INSECURE, Cinta Masa Lalu

INSECURE, Cinta Masa Lalu
PART 57 * Pantai yang indah *


__ADS_3

Aku berdiam diri di sebuah batu besar. Tidak bisa mengatakan apa pun, karena hatiku masih terasa sangat sakit. Kak Ivan mendekatiku, "Aku tau kamu sedih banget, tapi.. Bisakah kamu sedikit saja memberikan aku kesempatan untuk bisa membuatmu tertawa lagi?"


Aku memejamkan mata dan terdiam.


"Aku tau aku tak lebih baik dari Indra, tapi setidaknya aku akan berusaha untuk selalu ada buat kamu."


"Aku nggak mau terluka lagi Kak.. Aku takut. Sakit sekali hati ini Kak. Ketika sedang sayang-sayang nya dia pergi untuk selamanya."


Aku menutup wajahku dengan tangan, Kak Ivan mendekatiku dan memelukku. Mencoba untuk menenangkan aku. Menempatkan kepala ku di dadanya.

__ADS_1


"Daripada kamu sedih terus, kita jalan-jalan di pinggir pantai yuk."


Aku hanya mengangguk.


Kami berjalan menyusuri pantai. Debur ombak yang terus mengucap rindu. Satu nama ku ucap selalu, hanya dirimu, hanya kamu, Kekasih ku. walau kita memang tak bisa lagi bersatu, tapi kamu selalu di hatiku. Walau raga tak mungkin berjumpa, mungkin dalam mimpi kita kan bersua.


Aku mencoba tersenyum walau hati terasa perih. Aku harus bangkit. Walau bagaimanapun hidup harus tetap berjalan.


'Aku hanya mencoba untuk bisa jadi bagian dari kamu, aku tau itu sulit, tapi aku akan terus mencobanya. Aku tidak akan menyerah Mar.' Ivan.

__ADS_1


Aku melihat Kak Ivan sangat bahagia bermain denganku. Ya aku harus mencoba membuka hati. Membuka hati bukan berarti segampang itu aku mempunyai kekasih lagi, tapi membuka hati untuk bisa bersahabat dengan siapa pun. Membuka hati untuk bisa menerima semua takdir yang Allah berikan untukku.


Aku mulai tersenyum saat Kak Ivan mencoba membuatku tertawa. Aku tau itu bukan sifat Kak Ivan. Kak Ivan sangat dingin, tapi sekarang aku melihat kehangatan dalam dirinya. Sisi lain dari Kak Ivan yang aku tahu sekarang, dia sosok pria yang juga lembut, hampir sama dengan Indra. Hanya saja Indra lebih ekspresif kalau Kak Ivan cenderung lebih pasif.


Aku tidak bermaksud untuk membandingkan semua pria yang mendekatiku dengan Indra. Hanya saja, Indra sosok kekasih idamanku. Karena aku insecure dengan wajah pas-pasan ku ini, jadi aku ingin mempunyai pasangan yang dapat saling mengerti satu sama lain. Ketika aku marah, dia bisa membuatku tenang, begitupun sebaliknya. Tidak egois dan tidak berkata kasar. Semuanya itu sifat Indra, lelaki dengan penuh kelembutan.


Aku tak bisa menjamin kapan aku bisa move on darinya.


Ku rasa aku tidak pernah bisa untuk move on, Indra akan selalu ada di hatiku selamanya. Walaupun kelak aku mendapatkan kekasih yang baru. Bahkan jika aku mempunyai suami yang sifatnya hampir sama dengan nya, Indra tetap menjadi kenangan indah CINTA MASA LALU KU. Kenangan itu tak akan mudah di lupakan. Apalagi dia sangat menghargai ku sebagai wanita. Tidak pernah menyentuhku lebih, bahkan kita belum pernah berciuman. Entah siapa yang akan mendapatkan ciuman pertama ku.

__ADS_1


Dulu aku sangat berharap Indra yang akan mendapatkan ciuman pertama ku, menjadi suamiku selamanya. Tapi takdir berkata lain. Allah memisahkan kami dengan cara yang tidak terduga. Semoga Allah mengirimkan seseorang yang lebih baik dari Indra segalanya. Karena aku tau, semua yang Allah garis kan untuk hambanya adalah yang terbaik.


...****************...


__ADS_2