Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Keceplosan


__ADS_3

Tap...tap...tap...langkah Satria dan Raisa masuk ke dalam rumah.


"Mah, Pah," ucap Satria mencium dan memeluk mama dan papanya bergantian sementara Raisa mencium tangan orang tua Satria


Ting....


Pintu lift terbuka, Seyla keluar dari lift bersama Raka.


"Kak Satria" panggil Seyla menghampiri mereka di ruang tamu


Mereka menoleh ke arah suara itu.


Raisa??? Apa Raisa yang pura-pura jadi istri Kak Satria?? Apa mungkin Kak Satria mengajak sekretarisnya?? tapi, masa iya kan di sini hanya dua atau tiga hari saja. Gumam Seyla saat melihat wanita yang disamping Satria adalah Raisa.


"Halo Raka sayang. Uncle kangen bangat sama kamu. Satya masih di kantor ya??" ucap Satria menggendong Raka


"Iya kak" ucap Seyla


"Oh iya kalian istirahat saja dulu fan pisah kamar, kalau sudah halal baru boleh satu kamar" ucap Mama


Satria dan Raisa salah tingkah mendengar ucapan Mama


"Baik Ma." ucap Satria lalu Raka diberikan kepada Seyla


apa benar jika Raisa yang berpura-pura jadi istri Kak Satria?? kenapa?? bukankah Raisa sudah punya suami?? astaga Kak Satria bukankah banyak wanita yang belum bersuami di sana?? kenapa harus milih yang sudah punya suami?? Gumam Seyla.


"Ayo aku antar ke kamar. Di mana kamarnya Ma??" tanya Satria


"Di samping kamar kamu" jawab Mama

__ADS_1


"Oh iya ma. Ayo" ucap Satria


"Baik pak" ucap Raisa


"Apa????? Pak?????" tanya mama kaget mendengar calon menantunya memanggil anaknya "pak"


Deg.....


Mati aku.....gumam Raisa


"Oh dia belum terbiasa memanggil namaku ma" jawab Satria


"Emangnya kalian ketemu di mana??" tanya Mama seperti menginterogasi


"Di kantor ma." jawab Satria


"Raisa tante" jawab Raisa gugup


"Raisa??? Sepertinya mama pernah mendengar nama itu." ucap mama sambil berpikir


"Oh itu Raisa yang pernah aku katakan sama mama dulu waktu di Amerika. Sekretarisnya kak Satria yang sudah menikah. Tapi, ini Raisa yang berbeda ma" Seyla menjawab pertanyaan Mama


"Kamu kenapa sangat yakin kalau dia Raisa yang berbeda??" tanya Mama mulai curiga


"Seyla pernah melihatnya ma. Dan Raisa yang ini, aku baru pertama kali melihatnya, makanya aku yakin kalau ini bukan Raisa sekretaris Kak Satria yang sudah menikah" jelas Seyla


Maafkan Seyla berbohong sama mama. Gumam Seyla


"Sudah ma. Biarkan mereka istirahat dulu. Sebantar nanti kita tanya-tanya lagi" ucap Papa

__ADS_1


"Ayo Ra" ajak Satria dan menggenggam tangan Raisa menuju kamar


"Tuh, lihat mereka sangat serasi" ucap Seyla


Hmmmm. Mama mendesah. Lalu pergi meninggalkan Papa dan Seyla.


Sementara Raisa sudah sampai di kamarnya, Satria ikut masuk dan menutup pintu.


Mati aku. Tuhan bantu aku. Gumam Raisa pucat


"Kamu....."


"Maafkan saya" potong Raisa dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


Satria mengambil nafas dalam lalu mengeluarkannya secara perlahan.


"Tidurlah. Aku akan membangunkanmu waktu makan malam tiba" ucap Satria yang tidak tega melanjutkan memarahi Raisa.


Satria hendak pergi, tiba-tiba Raisa menahan tangannya.


"Maafkan saya pak." ucap Raisa lagi


"Kalau kamu benar-benar menyesal bicarlah informal denganku dan jangan berbuat kesalahan lagi." ucap Satria lalu melepaskan tangan Raisa dari tangannya lalu keluar dari kamar.


Bodoh bodoh bodoh bodoh. Hanya seperti itu saja aku tidak bisa. Ada apa denganku?? Hiks..hiks...aku harus bisa. Ini demi Frankie dan masa depan aku. Karena jika sudah dipecat dari perusahaan SetiaOne tidak akan mudah diterima oleh perusahaan lain. Ucap Raisa


💦💦💦💦💦💦


JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, VOTE, DAN BERI RATE YA🙏😊

__ADS_1


__ADS_2