
Keesokan harinya Seyla bangun lebih awal. Dia melihat Satya di sampingnya.
"Makasih atas semuanya" ucap Seyla dan mengusap wajah Satya
Satya perlahan membuka matanya..
"Makasih juga sayang" ucap Satya yang sudah bangun
"Maaf yaa aku membuatmu bangun" ucap Seyla
tok..tok..tok..
"Satya, Seyla, kalian sudah bangun sayang?" panggil mama
Satya dan Seyla yang mendengar Mama memanggil mereka segera memakai pakaian dan membuka pintu.
"Iya Mah" jawab Satya setela membuka pintu
"Sekarang siap-siap antar mama dan Papa ke Bandara" ucap Mama
"Mama pulang hari ini?" tanya Seyla
" Iya sayang. Kalau Satya macam-macam segera hubungi mama yah. Nanti mama kasih pelajaran sama suamimu ini" Ucap Mama
"Iya Mah." jawab Seyla
"Cepat mandi dan jangan lupa keramas, mama tunggu di bawah" ucap Mama senyum-senyum dan turun ke bawah
"Iya mah" ucap Satya sedangkan Seyla tidak menjawabnya karena malu.
"Sayang kita mandi berdua saja yaa" Ucap Satya
"Nggak. Aku duluan. Aku cepat kok mandinya" ucap Seyla dan langsung pergi menuju kamar mandi.
Bisa-bisa dia akan mengulangi lagi jika melihatku tidak berpakaian. gumam Seyla dalam kamar mandi
"hari ini iya, tapi nggak lain kali. ingat itu" ucap Satya
"huuuuu mesum" gumam Seyla
__ADS_1
sambil menunggu gilirannya untuk mandi, Satya menelpon Indra.....
tut..tut..tut..
"Hallo tuan ada apa?" tanya Indra setelah telepon tersambung
"Kamu ke Bandara sekarang. Mama, Papa dan Kak Satria akan pulang hari ini" ucap Satya
"baiklah. Tapi tuan Satria sudah pulang semalam" ucap Indra
"pulang semalam? kok aku nggak tau?" tanya Satya
"Iya, semalam tuan Satria aku antar di Bandara. Mungkin mamamu belum beri tahu" ucap Indra
"baiklah aku akan tanyakan sama Mama. Kita akan ketemu di Bandara." Ucap Satya
"Tuan..." panggil Indra sebelum Satya mematikan telepon
"ada apa?" tanya Satya
"ada yang ingin aku bicarakan padamu tapi nanti di Bandara saja" jawab Indra
Seyla sudah ganti baju. Dia menggunakan kesempatan itu saat Satya sedang bicara di telepon yang membelakangi lemari
"Sayang, mandi sana" ucap Seyla
Satya membalik badannya dan melihat Seyla yang sudah siap
"Kamu kapan ganti bajunya?" tanya Satya
"Tadi, saat kamu sedang bicara di telepon. Makasih yah bajunya bagus" jawab Seyla senyum-senyum
"oh awas kamu yaaaaa" ucap Satya dan mendekat ke arah Seyla
Setelah sampai didekat Seyla, Seyla segera mendorong Satya menuju kamar mandi
"Cepat sayang kita sudah ditunggu mama" ucap Seyla
"oke." Ucap Satya pasrah
__ADS_1
........
Satya dan Seyla yang sudah siap langsung turun ke bawah dan menghampiri mama dan Papa
"Mah kak Satria sudah pulang?" tanya Satya ketika sudah berhadapan dengan mama
"Iya sayang. Dia tidak sempat bertanya padamu karena takut mengganggumu. Mama sudah mengajaknya untuk pulang bersama tapi kakakmu tidak mau" jawab Mama
Apa karena dia tidak sanggup melihatku dan Seyla? Aku paham kok. Pasti dia tidak bisa melihat aku dan Seyla. gumam Satya
"Ya sudah kita ke Bandara sekarang." ucap Satya
"Ayo" Ucap mama dan papa
Pembantu yang ada segera membawa barang dan memasukannya ke bagasi mobil Satya
Satya menyetir dan Seyla duduk di samping Satya sedangkan Mama dan Papa duduk di bangku belakang
..........
Sesampainya di Bandara sudah ada Indra yang menunggu mereka. Indra segera menghampiri mobil Satya dan membawa barang yang ada
"Kalian hati-hati ya di sini. Satya jangan buat istrimu menangis" ucap Mama
"Kalau ada apa-apa segera hubungi kami" ucap Papa
" Iya mah, Pah" ucap Satya dan Seyla bersama
"Indra kamu segera cari calon istri yaa" ucap mama dan tersenyum melihat Indra
"Aku akan membantu Indra mencari jodoh mah" jawab Satya dengan senyum mengejek Indra
"Iya mah, dia sudah ada calonnya tapi belum berani melamarnya saja" tambah Seyla
Sedangkan Indra hanya diam dan salah tingkah ketika mereka membahas tentang jodohnya
"Kami tunggu kabar baiknya ya Indra" ucap mama
.......
__ADS_1
mama dan papa sudah pergi. Sementara Indra menunda apa yang ingin disampaikan pada Satya. Dia paham Satya ingin cepat berduaan lagi dengan istrinya.