Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Pulang ke Rumah


__ADS_3

1 minggu kemudian Seyla baru di ijinkan Satya pulang ke rumah. Sarya sudah minta ijin sama dokter. Seyla senang akhirnya tidak akan mencium aroma rumah sakit dan obat-obatan lagi.


"Akhirnya......" ucap Seyla sambil merentangkan tangannya menghirup udara pagi saat mereka sudah sampai di depan rumah


"Kamu senang sayang?" Tanya Satya yang melihat ekspresi Seyla


"Iya dong" jawab Seyla


Sementara Indra membantu Satya mengeluarkan barang dari bagasi mobil


"San kita jalan-jalan di taman yuk" ajak Seyla pada Susan


"Oke" ucap Susan


Seyla dan Susan sedang jalan-jalan di taman belakang rumah. Mereka sangat menikmatinya sesekali melempar tawa


"Pak bawa barang ini masuk" perintah Satya pada salah satu penjaga rumah


"Satya kita susul mereka yuk" ajak Indra


"Yuk" ucap Satya


Jarak Satya dan Indra tidak terlalu jauh dari Seyla dan Susan, mereka hanya menatap istri mereka yang sedang bahagia dan ikut tersenyum.


"Pak suruh Bibi ambilkan minum untuk kami" perintah Satya


Satya dan Indra menghampiri Seyla dan Susan yang duduk di bangku panjang yang ada di taman tersebut


Tidak berapa lama minuman mereka datang.....


"Makasih..." ucap Seyla dan Susan bersamaan

__ADS_1


"Kalian tidak berangkat ke kantor?" Tanya Seyla


"Seyla hari ini libur" jawab Susan Seyla


"Oh iya....jadi lupa. Hahhha" ucap Seyla


Mereka tertawa bersama dengan Seyla yang lupa bahwa hari ini libur.


Kring.....kring.....


Ponsel Satya berdering.....


"Mama?" Ucap Satya dan langsung menjawabnya


"Halo mah....."


"Sayang kamu di mana? Apa Seyla sudah baikan?" Tanya mama yang mengetahui tentang hal buruk yang menimpa Seyla


"Oh syukurlah kalau begitu. Kalau mama punya waktu mama akan datang menjenguk Seyla." ucap Mama


"iya mah. Nanti kabarin Satya" ucap Satya


"iya sayang. mama tutup telepon nya" ucap mama dan memutuskan sambungan telepon


"Sayang yuk masuk. Istirahat." Ucap Satya


"Tapi aku masih suka di sini sayang..." rengek Seyla yang belum puas di taman


"Iya Seyla kamu harus istirahat. Kami pamit pulang juga" ucap Susan


"Iya Seyla.." tambah Indra juga

__ADS_1


"Mungkin suami kamu lagi pengen, soalnya udah beberapa hari free. Hehe" bisik Indra pada Satya


"Iya aku lagi pengen nih sayang. Kita kan tahu tempat yang mana harus ritual dengan tidak. Emangnya kita sama dengan kalian yang ritualnya di rumah sakit" balas Satya dengan volume keras


"Ka...ka...kamu tahu??? Bukankah kamu sudah tidur?" Tanya Indra kaget


"Gimana mau tidur dengar ada yang sedang....." Satya tidak bisa melanjutkan ucapannya


"Stop....jangan teruskan. Apa kamu ingin mempermalukanku?" Potong Indra yang menutup mulut Satya


"Ah..lepaskan" teriak Satya dan melepaskan tangan Indra


"Sayang...sudahlah jangan dibahas. Kasihan Susan" ucap Seyla yang melihat Susan sangat malu dan terus menunduk


"Abis suami kamu yang mulai Susan. Aku hanya melanjutkan. Bahkan aku tahu ritual kalian berakhir di kamar mandi. Hahahahahahhahahaah" ejek Satya dengan tertawa terbahak-bahak


"Dasar....atasan tidak punya perasaan, sahabat tidak punya rahasia. Masa aib sahabat sendiri dibongkar." Ucap Indra dengan menarik tangan Susan lalu pergi meninggalkan Satya yang masih tertawa


"Sayang....kamu sih...pake bahas itu segala." Ucap Seyla yang memukul paha Satya"


"emang gue pikiran. Hahha" teriak Satya yang masih saja tertawa


"Sayang......." Seyla pergi juga meninggalkan Satya yang masih tertawa


"Sayang tunggu suami kamu ini..." ucap Satya dan menyusul Seyla


"Sayang lepaskan, turunkan aku" ucap Seyla yang digendong Satya


"Tidak akan" ucap Satya


Penjaga dan pelayan di rumah yang menyaksikan pemandangan itu turut senang karena majikan mereka sudah bisa tertawa lagi saat musibah yang menimpa kemarin.

__ADS_1


__ADS_2