Ibu, Izinkan Aku Bahagia

Ibu, Izinkan Aku Bahagia
BAB 72 Kejar Ibu, Ayah


__ADS_3

"Ayah, mengapa ayah membiarkan Ibu Raya pergi?" sebut Dicky pada istri Arifin.


"Ibu sedang marah pada Ayah." Jawab Arifin singkat.


"Lalu, kenapa Ayah diam saja. Kejar Ibu, Ayah!" Dicky memohon dengan sangat. Dicky sangat sayang pada Raya, karena Raya merawat dan mengurus Dicky dengan tulus selama ini.


"Biarkan saja, Dicky. Kamu diamlah, jangan membuatku tambah pusing!" bentak Arifin.


Mata Dicky berkaca-kaca menerima bentakan Arifin. Tangan mungil itu menyeka pipinya yang mulai basah diterabas air mata. "Ayah jahat!" ucap Dicky sembari terisak.


Dicky bersembunyi di kamar sambil terus menangis. Sementara, Arifin mengacak rambutnya frustasi. Arifin menangis putus asa.


Di luar, malam semakin gelap. Raya berjalan tanpa tujuan. Ia pergi tanpa membawa apa-apa. Terus berjalan hingga jauh dari rumahnya.


Dua orang pria tak dikenal tiba-tiba menghalangi jalannya. Mulanya Raya terus melangkah tak memperdulikan dua laki-laki asing itu. Tapi kemudian, mereka semakin berani memepet tubuh Raya.


"Mau apa kalian?" jerit Raya dengan nada penuh amarah.


Salah satu dari keduanya menyeringai. Sementara yang satunya memegangi lengan Raya, lalu berkata "Serahkan uangmu atau-"


"Atau apa? Kalian akan membunuhku? Bunuh saja aku! Lagi pula aku sudah lelah dengan hidupku. Bunuh ... bunuh aku, cepat!" Asih meluapkan kemarahan yang sejak tadi sudah berkobar di dalam dadanya.

__ADS_1


Kedua laki-laki yang awalnya berniat merampok Raya itu menjadi bingung. Pasalnya, orang yang menjadi sasaran mereka justru tidak menunjukkan rasa takut dan malah menantang untuk dibunuh. Mereka berdua saling menatap bingung.


"Apa yang kalian tunggu? Ayo bunuh aku! Mana senjatamu? Keluarkan!" Raya berteriak lagi. Ia mengamuk melepaskan lengan yang dipegangi salah satu laki-laki itu.


Raya mengambil sebilah pisau yang ia lihat menyembul dari bagian belakang celana salah seorang dari keduanya. Ia mengambil tangan laki-laki itu, menyerahkan pisaunya kemudian menyerahkan diri untuk dibunuh.


Bukan melakukan apa yang Raya perintahkan. Mereka justru lari ketakutan. Tidak biasanya ada korban yang ingin dibunuh seperti Raya. Mereka salah sasaran rupanya.


"Pecundang, kalian!" hardik Raya sembari menendang ke sembarang.


Di jalanan yang gelap itu. Raya sendirian di dalam pelukan malam. Saat itu tidak ada lagi yang Raya takutkan, meski nyawanya harus hilang detik itu juga. Lukanya terlalu sakit, hingga tidak ada kesakitan lain yang terasa lebih menyakitkan diri dan perasaannya lagi.


Pengemudi mobil yang tidak sadar akan keberadaan Raya, terkaget setelah merasakan mobilnya menabrak sesuatu. Ia pun turun untuk memastikan.


Benar saja, seorang wanita tergeletak tidak berdaya. Pengemudi mobil yang adalah seorang laki-laki berusia sekitar 40 tahun itu, melihat-lihat apakah ada orang lain yang bisa membantunya membawa Raya ke dalam mobilnya, untuk kemudian di antar ke rumah sakit, guna mendapatkan penanganan. Namun, jalanan itu tetap sepi dan tidak ada siap pun lagi selain dirinya dan Raya.


Akhirnya, mau tidak mau ia membopong tubuh Raya sendirian ke dalam mobilnya. Alangkah terkejutnya laki-laki itu saat melihat wajah wanita yang dikenalinya. "Raya ...," ucapnya.


Ia pun bergegas melajukan kembali mobilnya. Membawa raya yang mendapat luka di bagian pelipis mata dan tubuh bagian kanannya. Dengan rasa cemas laki-laki itu membawa raya ke sebuah klinik 24 jam. Karena rumah sakit terlalu jauh untuk ditempuh.


"Bertahanlah, Raya." ucapnya, lalu mengangkat tubuh Raya turun dari mobil setelah sampai di klinik 24 jam itu.

__ADS_1


Bersambung ....


Guys, sembari menunggu kisah selanjutnya, yuk berkelana dulu bareng othor, ke karya teman othor yang sangat keren. Pokoknya wajib mampir, ya!


Karya : Mega Risma


Ranty Amalia Widodo, yang Menikah dengan seorang superstar Ferrell Nugraha. Harus rela jika dirinya selalu di sembunyikan bahkan hanya di akui sebagai adik. Membuatnya bertekad tidak akan jatuh cinta pada suaminya.


Namun, sikap Ferrell yang menunjukkan cinta dibelakang layar. Membuatnya luluh cinta Ferrell bukanlah kepura-puraan. Cinta Ferrell tulus untuk Ranty. Namun, dalam kisah cinta mereka ada saja penghalang dan rintangan. Namun, mereka bisa Melawati nya hingga kehadiran putri tercinta mereka mampu melengkapi kebahagiaan keluarga kecil mereka.


Sayangnya lagi-lagi cobaan datang, menerpa rumah tangga mereka. Hingga Ferrell harus terjebak pernikahan siri dengan sahabat sekligus cinta masa kecilnya.


Hingga akhirnya Ferrell dan Ranty harus terpisah


karena tragedi yang sangat memilukan


akankah Ferrell dan Ranty akan kembali bersama?



Selamat membaca, jangan lupa tinggalkan jejak, ya! ❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2