
“Bang...” panggil Adel sambil mengiringi langkah abangnya yang keluar dari meeting room.
“Kita harus bicara baik-baik tentang Nachya!” lanjut Adel pelan.
“Kita bicarakan saja saat di ruangan!” balas Adit dan Adel pun langsung menurut.
Keduanya berjalan beriringan menuju ke ruangan Adit sambil menyapa siswa yang tanpa sengaja berpapasan dengan mereka. Ketampanan dan keramahan Adit kali ini membuat para siswa perempuan terus saja mengidolakan guru baru mereka. Sesampainya di ruangan Adit, Adel pun langsung memulai pembahasannya mengenai Nachya.
“Bang, kayaknya abang harus berpikir berkali-kali deh untuk berjuang meraih cinta anak SMA kayak Nachya!” tukas Adel.
“Kenapa emangnya? Kamu kayak gak rela banget kalo abang dapat daun muda.”
“Oh iya, abang tahu ini sekarang. Kamu takut kan kalah cantik dari Nachya?” balas Adit.
“Bukan begitu, bang. Memang abang tega merusak masa depan anak Om Belva?”
“Dia sudah baik loh sama kita!” Adel langsung pasang tampang serius di depan kakaknya.
“Masih banyak wanita dewasa di luaran sana yang cantik, matang, dan siap untuk menikah.”
__ADS_1
Adit mengusap wajahnya kasar mendengar ocehan Adel yang sangat bertolak belakang dengannya. Jauh di lubuk hatinya tidak ada niatan sedikit pun untuk merusak masa depan Nachya. Yang ia tahu hanyalah, pesona Nachya mampu memikat hatinya pada pandangan pertama.
Terlebih sikap polos Nachya yang sangat menggemaskan di mata Adit, membuatnya terus saja memikirkan gadis belia yang usianya terpaut jauh dengannya. Bahkan Adit rela untuk mengerjakan soal matematika yang dikirimkan Nachya kepadanya. Padahal seharusnya, dia lah yang memberikan soal kepada anak muridnya itu.
“Abang tidak pernah berniat untuk merusak masa depan Nachya. Justru jika Nachya segera menentukan pilihannya pada pria dewasa sepertiku, maka masa depannya akan jauh lebih baik.”
“Tidak selamanya nikah muda itu buruk, Adel. Meski Nachya masih belia, tidak menutup kemungkinan jika dia pasti akan menjadi gadis yang mandiri dan juga memiliki pemikiran yang dewasa.”
“Oh iya, siang ini aku memanggil Nachya untuk makan siang bersama kita. Kamu gak keberatan kan?” tanya Adit dan Adel pun langsung menggelengkan kepalanya.
“Tidak masalah, Bang. Lakukan saja apa yang baik menurutmu. Asal ingat satu hal, jangan pernah memaksakan sesuatu atas kehendak abang sendiri!” balas Adel yang sudah tidak ingin berdebat panjang dengan abangnya yang sedang kasmaran.
Adit pun langsung memesan makanan untuk makan siang karena sebentar lagi para siswa pasti sudah bersiap untuk istirahat yang ke dua. Setelah menyiapkan makan siangnya, Pak Adit pun segera mengirimkan pesan kepada Nachya untuk segera merapat ke ruangannya.
Jangan lupa makan siang bersama saya. Saya tunggu di ruangan.
Lima menit kemudian setelah Pak Adit mengirimkan pesan kepada Nachya, terdengar pintu ruangannya di ketuk. Dengan semangat 45, Adit pun segera membuka kan pintu untuk Nachya dan mempersilakannya masuk ke dalam.
Namun saat pintu terbuka, bukan hanya Nachya yang berdiri di depan pintu ruangannya. Melainkan ada 2 orang teman Nachya yang ikut dengannya kali ini.
__ADS_1
“Pak Adit, kalo Ruby sama Arini ikut makan siang sama kita gak masalah kan pak?” tanya Nachya dengan mimik polosnya.
“Biasanya kan saya ke kantin sama Ruby, Pak. Jadi saya gak tega kalo biarin Ruby makan siang sendirian.”
“Nah, kebetulan tadi Arini baru bayar denda di perpustakaan dan uangnya sudah menipis. Jadi saya tawarin untuk gabung sekalian, Pak. Gi mana? Gak papa kan pak?” tanya Nachya dengan penjelasannya yang sangat detail.
Adel yang mendengar dari dalam ruangan Adit pun langsung terkekeh pelan.
“Makan tuh jatuh cinta sama anak di bawah umur!” gumam Adel pelan.
“Oh, tentu saja tidak masalah Nachya. Ayo silakan masuk!” balas Adit yang mau tidak mau kini harus makan siang berlima.
Melihat bermacam-macam menu makanan yang tersedia di meja Pak Adit, membuat Arini dan juga Ruby tidak sabar untuk menikmati makan siangnya. Sedangkan Nachya tampak tidak begitu antusias seperti kedua temannya. Akhirnya mereka pun menikmati makan siang berlima.
☘️☘️☘️
Lanjut besok lagi yaaa.
Yuuk sambil menunggu update selanjutnya, Mampiiir dulu ke Novel bestie aku. Dijamin ceritanya menarik dan menyenangkan. Judulnya : Menikahi Mafia Arogant
__ADS_1
Karya : Momoy Dandelion