HATI SUAMIKU BUKAN MILIKKU

HATI SUAMIKU BUKAN MILIKKU
Desi Cinta Yudha Sampai Gila


__ADS_3

Yudha melepaskan pangutanya meskipun Arumi masih ingin. "Udah ya sayang, bibirmu nanti sakit," bisik Yudha. Arumi malah menjawabnya dengan menggeleng. Kemudian dia pun kembali mencium pipi Yudha.


"Maaf ya sayang Mas ga bisa pangku kamu," ucap Yudha lagi.


"Ga papa, Rum juga ga bisa duduk dengan baik," ucap Arumi pelan. Yudha menatap bingung pada ucaoan istrinya.


"Memangnya kenapa sayang?" tanya Yudha.


"Pant*t Rum luka Mas," jawab Arumi pelan, Yudha makin penasaran.


"Luka...memangnya mereka ngapain kamu sayang?" tanya Yudha lagi. Pria tampan ini terlihat mulai geram.


"Mereka...mereka...mereka seret Rum," jawab Arumi terbata bata, tangisanya kembali pecah saat ingatan mengerikan itu datang kembali. Yudh tertegun meudian dia pun berteriak.


"Brengsek!!!!!" teriak Yudha. Deka pun melangkah mendekati mereka.


"Sabar Yudh, kamu masih luka, Deren udah urus mereka," ucap Deka mencoba menenangkan adek iparnya.


"Gimana Yudha bisa sabar bang, mereka bikin istri Yudha sampai kayak gini. Gila aja Yudha suruh diam. Tolong hubungi Deren bang. Jangan biarkan dia melepaskan para bajing*n sialan itu, tangkap juga wanita kepar*t itu," pinta Yudha penuh kemarahan. Arumi masih setia meneluk suami tampanya.(Nempel terus aja mbak Rum).


"Sabar Yudh kendalikan dirimu. Deren tau apa yang harus dia lakukan."jawab Deka. Arumi kembali menangis saat mendengar suaminya emosi.


"Rum, sebaiknya kamu istirahat ya, biar kamu cepet pulih. Kamu juga Yudh, kamu kan baru selesai oprasi jaga emosimu kendalikan dirimu. Jangan buat otakmu berfikir keras mengerti. Percayalah Deren pasti lebih ahli dari kita untuk menghadapi masalah seperti ini," ucap Deka, Yudha sangat paham dan mengerti dengan apa yang abang iparnya maksud.


Arti pun membatu Arumi berbaring sofa diruangan itu. Joker mengelus ramput adek kesayanganya. Melihat adeknya diperlakukan seperti itu ingun rasanya Joker bergabung dengan tim Deren untuk memberi pelajaran pada para preman sialan itu. Sayang nya tim Deren tak bisa dimasuki sembarang orang.

__ADS_1


Yudha dan Arumi termasuk orang yang beruntung. Mereka dikelilingi orang orang yang sangat perduli pada mereka.


Yudha menatap iba pada istri cantiknya."Kasihan sekali dia Mbak, pasti dia kesakitan pasti dia sangat ketakutan saat itu. Sekali lagi dia kembali menderita karena imbas dari kesalahan Yudha Mbak," ucap Yudha pada Arti.


"Sudah lah Yudh, semua ga ada yang menyangka jika Desi segila ini. Lain kali jangan percaya pada wanita yang mau mendekati pria beristri. Mereka pasti punya niat yang ga bagus, apa lagi bagi kalian yang berduit. Kalian paham," ucap Arti pada Deka dan Yudha. Deka hanya tersenyum menjawab ucapan ratunya.


"Papi ga usah senyum senyum. Mommy serius ini," heeemmm kambuh lagi judesnya.


"Iya Mommy, Papi paham. Bahkan Papi sangat paham ratuku. Bagaimana Papi ga paham perasaan itu terus yang Mommy bahas," balas Deka.


"Biar aja, biar kalian inget ga ada wanita terbaik didunia ini selain ibu kandung, istri dan juga anak perempuan kalian. Deretan lain pasti punya maksud terselubung jika ingin dekat dengan kalian. Paham!!" ucap Arti. Kembali dia menyerukan apa yang ada dipikiranya.


"Paham bu ratu!!" jawab Deka dan Yudha barengan. Kali ini mereka malah sukses membuat Arti jengkel. Arti memilih menghindar dari pria pria yang menyebalkan menurutnya.


"Mbak kamu itu," balas Deka dengan muka meledek.


"Istri Abang itu," Yudha pun tak mau kalah. Mereka kembali tertawa saat Arti menatap mereka dengan sorot mata penuh permusuhan. Ahh....rasanya menyenangkan sekali jika bisa membuat ratu drama satu itu marah.


******


Deren tak mau membuang waktu lagi. Dia pun membawa kasus yang melibatkan Desi keranah hukum. Dengan berbagai bukti yang dia bawa ahirnya polisi pun bertindak.


Mereka sudah siap dengan mobilnya. Sayangnya pergerakan mereka telah dibaca oleh Desi dan Desi berniat melarikan diri.


Seseorang yang Deren tugaskan untuk mengawasi kediaman Desi melaporkan Desi dalam perjalanan ke bandara.

__ADS_1


Bukan Desi namanya kalau tak pandai manipulasi keadaan. Setelah dicek ternyata yang ada didalam mobil itu bukanlah Desi. melainkan orang yang mirip dengan Desi.


Deren tak tinggal Diam, dia pun langsung meluncur ke apartemen milik Desi. Desi yang ketakutan dan tak ingin masuk penjara berniat mengahiri hidupnya.


Beruntungnya Deren dan timnya berhasil membuka pintu apartemen setelah meminta pin nya pada Yudha. Bodohnya si Desi tak menganti nomer kunci pada pintunya.


Deren melihat Desi tergeletak bersimbah darah. Dia langsung membawa Desi kerumah sakit. Deren mengikat pergelangan tangan Desi agar menghentikan pendarahanya.


Sesampainya dirumah sakit Desi langsung mendapatkan perawatan. Tuhan masih sayang pada Desi rupanya, nyawa Desi bisa diselamatkan. Tapi tidak dengan jiwanya. Desi histeris dan terus memanggil Yudha. Beberapa kali dia hendak mengancam mengahiri hidupnya. Jika tidak boleh bertemu dengan Yudha. Terpaksa tim dokter mengikatnya agar dia lebih tenang.


"Gue ga akan pernah tertipu dengan akal busukmu lagi wanita gila," ledek Deren.


"Brengsek kamu, mana mas Yudha aku mencintainya. Berikan mas Yudha padaku," teriak Desi sambil memohon pada Deren.


"Mas Yudha mu sudah ku berikan pada kekasihnya. Dan mereka saling mencintai. Mas Yudhamu yang tampan itu sudah jadi milik Arumi. Mereka mau menikah kamu dengar," ucap Deren kembali mempermainkan emosi Desi. Deren geram itulah sebabnya dia mau membuat wanita ini gila seperti apa yang sudah diniatkannya pada Arumi waktu itu.


"Tidak..tidak..Mas Yudhaku...Dia ga boleh menikah dengan yang lain. Mas Yudha miliku!!!" teriak Desi tak terima.


"Duh kasihanya, Mas Yudhamu hari ini menikah. Daaaa.....aku mau menghadiri pesta pernikahanya dulu ya, selamat menikmati kesendirianmu," ucap Deren lagi sembari melangkah meninggalkan Desi sediri diranjang pasien.


Desi menjerit histeris, dia juga meronta meminta seseorang melepaskan ikatan tanganya. Dalam lelahnya dia terus mengatakan bahwa dia sangat mencintai Yudha. Ingin meiliki Yudha. Yudha adalah miliknya, tak ada yang boleh menikah dengan Yudha selain dirinya.


Ah... Desi nikmatilah cinta semu mu sekarang. Mas Yudha sudah jadi milik oramg lain. Kasihan... Desi cinta mas Yudha sampai gila.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2