baiklah, nanti mama sampaikan" ucap Mama


.............

__ADS_1


Sementara Indra mengantar Susan pulang ke Kontrakan. Setelah sampai di depan Kontrakan Susan turun dari mobil diikuti Indra


"makasih ya.." ucap Susan


"iya sama-sama" ucap Indra


"Susan kamu nggak takut sendirian di Kontrakan? tanya Indra


"nggak kok." jawab Susan


"kamu masih kerja di restoran? tanya Indra


"iya masih. kalau Seyla sudah resign dari Restoran" jawab Susan


"Kenapa kamu nggak melamar kerja di Perusahaan SetiOne saja?" tanya Indra supaya dia bisa bertemu Susan tiap hari.


Cie-cie Indra sudah mulai jatuh cinta deh. hehehe


"Aku nggak percaya diri Ndra lamar kerja disitu. Karyawan disitu kan orang-orang hebat semua" jawab Susan


"kamu rasa kamu nggak hebat gitu?" tanya Indra


"mmmmm...." jawaban Susan terpotong


"Aku akan jadikan kamu sekretaris Aku yang akan membantuku mengerjakan tugas dan keperluan Tuan Satya. Lagian Tuan Satya tiba-tiba saja meminta ini dan itu. kamu tau kan Tuan Satya tidak suka kerja yang loading. Jadi, aku membutuhkan kamu untuk membantuku." potong Indra


"Tapiiii....." jawab Susan


"Nggak ada tapi-tapian. Kamu juga tau kan aku tidak suka ditolak?" Ucap Indra


Apa aku terima saja yah. Ini akan jadi kesempatan aku bisa bertemu dengannya setiap hari. gumam Susan


"Sebenarnya tuan Satya dari dulu ingin aku mencari seseorang yang bisa membantuku untuk melakukan tugasku. Tapi aku belum menemukan yang cocok. Dan sekarang aku putuskan kamu yang akan membantuku. Oke?" ucap Indra seraya tersenyum menatap Susan


aduuuuhh gimana aku bisa menolaknya coba. Melihat senyumannya saja buat aku tambah jatuh cinta padanya. gumam Susan


"baiklah" ucap Susan tersenyum pula membalas senyuman Indra


"Kamu mulai kerja besok. Dan jangan lupa segera masukan surat resign di Restoran. Oke? aku akan menjemputmu" ucap Indra


"mmm kamu tidak perlu menjemputku aku akan....." jawaban Susan terpotong lagi karena Indra


"tidak ada penolakan." potong Indra dengan segera masuk Mobil dan pergi meninggalkan Susan. yang masih berdiri mematung

__ADS_1


Nggak apa-apa deh. Lagian aku suka dijemput olehnya. Gumam Susan dengan wajah yang sudah merah merona


__ADS_2