
1 minggu kemudian Intan bersama suaminya Mr Albern sudah kembali ke Amerika. Seyla merasa lega dengan kepergian Intan.
Begitu juga dengan Satya yang merasa senang dengan kepulangan Intan karena dengan begitu Seyla tidak terus-terusan curiga padanya.
Tapi, tidak dengan Indra, dia masih memikirkan Intan, ia merasa ada sesuatu yang aneh dalam mata Intan. Ya mungkin karena Indra merasa kasihan padanya karena dia yang merindukan anaknya.
Indra ingin menghubungi Intan, tapi dia merasa ragu. Itu adalah pertemuan pertama dan terakhir Intan dan Indra. Setelah hari itu Intan tidak pernah datang jika Mr Albern bertemu dengan Satya dengan alasan sibuk, sakit dan berbagai alasan lainnya.
Mungkin itu benar atau hanya alasannya saja. Pikir Indra sedangkan Satya masa bodoh dengan ketidakhadiran Intan dalam meeting yang mereka lakukan.
...............
"Indra mulai besok Seyla aku antar ke rumahmu yaa. Kasihan dia sendirian di rumah" ucap Satya
Indra dan Satya berjalan keluar dari kantor.
"Iyalah boleh. Sekalian nemenin Susan juga. Sekarang usia kandungan Susan kan sudah sekitar 4 bulan. Aku tidak bisa nemenin dia lama. Paling waktu aku hanya malam saja" ucap Indra
"4 bulan??? Berarti kamu sudah bisa 'gituan' dong" ejek Satya
"Hmm bisa tapi sampai sekarang aku belum melakukannya" ucap Indra cemberut
"Kenapa??" tanya Satya
"Astgaa....kamu tanya kenapa?? Ya karena aku sibuk menggantikan kamu saat kamu pergi ke Amerika. Tapi, setelah kamu pulang justru aku tambah sibuk harus nemenin kamu melakukan meeting dengan banyak klien" jawab Indra
__ADS_1
"Itu kan memang tugas kamu. Hahahhaha" ucap Satya tidak merasa bersalah
"Dasar....." ucap Indra
Satya dan Indra sudah sampai di parkiran. Mereka masuk mobil dan langsung pergi menuju rumah masing-masing.
....................
"Sayang......." Satya memanggil Seyla
"Sayang kamu sudah pulang..." Seyla bangkit dari sofa dan memeluk Satya
Satya mencium kening Seyla...
"maaf ya aku tidak punya banyak waktu untukmu kamu pasti bosan" ucap Satya
"Mulai besok kamu akan aku antar jemput di rumah Susan yaa." ucap Satya menguraikan pelukannya
"Iya. Aku juga sudah kangen sama Susan" ucap Seyla
"Iya kamu bisa kangen-kangenan sama dia. Aku mandi dulu yaa" ucap Satya
Satya masuk ke kamar mandi sementara Seyla menyiapkan pakaian tidur untuk Satya
15 menit Satya keluar dari kamar mandi, ia langsung memakai pakian yang sudah disiapkan Seyla dan langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
__ADS_1
"sayang....bobok yuk" ucap Satya yang melihat Seyla sedang menonton tv
Seyla yang mendengar suara Satya langsung mematikan tv nya dan ikut merebahkan tubuhnya di samping Satya
"eh kamu mau nggak aku pijitin?" tanya Seyla
"mmmm nggak usah. kamu hanya cukup memelukku saja itu sudah menghilangkan rasa capekku." ucap Satya memeluk erat Seyla dan memejamkan matanya
Seyla membalas pelukan Satya dan memejamkan matanya pula. Mereka tidur dengan pulas sambil berpelukan.
...............
Sementara Indra dan Susan sudah berbaring di atas ranjang...
"Sayang, mulai besok Seyla akan datang ke sini nemenin kamu. Dia akan di antar jemput Satya" ucap Indra mengusap rambut Susan
"benarkah??" tanya Susan tidak percaya
"iya sayang. Aku dan Satya sangat sibuk sehingga tidak punya banyak waktu bersama kalian. Jadi, untuk sementara ini kalian main berdua dulu, setelah pekerjaan kami selesai baru kalian bisa bermain sama kami" jelas Indra
"Loh kalian kan capek. Masa pulang kerja masih ngajak main sih. Paling aku sama Seyla pergi ke taman, nonton sama masak. " ucap Susan
"sayang...maksud aku itu kita bermain di atas ranjang" Ucap Indra menggoda
"kamu ya....kirain apaan. Sudah sekarang kita istirahat yaa. Kamu pasti capek" ucap Susan
__ADS_1
"hmmm iya aku sangat capek sayang" ucap Indra memeluk Susan
Mereka pun tidur sambil berpelukan......