HATI SUAMIKU BUKAN MILIKKU

HATI SUAMIKU BUKAN MILIKKU
Keputusan Bersama


__ADS_3

Robet menggandeng tangan Yunita dengan sangat hati hati. Disamping calon istrinya ini belum sembuh benar ternyata dia juga amat sangat menyayangi calon istrinya ini.


"Assalamu'alaikum," ucap Robet dan Yunita.


"Waalaikum'salam," jawab Arumi dan Yudha sepempak.


"Mari masuk!" ajak Arumi sambil menggandeng calon istri sahabatnya.


"Makasih," jawab Robet.


Robet masih memapah Yunita karena kelihatan sekali Yunita masih sangat lemah. Arumi pun membatu Robet memapah Yunita. dan membawanya ke sofa.


"Istirahat dikamar aja kah?" tanya Arumi pada Yunita.


"Ga usah Mbak, kita kesini mau ngomongin sesutu yang penting," jawab Yunita.


Arumi mengerutkan dahinya.


"Sesuatu yang penting apa?" tanya Yudha.


"Langsung aja ga papa kan Yank?" tanya Robet pada Yunita. Yunita pun mengangguk tanda menyetujui.

__ADS_1


"Kemarin pas Nita masih di rumah sakit, kita didatengin sama keluarga kandung Vero Yudh," ucap Robet serius. Tentu saja ini membuat Arumi dan Yudha terkajut.


"Keluarga kandung, maksud kamu?" tanya Yudha.


"Jadi sebenarnya setelah si Desi pisah sama kamu, dia itu menikah dengan Bima salah satu pengusaha batu bara bro. Tapi sayangnya beliau kecelakaan sebelum putrinya lahir. Nah kita ga tau masalahnya apa Desi menghindar dari keluarga suaminya. Kalau menurut orang tua Bima sih mereka awalnya memang ga setuju dengan pernikahan anak dan mantunya. Dan sebelum meninggal si Bima mengatakan kalau istrinya hamil. Ahirnya dicarilah Desi, eh pas denger berita Desi meninggal ya itu lah, mereka nemuin kita. Saya ga tau gimana caranya mereka dapet info soal Yunita. Yang jelas mereka kemarin ketempat kami dan meminta Vero kembali. Kalau menurut kalian gimana bro," ucap Robet berusaha tegar. Tapi tidak dengan Yunita. Matanya langsung berkaca kaca sedih.


Arumi pun mengelus pundak wanita itu."Sabar Ya Yun!" ucap Arumi.


"Lo yakin bro mereka yang dateng ke elo tu kakek neneknya Vero?" tanya Yudha memastikan.


"Iya Bro, kita udah melakukan ter DNA dan hasilnya 96% positif, yang artinya memiliki ikatan darah," jawab Robet. Yunita kembali menahan tangisnya.


"Iya Mbak," jawab Yunita sesegukan.


"Gimana menurut lo Yudh, haruskan kita kembalikan anak ini ke keluarga kandungnya?" tanya Robet lagi.


"Sebaiknya begitu Bro, kasihan juga keluarganya udah nyariin tu bocah. Kamu yang iklas ya Yun. Kita semua tahu kok kalau kamu sayang sama dia. Tapi kan dosa juga Yun kalau kita jauhin anak dari keluarga kandungnya. Sedangkan keluarga kandungnya masih menginginkanya," ucap Yudha membantu menjelaskan apa yang benar dan apa yang salah. Keputusan ini memang berat tapi mereka ga ada pilihan lain bukan.


Ahirnya Yudha, Arumi dan Robet pun sepakat untuk mengembalikan Vero pada keluarga kandungnya. Yunita tak punya pilihan lain selain menghiyakan keputusan merek meski dengan hati yang sangat berat.


****

__ADS_1


Keesokan harinya...


Keluarga kandung Vero pun menjemput gadis cilik itu dikediaman Yudha dan Arumi. Tangis pecah mengiringi perpisahan ibu dan anak itu.


Arumi tak tega ketika meliha Vero menagisi wanita yang telah mengasuhnya selama ini. Begitupun sebaliknya. Yunita pun tak kuasa menatap mata indah gadis cilik itu. yang seolah mengatakan aku ga mau pergi ibu, aku ingin sama ibu.


Yunita pingsan saat mobil yang membawa putrinya sudah mulai tak terlihat. Robet langsung membopong wanitanya dan membawa masuk kedalam.


"Nit...Nita...Ya Allah... Nit!" pangil Robet. Suasana menjadi panik kala Yunita sama sekali tak merespon panggilanya.


Setelah beberapa menit Yunita pun sadar. Matanya menatap lurus dan kosong.


"Mana putriku Mas?" ucap Yunita sambil menagis sedih.


"Sssttttt....sayang ga boleh gitu, putri kita sudah berada ditempat yang seharusnya. Udah jangan nangis lagi ya. Iklaskan biar dia ga rewel oke," ucap Robet sambil memeluk erat calon istrinya.


Yunita tak mau bicara lagi, dia hanya menangis dan menangis. Meringkuk sedih dan penuh penyesalan. Rasanya begitu berat perpisahan yang dialaminya kali ini. Mungkin kah Yunita pernah memiliki trauma yang sama. Entahlah!!!.


Bersambung....


Ditunggu like n komenya ya gaes...ya punya koin boleh juga loh kasih tipnya biar aku lebih cemungust...

__ADS_1


__ADS_2