Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Curiga


__ADS_3

Setelah sampai di Kontrakan Seyla segera masuk ke dalam.


Susan yang melihat Seyla masuk heran dengan mata sembab Seyla.


"Kamu kenapa Seyla? Apa yang terjadi padamu?" Tanya Susan dengan penasaran


"Aku tidak apa-apa" jawab Seyla dan langsung berbaring di Kasur.


"Kalau kamu tidak apa-apa kenapa kamu mengangis? Matamu sembab pasti kamu habis menangis. Seyla tolonglah jika ada masalah cerita sama aku. Aku aka berusaha menolongmu. Tapi jangan simpan sendiri." Ucap Susan dengan raut wajah yang sedih pula


"Aku nggak apa-apa Seyla." Jelas Seyla lagi


"Ya sudah aku mau istrahat dulu. Kamu tenang aja kalau aku ada masalah pasti aku cerita padamu." Kata Seyla langsung menarik selimut dan menutup matanya.


Hmmm baiklah. Jawab Susan


Maafkan aku Susan aku belum siap menceritakan padamu. Kalau aku sudah siap pasti aku akan menceritakan tentang apa yang terjadi padaku. Aku hanya butuh waktu saja. Gumam Seyla


Sementara itu Satya segera pergi menuju Kantor.


Sesampainya di Kantor.....


Satya? Kenapa dia dari luar? Gumam Satya


Indra yang melihat Satya masuk ke dalam Kantor kebetulan dia akan mencari Satya karena Satya tidak menjawab telponnya dan dia tidak ada di ruangannya


"Tuan Satya?" Panggil Indra dan mendekat ke arah Satya


"Hmm ada apa? Apa ada masalah?" Tanya Satya yang melihat Indra memanggilnya


"Hmm tidak ada. Aku mencarimu tadi. Aku mau ajak kamu makan siang. Oh iya kamu dari mana? Kenapa tidak memberi tahuku?" Ucap Indra


"Aku lagi malas makan dan kenapa aku harus memberi tahumu terlebih dahulu? Sebenarnya siapa yang atasan di sini?" Tanya Satya dengan datar dan terus berjalan menuju ruangannya


"Hmmm bukan begitu. Aku hanya khawatir padamu tuan Mahendra Satya Setiawan." Jawab Indra

__ADS_1


Hmmm coba kalau aku yang seperti itu, dia pasti akan segera memecatku. Dasar bos tidak punya perasaan. Tapi kenapa wajahnya murung seperti itu? apa dia ada masalah? Gumam Indra


Indra pergi keluar kantor dan akan makan siang.


Sementara Susan sudah bersiap-siap untuk keluar Kontrakan. Dia mau pergi ke minimarket yang tidak terlalu jauh dari kontrakan untuk membeli bahan yang ingin di masaknya.


Susan berencana ingin memasak makanan untuk Seyla. Karena dia tau pasti ada sesuatu yang disembunyikan Seyla padanya. Dia tidak mau memaksa Seyla biarlah dia yang akan mengatakannnya sendiri.


Setelah selesai membeli bahan yang diperlukan Susan segera keluar dari minimarket untuk pulang.


Akan tetapi dalam perjalanan ada mobil yang berhenti dan membunyikan klakson.


Pip...pip..pip..


Susan menoleh


Indra keluar dari mobil dan berjalan ke arah Susan


"Pak Indra? Ada perlu apa?" Tanya Susan


"Kamu dari mana dan mau ke mana?" Tanya Indra tanpa menjawab pertanyaan Susan


"Aku dari minimarket dan sekarang mau pulang ke Kontrakan." Jawab Susan


"Ayo masuk aku antar" Perintah Indra


"Mmm tidak perlu Pak lagian Kontrakan saya......"


"Aku benci ada orang yang menolaku." Potong Indra dan masuk ke dalam mobil


Aduhhh gimana nih. Dia seram sekali. Menakutkan. Gumam Susan


"Apa kamu tidak dengar perkataanku barusan?" Tanya Indra yang membuka kaca jendela


"Mm i..i..iya pak." Jawab Susan dan masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Dalam perjalanan suasana hening.


Susan sebenarnya ingin menanyakan tentang Seyla. Mungkin Indra tau apa yang terjadi sama Seyla.


Mobil berhenti di depan kontrakan Susan.


Susan belum turun dari mobil.


Apa aku harus bertanya saja? Lagian ini kesempatanku kapan lagi aku bisa bertemu dengannya. Gumam Susan


"Hei apa kamu tidak ingin turun? Atau kamu masih ingin berlama-lama denganku?" Tanya Indra


"Mmm..mmm..mmm..."


"Kenapa? Apa ada yang ingin kamu katakan?" Potong Indra dan menatap Susan


"Sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan padamu." Jawab Susan


"Apa? Cepat tanyakan? Aku tidak waktu untuk berlama-lama denganmu." Ucap Indra


"A..a..apa kamu tau..apa yang terjadi antara Seyla dan Pak Satya ?" Tanya Susan dengan terbata-bata


"Emang kenapa kau bertanya seperti itu? Kenapa kamu tidak tanyakan saja langsung pada Seyla dan hanya bertanya padaku?" Ucap Indra


"Aku tidak mau memaksa Seyla untuk menceritakan apa yang terjadi antara dia dan Pak Satya. Aku akan menunggu sampai Seyla yang akan menceritakan terlebih dahulu padaku.


Aku khawatir dengan Seyla tadi matanya sembab dan pasti dia habis menangis." Jawab Susan dengan menunduk dan mata yang sudah berkaca-kaca


sebenarnya apa yang terjadi antara mereka berdua. Apa benar Satya melakukan yang seharusnya tidak dia lakukan pada Seyla di Hotel semalam? Bukankah Seyla bukan level Satya? Tapi mendengar jawaban dari Susan sepertinya ada sesuatu antara mereka berdua. Gumam Indra


"Aku tidak tau apa yang terjadi. Sudah turunlah dan ingat jangan memikirkan hal yang buat kamu bersedih. Cantikmu hilang kalau kau sedih begitu." Ucap Indra dan membukakan pintu untuk Susan


Indra segera pergi meninggalkan Susan.


Apa yang barusan dia katakan? Apa dia perhatian padaku? Oh sweet bangat si Pak Indra. Gumam Susan yang sudah tidak bersedih lagi.

__ADS_1


Lagian dia sepertinya tidak tau apa-apa soal mereka.


biarlah aku akan menunggu Seyla menceritakan padaku saja.


__ADS_2