Hasrat Tetangga Kamar

Hasrat Tetangga Kamar
Nah, Ketemu!


__ADS_3

Nachya langsung mengejar Boy yang tampak berlari ke arah taman. Boy yang sadar jika kali ini Nachya mengejarnya pun langsung bersembunyi di balik dinding yang menghubungkan antara taman dengan kolam renang.


"Hei Gorila Hutan! Buruan keluar!" gertak Nachya sambil mengedarkan pandangannya keliling taman.


Boy yang masih mengatur nafasnya pun memilih tetap diam di tempat persembunyiannya. Namun sialnya, Nachya melihat bayangan Boy yang bersembunyi di balik dinding.


Senyum seringai di wajah Nachya pun langsung terlukis dengan sempurna. 'Dasar gorila! Awas ya kalo sampe dapet! Aku uleg sampe benyek!' gumam Nachya dalam hati sambil berjalan mengendap-endap ke arah dimana Boy bersembunyi.


Boy yang tidak lagi mendengar amukan Nachya pun mengira jika Nachya sudah pergi dari taman. Namun kali ini dugaannya salah besar.


Tepat saat Boy mengintip untuk melihat kemana Nachya pergi, ternyata Nachya justru sudah berdiri dan siap untuk menangkapnya.


"Nah, ketangkep juga kan!" tukas Nachya membuat Boy sangat terkejut.


Secepat kilat Boy berbalik dan siap untuk melarikan diri Nachya. Tapi dia lupa jika kali ini ia berdiri tidak jauh dari kolam renang dan


Byurr!!!


Boy terjatuh di kolam renang dan membuat Nachya seketika tertawa terbahak-bahak.


"Sukurin!"


"Emang enak?" ledek Nachya sambil mengibaskan bajunya yang sedikit basah terkena cipratan air dari kolam renang.


Kini Nachya berdiri di tepi kolam renang sambil melipat kedua tangannya di depan dada menunggu Boy keluar dari kolam renang.


Namun Boy justru mencipak-cipakkan tangannya dan memperlihatkan kepada Nachya jika ia sama sekali tidak bisa berenang.


"Gak usah pura-pura deh!" tukas Nachya yang tampak tidak peduli saat Boy berusaha minta tolong.


Tapi Boy terus saja berusaha cipak-cipak di air membuat Nachya hanya berdecih pelan.


"Cih, gak gentle banget sih main pura-puranya. Gak lucu, Boy!" timpal Nachya lagi sampai Boy akhirnya berhenti dan terjatuh di dasar kolam renang.


"Boy!" pekik Nachya yang mulai khawatir.


"Kamu serius gak sih ini, Boy?!" tanya Nachya sambil mengingat Boy bisa berenang atau tidak.


Sebab 3 tahun yang lalu saat Boy meninggalkan rumah, kolam renang nya memang belum ada. Terlebih mereka berdua memang jarang diajak pergi ke kolam renang.


Melihat Boy benar - benar tidak berdaya di dasar kolam renang, Nachya pun langsung menceburkan dirinya ke dalam kolam renang dan mengangkat tubuh Boy ke tepi kolam renang.

__ADS_1


Namun belum sampai di tepi kolam renang, tiba tiba Boy membuka matanya dan langsung melingkarkan tangannya di perut Nachya.


"Diiiih! Boy! Kamu nih ngeselin banget ya!" gerutu Nachya kesal saat menyadari jika dirinya kembali dikerjain oleh Boy.


Boy hanya tersenyum sambil memeluk tubuh Nachya berenang ke tepi kolam renang. Sedangkan Nachya hanya diam saja saa Boy membawanya dan mendudukannya di tepi kolam renang.


"Bisa gak sih kalo sebentar aja gak bikin aku kesel?" tanya Nachya.


"Kesel, tapi kamu khawatir kan sama aku?" tanya Boy yang sebenarnya sedang berbunga-bunga mendapati Nachya yang tampak sangat khawatir saat ia terjatuh di dasar kolam renang.


Sebenarnya Boy sangat ingin tahu apa yang ingin Nachya lakukan saat ia sudah sampai di tepi kolam renang. Namun hati kecilnya sangat tidak tega membohongi Nachya sampai sejauh itu.


"Iya! Khawatir kalo tiba-tiba kamu mati dan jadi hantu penunggu kolam renang!" jawab Nachya ketus.


Namun Boy justru terkekeh pelan mendengarnya.


"Berarti kita cocok dong, Nach! Sama-sama hantu kan?" balas Boy membuat Nachya memutar bola matanya malas.


"Kamu kan kuntilanak, terus aku pocongnya. Gimana? Cocok kan kita?" tanya Boy lagi.


"GAK!"


"Kamu tuh cocoknya sama ondel-ondel aja!" timpal Nachya.


Namun cepat cepat tangan Boy memegang tangan Nachya dan menahannya agar Nachya tidak pergi. "Eh, jangan dong Nach!"


"Oke, oke! Aku minta maaf deh kali ini dan janji ga akan ulangi lagi!" Boy menangkupkan kedua tangannya dan memasang wajah bersalahnya kali ini.


"Preet banget dah! Aku gak per-ca-ya!" balas Nachya menepis tangan Boy.


"Makan sendiri tuh janji kamu!" ucap Nachya yang masih memasang wajah juteknya.


"Oke, aku akan turutin semua permintaan kamu kali ini. Asal jangan kasih nomor ponsel aku sama dia! Gimana? Deal?"


Tawaran Boy kali ini terdengar begitu menggelitik hati Nachya.


'Yes, sekarang aku bisa ancam Boy dengan hal ini!' sorak Nachya dalam hati.


'Emmm, enaknya aku minta apa ya sama Boy?'


'PR Kimia udah selesai, Math ama fisika lagi gak ada PR.'

__ADS_1


'Oh iya, nonton!' teriak Nachya dalam hati.


Nachya sedikit mengerutkan dahinya memandang ke arah Boy, "Yakin mau turutin permintaan aku kali ini?" tanya Nachya memastikan.


"Yap, apapun yang kamu minta sama aku, dan tentunya masuk akal ya. Pasti akan aku turutin!" Jawa Boy dengan mantap.


"Nonton di bioskop premier lengkap sama jajan plus minumannya. Malam ini juga. Gimana?" balas Nachya.


Boy langsung tersenyum mendengar permintaan Nachya yang menurutnya sangat sederhana.


"As you Wish, Nachya!" balas Boy sambil mengedipkan matanya.


Nachya sedikit salah tingkah dengan sikap Boy kali ini.


"Mulai sekarang kita damai ya, gimana?" tawar Boy sambil menjentikkan jari kelingkingnya ke arah Nachya.


Nachya pun menjentikkan jari kelingkingnya ke arah Boy, namun saat ia hendak menautkannya, Nachya justru menariknya kembali.


"Damai sama aku itu gak mudah ya!" tukas Nachya yang kemudian berdiri meninggalkan Boy.


"Harus ada hitam di atas putih!" lanjutnya lagi sambil meraih handuk yang tersedia di pinggir kolam renang.


"Aku buat deh nanti, gimana?" lanjut Boy lagi.


"Liat ntar deh! Aku gak mau masih dalam jebakan kamu lagi yang terus terusan ngerjain aku!" gumam Nachya.


Boy menghela nafasnya panjang melihat Nachya yang benar-benar jual mahal dengannya.


'Aku hanya tidak mau kamu nantinya merasa nyaman dengan orang lain, Nach. Aku hanya ingin kau terus merasa nyaman denganku!' gumam Boy dalam hati.


☘️☘️☘️


Sambil nunggu kelanjutannya, mampir dulu yuk ke Novel bestie aku. Dijamin ceritanya keren dan menarik banget.



Judul Karya : Istri Rahasia Sang Presdir


Nama Pena : Desy Puspita


☘️☘️☘️

__ADS_1


 


__ADS_2