
"Aku belum lihat hasilnya San. Kita lihat sama-sama yaa" ucap Seyla
"Ayo....."
Seyla membuka perlahan tangannya yang memegang test pack.
Mereka menutup mata sebelah dan perlahan dibuka seiring dengan tangan Seyla yang perlahan dibuka.
Dan hasilnya.........
Aaaaaaaaa Seyla dan Susan teriak kegirangan karena hasilnya positif. Ada dua garis merah di test pack tersebut.
"Kamu harus segera periksa ke dokter Seyla" ucap Susan memeluk Seyla
"Iya San. Aku akan bilang sama Satya setelah dia pulang kerja" ucap Seyla dengan mata yang berkaca-kaca
"Ya sudah sekarang kita makan ayam goreng nya." ajak Susan
....................
Pip.....pip.....
"Itu pasti mereka. Ayo kita keluar" ucap Susan setelah mendengar suara mobil di depan
"Ayo..." ucap Seyla
Mereka langsung keluar kamar menuju depan rumah....
"Maaf yaa lama." ucap Satya langsung memeluk Seyla
Begitu juga dengan Indra memeluk Susan..
"Seyla jangan lupa yaa" ucap Susan mengedipkan satu matanya
"Ada apa sayang??? Kalian main rahasia-rahasiaan yaa?" ucap Satya melihat Seyla dan Susan bergantian
"Mmm nanti kamu akan tahu sendiri dari Seyla" ucap Susan
"Ayo sayang, kita masuk. Kalian hati-hati yaa" tambah Susan
"Yuk sayang" ajak Seyla pada Satya
Satya dan Seyla masuk mobil dan pergi meninggalkan rumah Indra
"Sayang, apa yang kalian sembunyikan?" tanya Indra saat mereka sudah sampai di kamar
"Mmmm kasih tahu nggak yaa" ucap Susan
"Sayang....." ucap Indra
__ADS_1
"Cium dulu...." ucap Susan menunjuk pipinya
CUP..... Indra langsung mencium pipi Susan
"Tadi itu Seyla cek kehamilannya menggunakan test pack dan hasilnya positif sayang. Makanya aku senang bangat" ucap Susan
"Oh ya???" tanya Indra
"Iya sayang. Jadi, Seyla dan Satya harus ke dokter kandungan dulu untuk memastikannya. Tapi aku yakin kok kalau Seyla beneran hamil" ucap Susan
"Iya semoga saja. Pasti Satya sangat bahagia" ucap Indra
"Ya sudah kamu mandi gih" ucap Susan
"Iya......"
.......................
Sementara Seyla dan Susan sudah sampai di rumah.
"Sayang apa yang kalian sembunyikan?" tanya Satya
"Mmm kamu mandi aja dulu. Baru aku kasih tahu" jawab Seyla
Satya langsung menuju Kamar mandi. Setelah 15 menit dia keluar kamar mandi.
"Sayang aku punya kabar baik untukmu" ucap Seyla memeluk Satya
"Apa sayang???" tanya Satya membelai rambut Seyla
"Aku tadi di rumah Susan membeli test pack" jawab Seyla
"Terus???" tanya Satya langsung bangun menatap Seyla
"Hasilnya.......cium dulu" ucap Seyla
Satya langsung mendaratkan ciumannya di bibir Seyla...
"Positif...." ucap Seyla dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Sayang....kamu kenapa baru kasih tahu aku" ucap Satya langsung memeluk Seyla
"Mmmm tapi......"
"Tapi apa???" tanya Satya menguraikan pelukannya
"Kita periksa ke dokter kandungan saja dulu. Untuk memastikan." jawab Seyla
"Iya sayang. Pasti. Besok sebelum ke kantor kita ke rumah sakit dulu yaaa" ucap Satya mengecup kening Seyla
__ADS_1
"Iya. Sekarang kita tidur yaa kamu pasti capek" ucap Seyla
"Capek aku hilang sayang saat aku mendengar kamu positif hamil" ucap Satya yang menghujani ciuman di seluruh wajah Seyla
"Aku juga sangat senang sayang" ucap Seyla
Satya turun dari ranjang dan menelpon Dokter pribadinya...
"Dok, aku mau kamu mendatangkan dokter kandungan di rumahku sekarang, aku tunggu" ucap Satya saat telepon tersambung dan langsung memutuskannya
"Sayang....kita kan bisa memeriksanya besok" ucap Seyla yang sudah duduk di ranjang
"Aku nggak sabar sayang. Lebih baik kamu sekarang istirahat saja. Dokter sebentar lagi akan sampai" ucap Satya yang merebahkan tubuhnya di samping Seyla
15 menit kemudian..
Tok...tok...tok...
Satya langsung turun dari ranjang dan membuka pintu...
"Silahkan masuk..." ucap Satya
"Maaf saya agak lama" ucap Dokter yang tahu kalau Satya tidak suka menunggu lama
"Tidak apa-apa. Sekarang dokter periksa istri saya" ucap Satya
Untung saja memeriksa istrinya hamil. Lagian ini sudah malam. Tapi kalau buat tuan Satya aku harus mau kalau tidak aku pasti sudah kehilangan pekerjaanku. gumam Dokter
Dokter mendekati Seyla dan mulai memeriksanya dengan peralatan yang dibawahnya.
"Gimana dok???" tanya Satya setelah dokter selesai memeriksanya
"Selamat Pak. Istri anda hamil." jawab Dokter
"Sayang...kamu beneran hamil" ucap Satya memeluk Seyla
"Usia kandungan istri anda sudah 3 minggu. Tinggal beberapa hari lagi akan menginjak 1 bulan." tambah Dokter
"Makasih ya dok" ucap Satya
"Kenapa saya tidak mengalami gejala hamil yaa Dok? Misalnya mual" tanya Seyla
"Itu biasa Bu. Gejala hamil setiap orang berbeda. Ibu tidak perlu khawatir." jawab Dokter
"Kalau begitu makasih ya Dok" ucap Seyla
"Iya sama-sama. Kalau begitu saya permisi dulu
Dokter pamit pulang sementara Satya dan Seyla langsung istirahat
__ADS_1