
Indra keluar dari ruangan VVIP ingin mengejar Intan, tapi Intan sudah masuk ke dalam mobilnya dan pergi dari restoran
"Aku ke kantor saja, mungkin dia hanya rindu pada anaknya." Ucap Indra lalu masuk mobil dan melaju ke kantor
Sementara Seyla masih berada di kantor Satya. Ia akan pulang bersama Satya.
"Sayang, apa Indra masih bersama Intan sekarang?" Tanya Seyla
Satya yang fokus pada layar Laptopnya tidak mendengar pertanyaan Seyla
"Sayang...." teriak Seyla
"Kenapa kamu teriak sayang?" Tanya Satya yang kaget dengan suara Seyla
"Kamu sih yang nggak dengar pertanyaan aku" jawab Seyla cemberut
"Oh maaf. Emang apa yang kamu tanyakan??" Ucap Satya
"Coba kamu telepon Indra. Tanyakan apa dia masih bersama Intan sekarang." Titah Seyla
"Sayang, kalau sudah selesai pasti Indra akan langsung ke kantor kok. Kamu nggak usah pikir yang tidak-tidak" ucap Satya
Tok....tok....
"Masuk" ucap Satya
"kamu Ndra tumben ketuk pintu." ucap Satya melihat Indra yang masuk dalam ruangannya
"Iya aku mengetuk pintu karena aku berpikir Seyla pasti masih di kantor. Aku nggak mau mengganggu kalian jika melakukan sesuatu. Haha" ucap Indra
__ADS_1
"Oh iya kebetulan kamu datang. Seyla terus menanyakanmu" ucap Satya
"Ada apa?? Kenapa kamu terus menanyakanku?" Tanya Indra
"Apa yang kalian bicarakan?? Apa tentang bisnis?? Atau???" Tanya balik Seyla dengan tatapan mencari tahu
Apa aku katakan yang sejujurnya saja yaa. Dari pada Seyla akan memberi tahukan pada Susan tambah ribet pasti. Apalagi Susan sedang hamil, aku nggak mau buat dia sedih. Gumam Indra
"Kenapa bengong??? Apa kamu melakukan sesuatu dengannya???" Tanya Seyla lagi
"Sayang, kamu seperti sedang menginterogasi Indra" ucap Satya
"Aku akan bilang jujur padamu, tapi ada syaratnya." Ucap Indra mencoba bernegosiasi dengan Seyla
"Astaga....emang apa yang kalian lakukan sehingga kamu seperti itu?" Tanya Satya
"Ok. Tapi, tergantung apa yang kalian lakukan" ucap Seyla setuju
Astagaaaa kalau itu sama saja. Gumam Indra
"Oke. Tadi dia minta ijin memelukku...." Ucap Indra
"Apa?????kenapa dia ingin memelukmu??? Apa dia ingin menggodamu?" Potong Seyla
"Astagaaaa Seyla...dengar aku dulu. Aku belum selesai..." ucap Indra yang mulai emosi
"Oke. Cepat katakan apa yang selanjutnya terjadi" ucap Seyla
Satya hanya menyimak saja pembicaraan antara sahabat dan istrinya itu.
__ADS_1
"Dia ingin memelukku karena dia rindu dengan anaknya. Tapi, dia belum bisa kembali ke Amerika karena masih menemani suaminya di sini." Ucap Indra
"Lalu?? Apa kalian berpelukan?" Tanya Seyla
"Iya. Dia...." Indra tidak bisa melanjutkan ucapannya
"Apa???? Berarti kamu mau dipeluk sama dia????" Potong Seyla
"Aku tidak menerima dan menolak. Dia langsung memelukku. Bahkan sepertinya dia menangis saat dia memelukku. Lalu dia langsung pergi." Tambah Indra
"Kenapa dia menangis??" Tanya Seyla lagi
"Ya aku nggak tahu. Aku mengejarnya karena ingin menanyakannya, tapi dia sudah terlebih dahulu pergi" jawab Indra
"Mungkin karena dia memang merindukan anaknya. Pasti anaknya mirip seperti kamu Ndra. Makanya dia ingin memelukmu" ucap Satya
Apa iya???? Tapi semoga saja. Gumam Seyla
"Hmm mungkin" ucap Indra
"jadi sayang, kamu nggak usah berpikir yang tidak-tidak tentangnya. Dia pasti sangat menyayangi anaknya. nggak mungkin dong dia mau menggoda pria lain" ucap Satya
"hmmm semoga saja" ucap Seyla
MAAF YAπ AKU UP HANYA 1 EPS SAJA. MASIH SIBUK SOALNYA.
DITUNGGU SAJA KELANJUTANNYA. YANG PASTINYA SEMAKIN SERUππ
JANGAN LUPA VOTE YAππ
__ADS_1