
"Makasih ya Seyla. Aku pergi dulu" ucap Susan
"Tidak. Kamu tidak boleh pergi. Sekarang kamu Istirahat. Aku akan mengantarmu di kamar tamu" ucap Seyla
"Tapi....Aku tidak enak dengan suamimu" ucap Susan
"Satya pasti mengerti. Sudah sekarang kita ke kamar tamu. Tapi tunggu dulu. Apa kamu sudah makan?" tanya Seyla
"Belum Seyla. Tapi aku ingin istirahat saja" jawab Susan
"Baiklah. Tapi nanti aku akan membangunkan kamu makan. Oke? sekarang beristirahatlah." ucap Seyla
............
Di Kantor Satya dan Indra sedang melakukan rapat.....
Setelah rapat selesai mereka memutuskan untuk makan siang.
"Satya kita makan siang yuk" ajak Indra
"Nggak. Aku akan pulang ke rumah saja. Aku akan menikmati makan siang bersama istriku" ucap Satya
"hmmmmm" balas Indra
"Makanya kamu segera nikahi Susan dan kamu akan merasakan seperti yang aku rasakan sekarang." ejek Satya
"Iya-iya. Nanti pulang dari Kantor aku akan bicara dengannya" Ucap Indra
"Kenapa tunggu pulang dari Kantor? sekarang saja" ucap Satya
"Benar? Apa aku bisa menemui Susan sekarang?" tanya Indra
"Iya. Kamu bisa pulang sekarang untuk menemui Susan dan tidak perlu kembali lagi kecuali aku telepon kamu, dan kamu harus segera datang ke kantor" jawab Satya
yaaaaahhh itu sama saja, nggak ada bedanya aku pulang sekarang. gumam Indra
"Baik Pak Satya. Aku pergi sekarang" ucap Indra
"hhmmm" jawab Satya
Indra segera pergi dari kantor menuju kontrakan Susan.....
sementara Satya menelpon istrinya terlebih dahulu bahwa dia akan makan siang di rumah...
tut...tut....tut...
"Ya sayang...." jawab Seyla saat telepon tersambung
"Aku akan makan siang di rumah bersama Istriku" ucap Satya
"Baiklah aku tunggu sayang. Oh iya, ada juga yang ingin aku bicarakan denganmu" ucap Seyla
"Apa sayang? katakan saja" ucap Satya
"Nanti saja kalau kamu sudah di rumah. Aku tunggu ya suamiku..." ucap Seyla dan menutup sambungan telepon
uuuuuu menggemaskan bangat sih. Aku ingin cepat-cepat sampai di rumah. batin Satya
10 menit kemudian Satya sudah sampai di rumahnya. Satya menggunakan kecepatan penuh agar cepat sampai.
"Sayang......" panggil Satya yang sudah berada di dalam rumah.
"Eh suamiku sudah datang" ucap Seyla yang langsung menghampiri Satya setelah mendengar suaranya
Satya memeluk Seyla dan mencium keningnya.
"Sayang malu di lihat orang" bisik Seyla yang melihat ada beberapa pelayan yang lalu lalang melewati mereka
"Mereka tidak akan melihat kita sayang" bisik Satya
"Oh ya?" tanya Seyla
__ADS_1
"Iya sayang... Sekarang kita makan yuk, aku sudah lapar" ucap Satya
"Yuk" jawab Seyla
Satya dan Seyla makan saling suap-suapan. Uhh so sweet
Setelah mereka selesai makan mereka masih duduk di ruang tamu. Satya masih ingin berlama-lama dengan Seyla
"Sayang, Susan ada di sini. Sekarang dia sedang istirahat di kamar tamu." ucap Seyla
"Susan? kenapa dia ada di sini?" tanya Satya penasaran
"Iya tadi pagi dia telepon aku, dia menangis dan aku menyuruh supir untuk menjemputnya untuk datang ke sini" jawab Seyla
"Apa dia curhat tentang hal yang terjadi antara dia dan Indra semalam?" tanya Satya
"Iya Kok kamu tau?" tanya Seyla penasaran
"Iya aku tau. Indra juga curhat padaku tentang itu di kantor tadi" jawab Satya
"Terus?" tanya Seyla penasaran
"Indra meminta solusi padaku" jawab Satya singkat
"Apa solusinya?" tanya Seyla
Seyla ingin mengetahui apakah Satya akan menyuruh Indra untuk bertanggung jawab atau tidak
"Cium dulu" ucap Satya
CUP...
Seyla langsung mencium pipi Satya. Dia sangat penasaran dengan solusi Satya pada Indra
"lagi...." ucap Satya
"Sayaaaaang. Ayo cepat jawab" ucap Seyla tidak sabar
"Cium dulu. Tapi di sini. Setelah itu aku akan beri tahu" Ucap Satya menunjuk bibirnya
Seyla mengecup bibir Satya.....
"Sekarang jawab" ucap Seyla
"Aku menyuruh Indra untuk menikahi Susan" jawab Satya
Seyla memeluk Satya setelah mendengar jawabannya....
"Aku senang dengan solusi yang kamu berikan pada Indra" ucap Seyla
"Kenapa kamu senang?" tanya Satya penasaran
"Aku hanya senang saja. Tadi juga Susan meminta solusi dari aku" jawab Seyla
"Terus? kamu kasih solusi apa sama Susan?" tanya Satya penasaran dengan solusi Seyla
"mmmmm cium dulu" balas Seyla
Satya langsung mencium mesra bibir Seyla dengan lama
"Tanpa kamu menyuruh ku, aku akan melakukan itu sayang" ucap Satya saat dia menyelesaikan ciumannya
"Sayang....." Ucap Seyla dengan senyum bahagia
"Apa katakan. Apa solusi yang kamu berikan pada Susan?" tanya Satya
"Aku menyuruh Susan agar meminta pertanggungjawaban Indra" jawab Seyla
"Baguslah. Kita memberikan solusi yang terbaik untuk mereka berdua" ucap Satya
Telepon Satya berdering.....
__ADS_1
"Halo" jawab Satya saat telepon tersambung
"Satya, aku udah lama di depan kontrakan Susan. Tapi Susan tidak membuka pintunya. Mungkin Susan masih marah padaku. Sekarang aku akan kembali ke kantor." Ucap Indra
"Walaupun kamu ketuk pintu itu sampai hancur, Susan tidak akan pernah keluar" ejek Satya
"Maksud kamu?" tanya Indra penasaran dengan perkataan Satya
"Susan sekarang ada di rumahku. Tadi dia datang menemui Seyla. Sekarang kamu datang ke sini dan bicaralah padanya." jawab Satya
"Baiklah aku ke sana sekarang" Indra memutuskan sambungan telepon
"Siapa sayang?" tanya Seyla
"Indra. Tadi aku menyuruh dia untuk menemui Susan. Dan ternyata Susan ada di sini. Jadi aku menyuruhnya untuk datang ke sini" jawab Satya
"Oh baguslah. Semoga mereka memutuskan yang terbaik." Ucap Seyla
"Sekarang kita ke kamar yuk" ajak Satya
"Ngapain? apa kamu tidak akan kembali ke kantor?" tanya Seyla heran
"Nggak. Aku ingin berduaan dengan istriku" jawab Satya
"hmmm. Tapi kita tunggu sampai Indra datang ya" ucap Seyla
"Baiklah sayangku" ucap Satya
Indra akhirnya sampai di rumah Satya dan langsung masuk.....
"Satya, Seyla di mana Susan?" tanya Indra yang melihat Seyla dan Satya berada di ruang tamu
"Di Kamar tamu. Kamu harus mengambil keputusan yang terbaik untuk kalian berdua. Oh iya Susan belum makan siang. Nanti ajaklah dia untuk makan. Oke?" jawab Seyla
"hmm dengar itu yang disampaikan istriku" tambah Satya
"Iya-iya" jawab Indra dan langsung menuju kamar tamu
"Ayo sayang kita ke kamar" ajak Satya
"Yuuuk." jawab Seyla
.......
Tok..tok....
Indra mengetuk pintu dan langsung masuk ke dalam kamar....
"San...." Panggil Indra yang melihat Susan masih tidur
Susan membuka matanya perlahan.....
"Indra....." ucap Susan ketika dia melihat Indra berada di kamar
"Aku dikasih tau Satya. Bahwa kamu ada di rumahnya sekarang. Makanya aku datang menemui mu." jelas Indra
"Oh...." jawab Susan sangat singkat
Indra menggenggam tangan Susan..
"San, menikahlah denganku" ucap Indra menatap Susan dalam
"A..a..apa aku tidak salah dengar?" tanya Susan yang tidak percaya
"Susan Andriani, menikahlah denganku untuk menjadi istriku dan ibu dari anak-anak ku." Indra memperjelas perkataannya
Susan langsung memeluk Indra setelah mendengar dengan jelas apa yang dikatakan Indra padanya.
Indra mencium kening Susan.....
"Makasih. Kamu mau menerima Aku" ucap Indra
__ADS_1
"Sekarang kita makan yuk. Kata Seyla kamu belum makan." ajak Indra
"Yuk..." jawab Susan