Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Aku Hamil?


__ADS_3

2 minggu lamanya Seyla dan Satya tidak pernah bertemu lagi sedangkan Susan dan Indra semakin akrab.


Seyla dan Susan sedang menyantap sarapan pagi. Tiba-tiba Seyla segera bangkit dari tempat duduk dan pergi ke kamar mandi.


Uweekk Seyla memuntahkan apa yang baru saja dia makan.


Susan yang mendengar Seyla muntah segera mendekat ke Kamar mandi


"Seyla kamu kenapa? Apa kamu sakit?" Tanya Susan sambil mengetuk pintu kamar mandi


"A aa aku tidak apa-apa. Aku hanya pusing saja." Jawab Seyla


Seyla keluar dari kamar mandi.


"Wajah kamu pucat seyla. Yuk aku antar ke rumah sakit. Takut kenapa-napa." Ucap Susan


"Hmm aku nggak apa-apa Susan sayang. Aku hanya butuh istirahat saja nanti sembuh kok." Ucap Seyla menuju kamar


"Baiklah. Aku berangkat kerja dulu. Kamu naggak usah masuk hari ini. Dan ingat kalau ada apa-apa segera hubungi aku. Oke?" Kata Susan


"Iya-iya San." Balas Seyla


Susan keluar dari kontrakan dia melihat mobil yang tidak asing lagi ada di depan kontrakannya.


"Indra.......?"


Kini Susan sudah tidak memanggil Indra dengan sebutan Pak. Karena itu kemauan Indra. Dan Susan tidak bisa menolak karena pasti Indra akan memaksanya.


Susan menghampiri mobil Indra.


"Ayo masuk. Aku antar." Ucap Indra


"Hmm baiklah." Ucap Susan

__ADS_1


Dalam perjalanan....


"Di mana Seyla? Kok dia tidak bersamamu?" Tanya Indra


Seyla lebih memilih jalan kaki atau naik taksi dari pada naik di mobil Indra. Dia ingin melupakan semua tentang Satya begitupun dengan orang yang dekat dengan Satya yaitu Indra.


Seyla senang jika Indra sering mengantar Susan karena dia ikut bahagia jika temannya itu bahagia


"Seyla tidak bisa masuk hari ini. Dia sakit." Jawab Susan


"Sakit? Sakit apa?" Tanya Indra


"Dia tadi muntah dam wajahnya pucat. Aku ajak ke rumah sakit nggak mau. Sekarang dia sedang beristirahat. Semoga saja dia tidak apa-apa." Jawab Susan


"Semoga saja." Balas Indra


.........


Apa aku salah makan? Sepertinya tidak. Aku hanya makan yang biasa aku makan. Terus apa yang membuatku muntah?


Ah sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur


Tunggu-tunggu....apa aku? Oh tidakkk


Seyla segera bangkit dari kasur sambil memegang kepalanya yang masih pusing.


Aku harus membeli test pack. Seyla segera keluar kontrakan menuju apotik terdekat.


Setelah kembali dari apotik, Seyla segera masuk ke kamar mandi dan menggunakan alat itu sesuai petunjuk.


Dan hasilnya.......


Seyla menutup mata, perlahan dia membuka mata sebelah. Setelah melihat dua garis merah membuat matanya terbelalak.

__ADS_1


Apa aku hamil? Oh tidakkkk. Semoga ini tidak benar. Aku harus ke Dokter untuk memastikan kalau aku benar-benar hamil atau tidak.


..........


Sesampainya di Rumah Sakit, Seyla masuk ke ruangan Dokter. Untung saja ini masih pagi jadi tidak perlu pakai nomor antrian.


"Permisi Dok." Ucap Seyla


"Oh silahkan duduk Bu." Dokter mempersilakan Seyla duduk.


"Apa yang anda rasakan Bu?" Tanya Dokter


"Saya sering mual Dok dan kepala saya pusing." Jawab Seyla


"Kapan terakhir Ibu datang bulan?" Tanya Dokter


"Tiga minggu yang lalu Dok." Jawab Seyla


"Kalau begitu mari ikut saya, saya periksa dulu.


Mmmmm anda tidak apa-apa Buk." Jelas Dokter setelah memeriksa Seyla


"Lalu kenapa saya sering mual dan kepala saya pusing Dok." Tanya Seyla


"Anda sedang hamil bu. Selamat ya." Ucap Dokter dengan tersenyum


Oh tidakkkkk. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku akan menguggurkan kandungan ini? Aduhhhh. Gumam Seyla


"Kandungan Ibu sudah 2 Minggu. Setelah kandungan Ibu 2 bulan, Ibu kembali ke sini untuk memeriksa keadaan kandungan Ibu."Jelas Dokter


"I..i..iya Dok." Jawab Seyla terbata-bata.


"Saya permisi dulu."Ucap Seyla

__ADS_1


__ADS_2