
Sementara Indra yang sudah menyelesaikan urusan kantor langsung pulang ke rumahnya........
"Sayang...." ucap Susan melihat suaminya baru pulang kerja
"Hmmm"
"Kenapa muka kamu cemberut seperti itu? Apa ada masalah di kantor?" tanya Susan mengambil tas yang di bawa Susan
Indra merebahkan tubuhnya di ranjang...
"Apa kamu sangat kelelahan?? Kamu mandi dulu gih. Baru kita makan bersama" ucap Susan duduk di tepi ranjang
"Iya sayang aku sangat kelelahan karena aku yang mengerjakan semua urusan kantor. Sedangkan Bosnya??? Pasti sedang bersenang-senang dengan istrinya" ucap Indra memejamkan matanya
"Uuuuu kasihannn suami aku...ayo sini aku pijitin" ucap Susan mendekat pada Indra dan memijit kakinya
"Mungkin Satya ada urusan penting. Kamu jangan berprasangka buruk terhadap Atasanmu" ucap Susan
"Kamu membelanya??" tanya Indra membuka matanya dan menatap Susan
"Nggak kok. Masa aku belain suami orang. Hehe" ucap Susan dan tersenyum
"Emangnya dia ada urusan apa lagi kalau bukan soal Seyla. Kamu nggak tau aja kalau kemarin saja Satya masih sempat melakukan ritual suami istri sebelum ke kantor. Pasti hari ini juga seperti itu makanya dia udah kehabisan tenaga untuk ke kantor" ucap Indra dengan kesal
"Oh ya???? Kasihan Seyla....pasti cape" ucap Susan
"Sayang emang kamu capek kalau habis melakukan nya??" tanya Indra yang duduk menatap Susan
"Iyalah cape. Apalagi terus-terusan" jawab Susan
"Walaupun aku melakukan nya perlahan kamu tetap merasa cape?" tanya Indra yang akan mencium bibir Susan
"E e e e apa kata dokter??" ucap Susan menahan bibir Indra dengan tangannya
"Sayang....hanya cium doang. Kok nggak bisa"
ucap Indra yang mengeluarkan tangan Susan dari bibirnya dan langsung melum*** bibir Susan
"Sayang....mandi dulu..." Susan mendorong Indra
"Sebentar aja" Indra merebahkan tubuh Susan dan melum*** bibir Susan dengan ganas
Susan langsung mendorong Indra sampai Indra jatuh dari ranjang....
__ADS_1
Awwwwwwww, Indra meringis kesakitan
Susan langsung lari ke kamar mandi....
Uweeekkkk....uwek......
Kenapa dia selalu ingin muntah kalau aku menyentuh nya??? Padahal junorku udah tegang gini lagi. Ah sial....gumam Indra naik kembali ke ranjang dengan sebal
Susan keluar dari kamar mandi. Sebelum selangkah kaki Susan keluar dari kamar mandi dia kembali masuk lagi.
Uwekkkk..uwek.....
Astaga.....apa dia sakit....atau karena aku bau....gumam Indra berjalan di depan pintu kamar mandi
"Sayang ......kamu kenapa??? Apa perlu aku panggil dokter...??" tanya Indra
"Aku nggak apa-apa kok. Hanya sedikit pusing saja" ucap Susan dari balik kamar mandi
"Aku telepon saja dokter. Aku nggak mau terjadi sesuatu padanya" ucap Indra
Susan keluar dari kamar mandi memegang kepalanya
"Sayang ayo istirahat dulu. Sebentar lagi dokter akan sampai" ucap Indra yang membantu memapah Susan ke ranjang
Tok...tok...
"Tuh dokternya sudah datang. Masuk..." ucap Indra
"Dok tadi istri saya mual lagi dan kepalanya pusing dok. Saya takut terjadi apa-apa pada istri saya" ucap Indra
"Baiklah. Saya periksa dulu" ucap Dokter.
Setelah dokter memeriksa Susan...
"Kapan nona terakhir datang bulan??" tanya Dokter pada Susan
"Mmmmm dua minggu kayaknya dok" jawab Susan
"Sepertinya istri anda hamil pak" ucap Dokter
"Ha???? Hamil???" ucap Susan dan Indra bersamaan
"Iya. Tapi alangkah baiknya bapak bawa istri bapak ke dokter kandungan untuk memastikannya. itu hanya prediksi saya saja, karena saya bukan dokter kandungan." ucap Dokter
__ADS_1
"Oh baiklah. Makasih dok" ucap Indra
"Saya permisi dulu" Dokter pamit keluar dari kamar
"Sayang....kamu hamil..." ucap Indra memeluk Susan
"Iya Sayang....mudah-mudahan prediksi dokter benar" ucap Susan
"Sayang kamu istirahat saja. Nanti kita akan makan di kamar saja. Dan besok baru kita ke dokter kandungan." ucap Indra mengecup kening Susan
"Iya...." ucap Susan
........
Kring....kring.....
"Halo..." ucap Satya
"Satya aku ijin hari ini ke kantor yaaa. Istriku sakit. Aku akan membawanya ke rumah sakit" ucap Indra yang ada dibalik telepon
"Beneran sakit atau karena ulahmu???" tanya Satya
"Iya sih sebenarnya ulahku. Hahah" ucap Indra tertawa
"Dasar.... Tapi hanya hari ini saja yaaa" ucap Satya
"Siapp bos" Indra memutuskan sambungan telepon.
"Siapa sayang??" tanya Seyla
"Indra, hari ini dia ijin belum masuk kantor karena istrinya sedang sakit dan akan dibawa ke rumah sakit" jawab Satya
"Ha??? Susan sakit apa?" tanya Seyla khawatir
"Biasaaaa ulah Indra" jawab Satya tersenyum
"Ha??? Indra apain Susan sampai bisa sakit seperti itu??" tanya Seyla
"Sayang....seperti yang kita lakukan kemarin pagi dan semalam, itu yang dilakukan Indra pada Susan hingga membuatnya sakit. Pasti Indra kasar melakukannya kaliii. Hahaha" jawab Satya tertawa
"Sayang.....kamu yaaaa" Seyla mencubit perut Satya
"awwww Udah kita turun. Pasti kak Satria sedang menunggu kita" ucap Satya
__ADS_1
"Yukkk" ucap Seyla