
Satya segera menelpon Indra......
Tut...tut..tut...
"Indra cepat datang ke rumah aku tunggu ada hal penting" ucap Satya setelah telepon tersambung
"Hal penting apa?" Tanya Indra
"Jangan banyak tanya. Aku tunggu sekarang, tidak pakai lama" jawab Satya dan memutuskan sambungan telepon
Dasaaaarrr. Atasan tidak tau sopan santun. Gerutu Indra
Indra segera keluar dari kantor dan melaju menuju rumah Satya.
Setelah sampai di rumah Satya, Indra langsung turun dari mobil dan menghampiri Satya yang berdiri dekat mobilnya
"Satya ada hal penting apa yang kamu bicarakan di telepon tadi?" Tanya Indra
"Ayo masuk mobil" perintah Satya melemparkan kunci mobil pada Indra
"Kita mau ke mana?" Tanya Indra penasaran
"Ayo cepat masuk saja. Jangan banyak tanya, lakukan saja perintahku" jawan Satya
Ya ampuuuuun...Ingin rasanya aku memukulnya. Gumam Indra
Dalam perjalanan......
"Satya kita mau ke mana? Kamu jangan buat aku penasaran" tanya Indra
"Kita akan ke Apartemen Seyla dan Susan" jawab Satya singkat
"Apa???? Beneran??? Ya Ampuuuun kenapa kamu tidak beri tahu aku saja dari tadi? Malah membuatku penasaran" ucap Indra
__ADS_1
Kalau aku tau aku akan tarik kata-kata kasarku padamu. Maaf yaa. Gumam Indra senyum-senyum
"kenapa kamu senyum-senyum?? Apa kamu sudah sangat merindukan istrimu?" Tanya Satya
"Iyalah. Aku sangat sangat sangat sangat merindukannya" jawab Indra
"Emang cuma kamu aja yang rindu sama istri, aku juga kaliii" ucap Satya
Bukankah dia yang bertanya padaku? Kenapa dia marah? Hmm kalau saja tidak pergi menemui Susan aku pasti sudah menyumpahimu. Gumam Indra
"Satya apa tante tau kita menemui mereka?" Tanya Indra
"Aku sudah bilang jangan banyak tanya" jawab Satya datar
Ya ampuunnn. Sabar-sabar.....gumam Indra
Akhirnya Satya dan Indra sampai juga di apartemen Seyla dan Susan. Mereka disambut oleh security dan di antar di depan pintu apartemen.
Tok...tok....
"Tuan......mari masuk. Saya panggilkan Nona Seyla dan Nona Susan" ucap pelayan itu setelah mengetahui tuannya datang
Satya dan Indra masuk dan menunggu di ruang tamu...
"Satya.....Indra...." ucap Seyla dan Susan bersamaan
Satya dan Indra langsung memeluk istri mereka masing-masing
"Sayang kenapa tidak beri tahu dulu kalau mau datang?" Tanya Seyla yang masih memeluk suaminya
"Suprise sayang. Aku kangen bangat sama kamu" ucap Satya
"Aku juga" ucap Seyla
__ADS_1
Sementara itu............
"Aku kangen bangat sama kamu....." ucap Susan
"Aku juga......aku ingin sekali melihat wajahmu, memelukmu dan......" ucapan Indra digantung
"Dan apa???" Tanya Susan
"Heiiiiii apa kalian akan terus berpelukan seperti itu..." tanya Satya sehingga Indra tidak bisa menjawab pertanyaan Susan
Satya sudah duduk dengan Seyla dan melihat Indra dan Susan yang masih berpelukan
Ganggu aja. Gumam Susan
"Iya-iya....." jawab Indra dan melepaskan pelukannya kemudian duduk juga
"Ada yang ingin aku sampaikan pada kalian"ucap Satya
"Apa???" Tanya mereka bertiga kompak
"Mama sudah tidak marah lagi pada Seyla dan menyuruhku menjemput Seyla" jawab Satya dengan tersenyum
"Benar?????????" Ucap mereka bertiga lagi kompak
"Apa kalian sedang vocal grup? Kenapa kalian mengucapkan hal yang sama?" Tanya Satya
"Apa itu benar sayang?" Tanya Seyla tanpa menghiraukan pertanyaan Satya
"Iya sayang......." jawab Satya dan mencium kening Seyla
"Apa itu berarti aku bisa mempublikasikan pernikahan aku dan Susan?" Tanya Indra
"Iya". Jawab Satya
__ADS_1
"Makasih ya Satya,,kamu berhasil meluluhkan hati mama kamu. Aku sangat senang mendengar kabar gembira ini" Ucap Susan
Mereka salin berpelukan dengan pasangan masing-masing