Istriku Lely

Istriku Lely
Lulus tes


__ADS_3

Lulus tes pertama nilai lely di urutan pertama. juga tes kedua dan ketiga. hingga tes wawancara.


Lely tetap unggul.


Tiga hari berikutnya, semua peserta yang lulus mendapat surat elektronik dari link resmi rumah sakit pemerintahan.


Pagi itu, saat lely mendapat ada pesan elektronik di ponselnya.


Dan lely....


"Bang!". panggil lely berdiri di tangga paling bawah.


Ipul yang sedang berada di toko membantu melayani pelangan. tiba-tiba di pangil istrinya.


"Iya!". jawab ipul.


Lely memberi kode saja.


"Sebentar ya. selesai yang satu ini!". ucap ipul memperlihatkan berkas yang sedang di fotocopy.


Lely mengangguk. dia kembali ke lantai dua ruko.


Tidak berapa lama ipul datang menemui istrinya.


Si kembar sedang bermain di dalam kamar, sementara adiva sedang sekokah. Lely duduk di kasur santai depan televisi.


"Ada apa sayang!?". tanya ipul.


Lalu duduk di dekat istrinya. mencium pucuk kepala istrinya yang tertutup jelbab instan.


Lely memberikan ponselnya dan memperlihatkan pesan elektronik dari rumah sakit pemerintah oada suaminya.


"Alhamdulillah...". ucap ipul merangkul tubuh istrinya.

__ADS_1


Menciumi seluruh wajah istrinya, yang ternyata menangis.


"Alhamdulillah sayang. abang ikut senang!". ucap ipul.


Ipul mengelus punggung istrinya yang masih menangis haru.


"Alhamdulillah..".


Ucap mereka bersyukur tanpa henti.


Bagaimana tidak.


Lely di tugaskan di rumah sakit di kota tempat asalnya. rumah sakit tempat dia koas. yang juga tidak jauh dari rumah mereka.


"Pasti ayah dan ibu senang. meteka jadi dekat dengan cucu mereka dan kita!". ucap ipul.


"Aku juga senang bang. Aku selalu berdo'a. supaya aku dapat tumah sakit di kampung kita.


"Alhamdulillah. sebaiknya kita hubungi ibu dan ayah! abang zul dan abang il juga". ucap ipul.


"Iya. aku akan telfon!". ucap lely.


Semua keluarga senang lely lolos jadi dokter di rumah sakit pemerintah, dan lebih senang lagi dapat bertugas di kota sendiri.


Tentu ayah dan ibu lely senang. Anak sulungnya bekerja di luar pulau bersama anak istrinya. anak keduannya bang Zul juga bekerja di ibukota provinsi.


Dan sekatang anak bungsunya yang beberapa tahun belakangan kuliah dan juga bekerja di ibukota provinsi. sekarang akan pulang kampung kekota kelahiran untuk mengabdi di rumah sakit pemerintah.


Tentu kabar yang sangat membahagiakan ayah dan ibu lely. juga mertuanya, orang tua suaminya ipul.


"Kalau kita pindah, toko ini bagaimana bang?!". tanya lely.


Saat mereka selesai menelfon orang tua dan saudara mereka. Ipul dan lely berdiskusi.

__ADS_1


"Hmm.. toko ini di beli abang zul atau di kontrak?!". tanya ipul.


"Kalau tidak salah di beli!". jawab lely.


"Kita kontrakan saja tokonya. dan usaha fotocopy ini kita pindah ke kota b. kan usaha ini pekerjaan tetap abang. sambil menjaga anak-anak kita". jawab ipul.


"Boleh bang. terus karyawan kita?! pasti mereka akan mencari pekerjaan baru lagi". ucap lely memikirkan karyawan mereka.


"Ya harus bagaimana lagi. kan mereka juga tidak mungkin jadi pekerja terus. pasti mereka juga ingin buka usaha.


Juga mereka pasti akan menikah juga. tidak mungkin jadi penjaga toko terus.


Nanti kita beri pesangon, untuk mereka buka usaha. mereka berdua pasti bersemangat untuk buka usaha sendiri!". ucap ipul.


"Memang abang mau kasih mereka berapa?". tanya lely.


"Kita diskusi dulu dengan bang zul. mereka sudah hampir lima tahun jadi karyawan tetap kita. tentu kita harus memikirkan mereka yang akan berhenti mendadak. paling tidak beri modal untuk buka usaha!. ucap ipul.


Kedua karyawan tetap ipul memang sudah lima tahun bekerja. dan mereka sangat baik dan bertanggung jawab.


"Iya. nanti kita bicarakan dengan bang zul. kata abang, dia akan kesini nanti malam!". ucap lely.


"Baik sayang. Abang menjemput Adiva dulu ya. kamu berangkat bekerja pukul berapa?!". tanya ipul.


"Pukul satu bang!". jawab lely.


"Baik. ini masij pukul sebelas kurang. Abang jemput adiva dulu. sebentar lagi dia keluar kelas!". ucap ipul.


Maka ipul menjemput putrinya dengan motor. karena Adiva keluar kelas pukul sebelas.


.


.

__ADS_1


__ADS_2