
Saat sudah sampai di danau itu, Indra membeli dua buah kelapa muda untuk kami. Enak juga ya menikmati kelapa muda sambil melihat danau.
Ada perahu juga tuh, aku merengek pengen naik itu. Aku paling suka naik perahu, rasa nya so sweet sekali apalagi naik sama pacar hehe. Jadi kaya di film-film romantis, tapi jangan sampai tercebur ya perahunya.
Indra pun setuju untuk mengajakku naik perahu. Kenapa aku merasa sekarang ini manja banget ya sama Indra. Tapi kok dia nggak komen sih kalau aku manja atau SIM B (Sok Imut Banget).
Mungkin yang namanya cinta yang tulus kayak gini ya, menerima semua kekurangan pasangan kita dengan ikhlas dan lapang dada tanpa menuntut apapun untuk bisa tampil sempurna.
Indra tidak pernah menuntut atau membuat aku merasa tidak nyaman. Dia selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik buat aku. Ahh, beruntungnya aku punya pacar kayak kamu. Terima kasih sayangku yang tampan.
* POV Indra
Maria memintaku untuk menaiki perahu itu dan aku tidak bisa menolaknya. Aku benar-benar tidak bisa menolak semua permintaan Maria apapun yang dia mau pasti aku kabulkan.
Aku ingin menjadi seorang yang sangat berharga untuknya dan aku ingin dia merasa bahwa aku akan terus mencintainya seumur hidupku.
Aku bahagia sekali 6 bulan kita bersama-sama membuatku semakin bahagia. Maria memang manja tapi aku tetap suka kok. Entah mengapa semua yang Maria lakukan itu tidak pernah membuatku ilfeel (ilang rasa) Malah semakin hari aku semakin mencintai dan menyayanginya.
__ADS_1
Walaupun aku tidak satu sekolah lagi dengannya, perasaanku malah semakin tumbuh. Aku tidak bisa melihatnya setiap hari, memandanginya saat di kelas atau mengajaknya jajan di kantin.
Kangen sih pengen seperti itu lagi. Tapi nggak mungkin kita beda sekolah, sekarang hanya bisa melihatnya saat mau berangkat atau pulang sekolah saja.
Setelah kami berada di atas perahu, aku melihat dia sangat bahagia. Senyum nya manis sekali, aku jadi teringat ketika aku mencium keningnya waktu itu.
Dia tidak marah tapi dia mendiamkan aku selama beberapa hari yang artinya dia ragu dan sedang menjaga jarak denganku. Aku tidak akan mengulanginya lagi Maria. Maafkan aku.
Aku juga tidak tau kenapa aku bisa cium kamu. Itu refleks karena aku benar-benar sangat sayang sama kamu yang selalu menggemaskan.
Kenapa aku tergila-gila banget sama kamu ya. Kamu seperti punya magnet yang selalu menarik ku untuk selalu dekat denganmu.
* POV Indra End
Aku melihat Indra tersenyum ketika kami berada di atas perahu. Aku bertanya kepadanya, "Kamu kenapa tersenyum kaya gitu? Aku manja banget ya?"
"Engga sayang, aku senang aja bisa ngajak kamu main kaya gini, jarang-jarang kan kita ada waktu luang berdua kaya gini. Tapi."
__ADS_1
"Kenapa?"
"Maaf, aku hanya bisa mengajak kamu main ke tempat sederhana ini."
"Kamu nggak usah sedih kayak gitu, aku sudah sangat bahagia kok punya pacar pengertian kaya kamu. Terima kasih ya untuk semuanya sayang."
"Aku seneng banget kamu panggil aku sayang, hehe. Semoga kita selalu bersama ya sampai kita menikah dan selamanya."
"Aamiin, semoga menjadi doa ya."
Bahagia itu sederhana, tak perlu mewah untuk membuat seseorang bahagia. Hal sekecil apapun bisa membuat seseorang menjadi bahagia hanya dengan ketulusannya.
Kemewahan tak pernah menjamin seseorang hidup bahagia. Tapi ketulusan cinta bisa membuat siapapun yang merasakannya merasa sangat berarti dan akan selalu merasa bahagia karena kita menghargainya dengan sebuah rasa yang tidak semua orang miliki.
...****************...
Terima kasih kepada semua pembaca yang sudah memberikan dukungan sama karyaku ini entah itu hadiah, vote, like atau komen. Semuanya sangat berarti untuk author.
__ADS_1
Membuat kalian suka aja udah membuat author berbunga-bunga bahagia. Terus semangat ya dengan memberikan cinta yang tulus untuk orang-orang di sekitar kamu.
Jangan pernah meninggalkan orang yang tulus mencintaimu, karena suatu saat nanti kamu pasti akan menyesal.