
Satya tidak ke kantor untuk 3 hari karena ingin menikmati suasana pengantin baru di rumah bersama Seyla. Sedangkan Indra yang akan mengganti urusan Satya sementara.
Indra sudah dalam perjalanan menuju kontrakan Susan untuk menjemputnya ke kantor sekalian mengantar surat resign untuknya dan Seyla
Susan sudah menunggu Indra di depan kontrakan dia tidak mau Indra menunggu karena hari ini hari pertama Susan bekerja di perusahaan SetiaOne sebagai sekretaris Indra
Mobil berhenti di depan kontrakan, Susan segera menghampiri mobil itu.
Susan segera masuk dan duduk di samping Indra.
"Kita ke Restoran dulu yaaa untuk mengantar surat resign kamu dan Seyla" Ucap Indra memulai pembicaraan
"Iya Ndra"Ucap Susan
"Kamu harus memanggilku Pak saat di kantor dan ketika hanya kita berdua kamu bisa memanggilku apa saja." ucap Indra
"Iya, aku paham kok" Ucap Susan
" Kamu nggak nanya aku, kamu bisa panggil aku apa saja saat hanya kita berdua?" tanya Indra
Nggak peka amat sih. Gumam Indra
"mmm aku paham kok. Kalau di luar kantor aku bisa memanggilmu Indra seperti saat ini. Iya kan?" ucap Susan
Dasar.... wanita ini nggak peka amat sih. aku itu maunya kamu manggil aku apa saja, misalnya sayang, bebeb, atau apa kek. gumam Indra
"hmm" jawab Indra
Emangnya aku harus panggil kamu apa? kita kan nggak menjalin hubungan yang spesial. ngapain aku harus memanggil kamu dengan sebutan lain selain nama kamu? hmm aneh. Gumam Susan
Mereka sampai di Restoran tempat Seyla dan Susan bekerja. Susan turun dari mobil dan Indra hanya menunggu di mobil. Dia tidak ingin turun karena masih kesal sama Susan yang nggak peka itu.
"Pagi....." Ucap Susan yang sudah masuk di Restoran
"Wah kamu kenapa pakai baju seperti itu? seperti mau ke kantor aja" Ucap salah satu pelayan
__ADS_1
"Pak Burhan ada?" Tanya Susan pada pelayan tersebut
"Iya ada. Tuh." Jawab pelayan dan menunjuk ke arah Pak Burhan pemilik Restoran
"Oh iya. Makasih ya" ucap Susan dan segera menghampiri Pak Burhan
"Pak" Ucap Susan
"Oh Susan. Seyla mana? kok nggak berengan sama Seyla. Apa dia sakit?" tanya Pak Burhan
"Sebenarnya maksud kedatangan saya pak ingin memberikan surat resign saya dengan Seyla
"Kamu ingin resign ?kenapa? kalau Seyla mungkin karena Suaminya tidak mengijinkan. lagian suaminya juga kan banyak uang ngapain juga dia harus kerja" ucap Pak Burhan
"Saya Alhamdulillah akan bekerja di perusahaan Pak." ucap Susan
"Perusahaan apa kalau boleh tau?" ucap salah satu pelayan yang mendengar pembicaraan Susan dan Pak Burhan
"Perusahaan SetiaOne" jawab Susan
"Apa maksud kamu?" Tanya Indra yang mendengar perkataan pelayan. Indra baru masuk di Restoran untuk melihat Susan yang lama di dalam Restoran dan akhirnya mendengar perkataan pelayan itu.
"a...a...maafkan saya pak" jawab pelayan
"Kalau kamu masih ingin hidup enak jaga mulutmu" Ancam Indra
Susan yang melihat Indra datang sangat kaget apalagi mendengar ancaman nya pada pelayan itu.
"Maafkan karyawan saya Pak. Susan kamu bisa pergi. ini pesangon kamu dan Seyla. Terima kasih karena sudah bekerja di sini" Ucap Pak Burhan yang sudah sangat ketakutan
"Iya Pak makasih juga untuk pesangonnya. Saya pamit" Ucap Susan
Susan keluar dari Restoran diikuti Indra. Mereka langsung naik dalam mobil menuju Kantor
"jangan pikirkan kejadian tadi. Anggap saja hanya mimpi." Ucap Indra
__ADS_1
mimpi? aku pikir itu lebih buruk dari mimpi yang aku sering mimpi kan. gumam Susan
........
Ayo turun. Mereka sudah sampai di Kantor.
wawwwww kantor ini sangat bagus. gumam Susan
" Mata Kamu biasa aja melihat Kantor. Nanti akan dibicarakan karyawan lagi" ucap Indra yang melihat Susan menatap Kantor dengan kagum
huuuu biarain. gumam Susan
"Itu siapa yah?"
"apa itu pacar pak Indra?"
"mungkin sekretaris barunya. Mungkin Pak Indra kecapean harus melakukan tugas yang diberikan oleh Tuan Satya"
Banyak pertanyaan dan anggapan dari semua karyawan yang melihat Susan dengan Indra
"Mohon perhatian untuk semua" Ucap Indra
Semua menghentikan kegiatan mereka dan memperhatikan Indra
"Ini Susan. Sekretaris baru saya. Sekarang kembali bekerja dan jangan ngegosip" Ucap Indra singkat dan segera pergi menuju ruangannya
Apa begitu caranya memperkenalkan orang? Aku bahkan tidak punya kesempatan untuk perkenalkan diriku sendiri. gumam Susan
Mereka sudah sampai di ruangan Indra....
"Ini ruangan ku. ini meja milikku dan itu meja milikmu" Ucap Indra
"Oh iya" jawab Susan
Sebentar lagi kita ada pertemuan dengan klien di Hotel. Nanti kamu siapkan segala keperluannya.
__ADS_1
Indra menjelaskan apa yang harus Susan lakukan dan Susan memperhatikan Indra dengan serius.