Hamil Di Luar Nikah

Hamil Di Luar Nikah
Mencari Tahu #2


__ADS_3

Sesampainya di kantor Satya dan Indra melanjutkan rapat yang tertunda tadi. Setelah rapat selesai, Satya dan Indra masih berada di ruangan rapat.


"Indra, cari siapa yang menabrak Seyla" ucap Satya


"Iya. Aku yakin itu pasti disengaja." ucap Indra


"Iya pasti. Kalau memang si brengsek itu tidak sengaja kenapa dia tidak bertanggung jawab dan minta maaf sama Seyla?? Hanya main kabur saja" tambah Satya


"Iya kamu benar. Aku akan tanya sama Susan, siapa tau dia melihat wajahnya" ucap Indra


"Telepon Susan sekarang dan di speaker agar aku bisa mendengarnya juga tapi suruh dia agar menjauh dari Seyla saat menjawab teleponmu. Aku tidak mau membuat Seyla tambah khawatir." titah Satya


"Baiklah" ucap Indra kemudian mengambil ponselnya dari saku dan menelpon Susan


Tut....tut....tut....


"Halo sayang...." jawab Susan dengan membisik


"Sayang kenapa kamu bisik-bisik seperti itu? Apa terjadi sesuatu?" tanya Indra


"Nggak kok. Hanya saja Seyla sedang istirahat aku takut akan membangunkannya." jawab Susan


"Sayang kamu bisa ke....." ucapan Indra terpotong


"Kita ke rumah sakit saja sekarang untuk menanyakan Susan secara langsung, berhubung Seyla sedang istirahat" ucap Satya

__ADS_1


"Baiklah." ucap Indra


"Sayang....nanti aku tanya di rumah sakit saja, kami segera ke sana" ucap Indra pada Susan


"Oh iya. Aku tunggu." ucap Susan kemudian memutuskan sambungan telepon


apa yang akan dikatakan Indra?? sepertinya penting. gumam Susan


Satya dan Indra segera pergi meninggalkan kantor menuju rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit mereka menuju ke ruangan Seyla. Susan sudah menunggu mereka di luar.


"Sayang, ada apa? Apa yang ingin kamu tanyakan?" tanya Susan


"Duduk dulu" ucap Satya


"Sayang, apa kamu melihat wajah orang yang menabrak Seyla?" tanya Indra


"Mmm tidak. Aku tidak sempat melihat wajahnya. Aku shock melihat Seyla banyak darah sehingga aku tidak memikirkan itu. Maafkan aku" jawab Susan


"Indra suruh orang kita untuk mencari tahu siapa si brengsek itu" perintah Satya


"Baiklah" jawab Indra kemudian langsung menelpon seseorang.


"Kamu antar Susan pulang untuk istirahat, biar aku yang akan menjaga Seyla" ucap Satya

__ADS_1


"Kamu dan Indra yang istirahat saja, kalian kan habis pulang kerja pasti cape" ucap Susan


"Tapi, aku i...." Satya tidak bisa melanjutkan ucapannya


"Begini saja. Kalian pulang dulu ke rumah untuk mandi, setelah itu balik ke rumah sakit dan kita bertiga akan menginap di sini menemani Seyla." potong Susan


"Iya lebih baik seperti itu. Ayo kita pulang dulu" ucap Indra


"Baiklah" ucap Satya setuju


"sayang kamu tunggu di sini yaa. Kami akan segera kembali. kalau ada apa-apa segera hubungi kami" ucap Indra


"iya. Hati-hati yaa" ucap Susan


Satya dan Indra segera pergi ke rumah masing-masing untuk membersihkan diri sedangkan Susan masuk kembali ke ruangan Seyla


aku akan selalu menemani kamu Seyla. maafkan aku tidak bisa menjagamu. maafkan aku. gumam Susan mentap Seyla


..........


Setelah membersihkan diri Indra kembali ke rumah sakit. Ponsel Indra berdering tanda ada orang yang menelpon, Andi tertulis di layar ponsel dia adalah orang kepercayaannya, Indra langsung menjawab telepon tersebut


"Bagimana??? Sudah dapat?" tanya Indra setelah telepon tersambung


"Sudah pak." jawab Andi

__ADS_1


"Bagus. Siapa dia?" tanya Indra


__ADS_2