
Bukan hanya Nachya, Boy juga sama tidak karuannya dengannya. Situasinya saat ini benar-benar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bagi Boy ini adalah kencan pertamanya yang paling indah. Namun keindahan itu seketika buyar saat mendengar suara yang begitu ia kenal terdengar tidak jauh dari mereka.
“Ups! Sorry! Beneran deh gak sengaja!” ucap wanita yang baru saja menabrak punggung Boy.
Boy dan Nachya pun langsung mengalihkan pandangan mereka ke asal suara.
“Mama!” pekik Nachya dan Boy secara bersamaan.
“Hai!” sapa Mama Ecca sambil melambaikan tangannya ke arah mereka berdua.
Sedangkan Papa Belva yang berlari mendekat pun langsung sangat terkejut melihat Boy berada di atas tubuh putri kesayangannya.
“Boy! Nachya!” panggil Papa Belva yang dipenuhi rasa kagetnya. Ia benar-benar tidak menduga sebelumnya dengan apa yang ia lihat kali ini.
Cepat cepat Boy langsung berdiri dan menjauhkan dirinya dari Nachya sambil menepuk nepuk pakaiannya yang penuh dengan pasir. Begitu juga dengan Nachya yang kemudian duduk sambil membersihkan rambutnya yang terkena pasir pantai.
Sedangkan Mama Ecca justru angkat tangan sambil berbalik untuk menjauh dari mereka.
“Kali ini ini mama gak ikut-ikutan yaa!” ucap Mama Ecca yang tidak mau bertanggung jawab dengan apa yang baru saja ia lakukan.
“Queen Ca!” panggil papa Belva sambil mendelik geram dan memberi kode kepada istrinya untuk ikut bertanggung jawab dengan kecelakaan barusan.
__ADS_1
“Emm, gak papa Pah. Kali ini Boy yang salah! Bukan mama atau pun Nachya!” tutur Nachya yang justru membela Mama Ecca dan justru melimpahkan semua kesalahan Mamanya kepada Boy.
Mendengar pembelaan dari putrinya, Mama Ecca langsung tersenyum dengan lebar.
“Nachya memang anak kesayangan Mama! Good girl!” puji Mama Ecca sambil mengusap kepala putrinya.
Sedangkan Boy langsung mengerutkan dahinya saat Nachya justru tidak berpihak kepadanya kali ini.
“Nachya!” panggil Boy yang menatap Nachya dengan tatapan protesnya.
“Ck, kalian berdua papa tunggu di cafe seafood sebelah sana!” gertak papa Belva sambil menunjukkan resto yang dituju. “Dan Boy, kamu harus jelaskan semua ini dan siap untuk menerima hukuman dari papa!” hardik Papa Belva yang langsung berbalik dan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya.
“Kamu juga harus bertanggung jawab, Queen Ca sayang!” bisik Papa Belva tepat di telinga istrinya sambil pergi lebih dulu meninggalkan Boy dan juga Nachya.
“Kata siapa aku gak belain kamu?” balas Nachya yang langsung menarik tangan Boy dan mengikuti langkah kedua orang tuanya.
“Kita liat saja nanti! Aku pasti akan belain kamu!” ucap Nachya.
***
Sesampainya di Cafe seafood yang dituju, Nachya langsung buka suara setelah memesan makanan dan minuman.
__ADS_1
“Papa sama Mama sengaja nguntit Nachya sama Boy pacaran?” tanya Nachya dengan nada mengintimidasi.
“Tentu saja!” jawab Papa Belva dengan santai.
“Karena papa sama sekali tidak mau terjadi apa-apa denganmu, Nachya. Buktinya tadi, kalian sudah berani berbuat tidak senonoh seperti itu di tempat umum!” lanjut Papa Belva.
“Mau tidak mau, Papa harus menghukum kalian. Terutama kamu, Boy!”
Boy kini hanya mengangguk pasrah dengan keputusan Papa Belva.
“Tapi yang tadi itu ...”
Nachya langsung menginjak kaki Boy dan memberi kode kepadanya untuk diam. Kemudian ia melanjutkan ucapan Boy yang terputus.
“Yang tadi itu, memang kita sudah melakukan hal yang tidak senonoh, Pa! Jadi dari pada nanti terus ajaa berkelanjutan, gimaana kalo hukumannya nikahin kita berdua saja?” tawar Nachya membuat Papa dan juga Mamanya langsung memekik kaget.
“Apaa?!!” pekik mereka bersamaan.
Sedangkan Boy hanya mengusap wajahnya pelan sambil berguman dalam hati, “Jadi ini yang Nachya bilang mau belain aku? Hemm, bener-bener nih anak memang selalu punya jalan baru untuk menuju Roma!’
“Kamu pikir nikah itu mudah?” tanya Papa Belva sambil menggelengkan kepalanya dan mengusap dadanya menanggapi sikap Nachya barusan.
__ADS_1
Di saat Nachya memberikan penawaran yang tidak terduga oleh mereka. Mau tidak mau Mama Ecca pun akhirnya langsung mengakui jika yang bersalah kali ini justru dia. Boy dan Nachya seketika terlepas dari hukuman yang akan dilimpahkan oleh Papa Boy kepada mereka.