Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Permohonan Maaf Diterima


__ADS_3

DI INDONESIA


"Apa, papa kenal dengan Renata?? Anaknya teman Mama, Sonya waktu sekolah dulu." tanya Mama


"Istrinya Pak Bram??" tanya papa memastikan


"Iya pah." jawab Mama


"Mm papa kenal. Emang kenapa?" tanya Papa


"Mama ingin menjodohkan anak mereka dengan Satria pa" jawab Mama


"Boleh juga. Tapi, apakah Satria mau?? Lagian kita tidak perlu memaksa Satria. Kasihan dia mengurus perusahaan sendiri di Amerika" ucap Papa


"Satria harus mau pa. Satya pun mengurus perusahaan di Indonesia sendiri, tapi dia bisa cepat menikah sebelum kakaknya Satria." ucap Mama


"Hmm terserah mama saja. Tapi, alangkah baiknya kita minta persetujuan dari Satria terlebih dahulu sebelum membicarakan hal ini pada Pak Bram" ucap Papa


"Mama sudah bilang secepatnya dia harus memberikan kabar tentang calon istrinya sama mama kalau tidak, dia tidak boleh menolak dengan perjodohan ini" ucap Mama


💦💦💦💦💦💦


DI AMERIKA


Sementara Satria sedang mencerna ucapan Raisa padanya.


"Pak, saya mohon" ucap Raisa melihat Satria yang tidak menjawabnya


Ting.... Ponsel Satria berdering tanda pesan masuk.


Klik, Satria membuka pesan itu.


Kamu segera perkenalkan calon istrimu. Mama sudah bicara sama papa kamu. Isi pesan dari Mama

__ADS_1


Hmmmmm Apa aku buat perjanjian sama Raisa saja?? Lagian aku tidak tahu mau perkenalkan wanita mana sama mama. Gumam Satria


"Pak......" panggil Raisa


"Oh baiklah." ucap Satria sadar dari lamunannya


"Apa bapak tidak akan memecat Frankie??" tanya Raisa dengan senyum yang mengembang


"Iya, tapi kamu harus melakukan sesuatu seperti apa yang telah kamu tawarkan. Saya bisa menyuruh kamu melakukan apapun" jawav Satria


"I-iya pak." jawab Raisa dengan tersenyum


"Oke. Deal??" ucap Satria mengulurkan tangannya


"Deal pak" Raisa mengulurkan tangannya juga


"Kamu dengar baik-baik ya. Yang harus kamu lakukan adalah....." ucap Satria memperbaiki posisi duduknya


"Apa pak??" tanya Raisa penasaran


"Kamu harus....." Satria tidak melanjutkan ucapannya karena ponselnya berdering.


"Aku akan sampaikan besok. Sekarang kamu pulanglah. Ada supir di depan katakan kalau aku menyuruhnya mengantarmu" ucap Satria lalu keluar dari ruang kerja menuju kamarnya.


Sementara Raisa keluar juga dari ruang kerja Satria dan langsung pulang.


"Halo...."


"Apa kak Satria sudah punya calon istri?? Mama cerita ke aku tentang Kak Satria yang akan mama jodohkan jika tidak secepatnya memperkenalkan calon istri pada mama" ucap Satya yang ternyata dia menelpon Satria


"Hmm" ucap Satria


"Siapa Kak?? Apa aku kenal dengan perempuan itu??" tanya Satya

__ADS_1


"Hmm mungkin." jawab Satria


"Siapa kak??? Cantik?? Baik???" tanya Seyla yang duduk di dekat Satya


"Nanti kalian akan tahu" jawab Satria


"Kakak serius kan?? Tidak mungkin kak Satria dapat wanita secepat ini" ucap Satya curiga


"Hmm kamu tahu kan, aku sibuk kerja karena perusahaan sudah lama aku tinggal dan aku tidak mungkin dapat wanita secepat ini. Setidaknya hanya untuk menenangkan mama saja. Jadi, sementara aku akan mencari yang cocok denganku" jelas Satria


"Hmm baiklah aku mendukungmu kak" ucap Satya


"Fighting Kak" ucap Seyla


"Iya Seyla. Oh iya gimana kabar Raka?" tanya Satria


"Oh baik kak. Hanya sedikit rewel saja dan membuat Satya iri" jawab Seyla tersenyum


"Hhhhhhh syukurlah. Satya sekarang memang waktunya Raka mendapat perhatian dari Seyla, kamu jangan iri dengan Raka" ucap Satria


"Gimana aku nggak iri, benda favoritku sering diambil olehnya" ucap Satya


"Sayang....." ucap Seyla memukul lengan Satya


"Emangnya benda favorit kamu apa yang diambil Raka??" tanya Satria pura-pura polos


"Itu......."


"Bye kak. Aku tutup teleponnya" potong Seyla memutuskan sambungan telepon.


Hahahah ada-ada aja mereka berdua. Gumam Satria


💦💦💦💦💦💦

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN BERI RATE YA🙏🙏😊😊


__ADS_2