Hasrat Tetangga Kamar

Hasrat Tetangga Kamar
Pencapaian Nachya


__ADS_3


Setelah sarapan pagi selesai, Mr Ozzie pun mengutarakan maksud kedatangannya jika ia akan mengajak Nachya ke Birmingham esok hari bersamanya.


Awalnya ia meminta izin kepada Boy terlebih dahulu sebagai suami Nachya. Kemudian ia menyampaikan jika besok mereka harus mulai berangkat lebih awal untuk mempresentasikan rancangan mereka hari senin.


"Kebetulan sekali Mr Ozzie, saya juga menjadi konsultan hukum saat meeting hari senin nanti. Besok pagi saya juga akan menuju ke Birmingham!" jelas Boy membuat Ozzie sangat terkejut.


"Anda terpilih sebagai konsultan hukumnya?" tanya Ozzie.


"Benar Mr, jadi kemungkinan besok saya akan berangkat bersama dengan suami saya!" jawab Nachya.


 “Wow, saya benar-benar sangat iri dengan hubungan kalian berdua. Baru kali ini saya menemukan pasangan yang begitu hangat dan bisa saling kompak satu sama lain dengan kesibukan yang berbeda!” puji Ozzie yang kini benar-benar sudah mengibarkan bendera putihnya.


“Baiklah kalau begitu, bagaimana kalau kita berjalan saling beriringan menuju ke Birmingham besok pagi?” tawar Ozzie.


“Ide bagus, Mr. Kemungkinan kami akan berangkat sekita pukul 8 pagi dari rumah. Kita bisa bertemu di Lingkar Luar yang akan menuju ke Birmingham!” balas Boy.


“Ide yang sangat bagus, Bro. Kalau begitu aku permisi dulu. Terima kasih banyak atas jamuan kalian pagi ini!”


Mr. Ozzie berdiri dan mengulurkan tangannya ke arah Boy. Boy pun membalas uluran tangan Mr Ozzie dan mengantarkannya sampai ke pintu keluar. Sedangkan Nachya memilih untuk membereskan meja ruang tamu dan membawa cangkir bekas minum mereka ke pantry.


“Boy, kau benar-benar sangat beruntung bisa mendapatkan istri seperti Nachya. Sekali lagi selamat atas pernikahan kalian berdua!” ucap Ozzie sambil menepuk bahu Boy.


“Terima kasih banyak Mr Ozzie!” balas Boy.


“Kalian berdua benar-benar sangat serasi. Awalnya aku sangat ingin mendekati istrimu. Namun melihat kemesraan kalian berdua, rasanya aku tidak bisa melanjutkan keinginanku kali ini. Andai saja aku yang bertemu dengannya lebih dulu darimu. Pasti aku akan menjadi paling beruntung, Boy!” tutur Ozzie membuat Boy terkekeh pelan.


“Tetap saja kau tidak akan pernah bertemu dengan Nachya lebih dulu dari ku. Karena aku sudah bertemu dengannya sejak ia terlahir ke dunia ini!” timpal Boy.


“Benarkah?” tanya Ozzie sedikit tidak percaya dan Boy hanya menjawab dengan anggukan kepalanya.

__ADS_1


“Oh My God, jika seperti itu ceritanya kalian berdua memang sudah ditakdirkan untuk berjodoh sejak kecil!”


“Untung saja aku belum terlalu dalam mencintai istrimu. Baiklah kalau begitu, jaga istrimu baik-baik, Boy!” pesan Ozzie. “Pesonanya membuat siapa pun yang dekat dengannya pasti akan jatuh cinta!”


“Terima kasih perhatiannya Mr. Ozzie. Hati-hati di jalan ya!” balas Boy sambil melambaikan tangannya ke arah Mr Ozzie.


☘️☘️☘️


Satu bulan berlalu,


Selama ini Nachya mengikuti perkuliahan secara online dan mengirim tugas kuliahnya melewati surat elektronik. Sedangkan Boy sendiri masih harus bolak balik dari Birmingham ke London untuk tetap mengikuti kuliah secara tatap muka.


Kepiawaian Nachya dalam membuat desain dan menjelaskan setiap sudut gambarannya membuatnya benar-benar diandalkan oleh tim arsitek yang dibina oleh Mr Ozzie. Bahkan nama Nachya mulai disematkan berdampingan dengan Ozzie yang tentunya membuat Nachya mulai mendapatkan tawaran dari berbagai perusahaan.


Pagi ini Nachya sudah berada di ruangan Mr. Ozzie yang sengaja memanggilnya karena banyak tawaran yang masuk dan menginginkan Nachya untuk merancang bangunan.


“Tawaran yang masuk untuk meminangmu merancang bangunan sangat banyak, Nachya. Bagaimana jika kau mulai bergabung secara totalitas dengan tim arsitek yang aku bina dengan tetap mengikuti kuliah di UCL?” tawar Mr. Ozzie membuat mata Nachya berbinar.


“Ini adalah tawaran yang sangat sulit untuk aku tolak, Mr!” balas Nachya.


“Kalau begitu, setelah proyek kita yang ini selesai, aku akan mengajakmu untuk menyelesaikan proyek yang lainnya. Dan kau tenang saja, Boy masih akan mendampingimu sebagai konsultan hukum muda dalam perusahaan yang sudah bekerja sama di tempat ia bekerja!”


“Tentang jam kuliah, aku akan tetap mengaturnya karena aku juga sudah bekerja sama dengan kampus. Dan aku pastikan setelah lulus nanti, kau pasti menjadi arsitek muda ternama yang akan memiliki tim khusus sepertiku!” jelas Mr Ozzie.


“Terima kasih banyak atas tawaran dan semangat anda kali ini, Mr. Saya akan terus berusaha untuk belajar agar lebih baik lagi!” balas Nachya yang kemudian undur diri dari ruangan Mr. Ozzie dan kembali ke ruangannya untuk bersiap-siap mengikuti kuliah online.


Meskipun Nachya selalu mengikuti secara online, ia tetap fokus dan menjadi mahasiswi yang aktif dalam perkuliahan dan tentunya membuat dosen dan pihak kampus sangat bangga dengan pribadi Nachya.


Sedangkan di ruangan Mr. Ozzie kali ini asistennya mulai membicarakan Nachya dengan bosnya. Kebetulan asisten Ozzie kali ini adalah sahabatnya yang sudah sering bersama dengannya sejak mereka masih kecil.


“Andai saja Nachya belum memiliki suami, aku yakin kau pasti meminangnya untuk kau jadikan istri bukan?” tanya Leo, asisten yang juga sahabat Ozzie.

__ADS_1


“Aku tidak ingin mengandai-andai seperti itu, Leo. Bagiku, Nachya hanyalah mahasiswi cerdas yang sedang magang dalam perusahaanku yang nantinya akan berdiri sendiri, sama denganku.”


“Lalu kalian berdua akan saling bersaing satu sama lain untuk memenangkan suatu tender?” tanya Leo kemudian.


“Aku tidak mau berfikir seperti itu, Leo. Aku tulus membantu Nachya sampai sukses!” jelas Ozzie.


“Cih, sudah jelas kalau kau itu jatuh cinta, masih saja tidak mau mengaku!” celetuk Leo membuat Ozzie langsung menggebrak mejanya.


Brak! Gebrakan Ozzie kali ini membuat Leo sangat terkejut.


“Jangan gila, Leo! Aku tidak mau sakit hati hanya karena mencintai istri orang! Dan aku tidak akan pernah jatuh cinta dengan seorang wanita karena jatuh cinta hanya akan membuatku sakit hati!” tegas Ozzie.


“Jika kau hanya ingin membicarakan hal yang sama sekali tidak bermanfaat, lebih baik kau keluar!” usir Ozzie membuat Leo langsung keluar dari ruangannya.


Sesampainya di luar ruangan, Leo pun mengusap wajahnya kasar.


“Aku yakin, dia pasti kembali jatuh cinta dan langsung sakit hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan!” gumam Leo yang sudah sangat hafal dengan Ozzie yang gampang trauma karena jatuh cinta.


Awalnya Ozzie pernah mencintai seorang gadis muda, saat ia hampir menyatakan perasaannya, ternyata gadis itu memiliki penyakit jiwa dari bawaan sejak lahir.


Yang kedua, Ozzie jatuh cinta dengan seorang playgirl yang tidak bisa menjalin hubungan dengan satu orang pria. Dan kini Leo sudah menduga jika sahabatnya pasti mencintai Nachya yang sudah menjadi istri orang lain.


Ozzie yang terkenal tidak memiliki pasangan sampai saat ini, membuat Leo sering dianggap sebagai kekasih gelap Ozzie karena mereka kerap sekali pergi kemana-mana berdua. Hal ini menyebabkan Leo sampai sekarang susah mendapatkan kekasih karena setiap wanita yang ia dekati pasti menganggapnya sebagai 94y.


“Bahkan di usianya yang hampir menginjak kepala 3 dia belum pernah menjalin hubungan dengan wanita mana pun!" gumam Leo.


"Hemm, jika dia tidak juga mendapatkan kekasih, sudah pasti aku juga akan sulit mendapatkan seorang kekasih."


"Aku harus cari cara untuk mencarikan wanita yang tepat untuk Ozzie!"


"Tapi yang seperti Nachya masih ada atau tidak ya?"

__ADS_1


Leo pun terus berfikir keras sambil meninggalkan ruangan Ozzie.


__ADS_2