Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Kedatangan Kakak Satya #2


__ADS_3

Perlahan Susan membuka matanya, ia melihat Indra yang tidur di sampingnya sambil menggenggam tangannya.


"Sayang..." ucap Susan dengan suara parau


"Eh sayang kamu sudah sadar..." Indra membuka matanya menatap Susan


"Sayang aku haus..." ucap Susan


Indra turun dari ranjang dan mengambil minuman di atas meja yang sudah disiapkan terlebih dahulu.


"Ini sayang..." ucap Indra


Glek...glek....


Air habis sekali di teguk oleh Susan....


"Sayang....maafkan aku yaa." ucap Indra mengambil gelas di tangan Susan


"Hmmm?" Susan memicingkan matanya


"Tadi kamu muntah gara-gara aku. Kata dokter kamu kekenyangan" ucap Indra


"Kamu sih...aku kan udah bilang mau muntah kamu tetap aja lanjutinnya" ucap Susan cemberut


"Sayang maafkan aku. Apa kamu sangat kesakitan tadi??" tanya Indra


"Hmm sangat sakit hingga membuatku ingin muntah" jawab Susan


"Maafkan aku ya. Lain kali aku akan melakukannya perlahan hingga kamu ingin nambah lagi" ucap Indra menggoda Susan


"Ihhh kamu...." ucap Susan memukul lengan Indra


Indra mengecup bibir Susan...


"Sayang mulai deh. Aku kan masih sakit" ucap Susan mengusap bibirnya

__ADS_1


"Sayang hanya itu yang bisa aku lakukan untuk beberapa hari kedepan. Karena dokter melarang ku untuk melakukannya saat ini" ucap Indra dengan raut wajah sedih


"Oh terima kasih dokter..." ucap Susan tertawa


"Ooooohhh ternyata kamu senang ya....oke tunggu saja kalau kamu sudah sehat" ucap Indra


"Udah sayang kita tidur. Kamu besok juga mau ke kantor kan..." ucap Susan


........


Sementara Satya dan Seyla selesai menyantap sarapan pagi mereka dengan lahap.


"Sayang aku berangkat ke kantor dulu yaaa. ajak Susan kalau kamu bosan sendirian di rumah" ucap Satya mencium kening Seyla


"Iya. Hati-hati ya suamiku" ucap Seyla


Seyla mengantar Satya sampai ke depan. Setelah mobil Satya sudah hilang dari pandangannya baru itu Seyla masuk kembali ke dalam rumah dan menuju kamarnya


........


"Masuk......" ucap Satya ketika dia mendengar ada yang mengetuk pintu ruangannya


"Biasa juga kamu nggak pernah ngetuk pintu sebelum masuk. Ada a....." Satya tidak melanjutkan ucapannya setelah melihat orang yang masuk bukanlah Indra


"Hai Adiku...." ucap Satria yang langsung memeluk Satya dan duduk di sofa


"Kak Satria ada di Indonesia?" tanya Satya dan duduk di depan Satria


"Iya. Aku ada urusan penting di sini" jawab Satria


"Kakak sampai kapan di Indonesia?" tanya Satya


"Semalam. Aku nginap di hotel dan pagi ini baru ke sini melihat kamu" jawab Satria


"Kenapa tidak ke rumahku saja??" tanya Satya Lagi

__ADS_1


"Takut mengganggu. Aku datang jam 1 dini hari. Oh iya gimana perusahaan?? Tidak ada masalah kan?" ucap Satria


"Apa perusahaan lebih penting dari diriku?? Kenapa hanya menanyakan perusahaan??" tanya Satya


"Hhhhh aku tahu kamu pasti baik-baik saja karena sudah ditemani istri." ucap Satria tertawa


"Makanya kamu juga harus segera menikah" ledek Satya


"Lagian kamu juga udah....." Ucapan Satria tidak dilanjutkan setelah ada yang masuk di dalam ruangan


"Upssss Sorry. Aku tidak tahu kalau ada tamu. Oh Kak Satria ada di sini?" ucap Indra


"Kebiasaan..." Satya mendengus kesal


"Kak apa kabar?" tanya Indra menjabat tangan Satria


"Baik. Kamu?? Maaf ya aku nggak bisa datang di acara pernikahan mu." ucap Satria


"Baik juga. Nggak apa-apa kok" ucap Indra


"Oh iya Satya, aku turut prihatin juga atas apa yang terjadi pada istrimu. Aku yakin secepatnya istri kamu akan hamil lagi" ucap Satria.


"Hmmm" Satya mengangguk


"Iyalah Kak. Pasti istri Satya akan segera hamil. Karena dia setiap hari membuatnya. Hahhaha" ucap Indra tertawa


"Tapi aku tahu tempat untuk mela....." Ucapan Satya terpotong


"Aaaaa sekarang sudah waktunya kita ada pertemuan di XXX lebih baik sekarang kita berangkat dari pada terlambat" potong Indra yang tahu bahwa Satya akan membahas tentang di rumah sakit itu pada Satria


"Ahh itu pasti akan memalukan kalau Kak Satria tahu... Dasar Satya...." gumam Indra


"Oh kita sama-sama berangkat nya" ucap Satria


Mereka bertiga keluar dari kantor......

__ADS_1


__ADS_2