Istriku Lely

Istriku Lely
Pembicaraan Ipul dengan adiknya


__ADS_3

Sementara lely pergi kekamar, ipul dan asiknya fauzi berbincang.


"Calon istrimu apa wanita yang mengejar-ngejar kamu waktu itu?!". tanya ipul pada adiknya fauzi.


"Bukan bang, calonku seorang yang baru lulus kuliah jurusan arsitek!". jawab fauzi.


"Hebat kamu ojie, punya calon istri seorang arsitek. Membangun rumah dan gedung pasti sudah ahli. apalagi membangun rumah tangga. pasti lebih hebat dan teliti.


kenal dimana?. orang mana?". tanya ipul kepo.


"Kenal dari kecil bang. Abang kenal kok!". jawab fauzi santai.


"Oh ya.. siapa?!. Kamu di jodohkan ayah dan ibu?!". Tanya Ipul.


"Memang aku abang, yang dijodohkan langsung menikah. hehe". ucap Fauzi sambil tersenyum.


"Beda lah, aku tidak merasa di jodohkan. kami bisa saling mengenal setelah menikah.


Bahkan kami saling melengkapi. Dan kamu lihat, aku bahagia". ucap ipul tersenyum.


Mengingat, waktu dia di minta oleh ibunya untuk menikahi lely. padahal dia tidak kenal dengan lely. dan tidak tahu dengan keluarga lely.


Tapi dia menerima perjodohan itu dengan lapang dada dan senang hati. Walau ada sedikit keraguan karena dia belum genap berumur dua puluh dua tahun. dan hanya bertemu dengan calon istrinya saat pernikahan.


Dan sekarang, sekarang dia sangat bahagia menikahi istrinya lely dan sudah mempunyai tiga buah hati yang sangat di cintai.


"Iya, aku bisa lihat. abang dan kak lely saling melengkapi. walaupun mereka tahu abang cuma seorang montir, pegawai bengkel. mereka sangat menghargai abang.


Hingga mertua dan kedua abang ipar abang membukakan usaha untuk abang.


Aku salut dengan abang!". jawab fauzi.


"Semoga kamu juga mendapat istri dan mertua juga saudara ipar yang baik dan baik!". ucap ipul.


"Kalau aku jadi menikahi dia, aku tidak punya saudara ipar. karena dia anak tunggal". jawab fauzi.


"Siapa ya, yang anak tunggal yang aku kenal?!". ucap ipul.


Fauzi hanya tersenyum misterius pada abangnya. membuat ipul tambah penasaran.


"Siapa ojie, calon kamu itu. abang kan sudah lima tahun tidak di sini. juga abang sudah sembilan tahun menikah, dan jarang kumpul dengan warga sini.


Jadi kurang tahu info anak gadis yang tinggal di sini. kecuali yang seumuran beberapa tahun umurnya diatas atau dibawah abang!". tany ipul.


"Hehe....


Tunggu minggu depan saja bang. kan akhir depan acara lamarannya. biar abang penasaran!". ucap fauzi menyengir.


"Abang bisa tanya ibu atau ayah besok!". ucap fauzi tidak mau kalah.


"Itu curang. Dulu waktu abang menikah, aku juga kepo siapa calon istri abang. tapi abang tidak mau juga memberi tahu!". fauzi memberengut.


"Ya itu lain cerita Ojie. Aku saja yang akan menikah tidak tahu siapa calon istriku!.


Aku baru di pertemukan dengan lely, saat akan ijab Qabul. di meja penghulu. Bagai mana aku bilang siapa calon istriku.

__ADS_1


Dan lucunya, aku tahu nama istriku saat akan menghafat ijab di depan penghulu. Ha.. ha...!". jawab ipul tertawa.


"Tapi akhirnya senang dan bahagia, bahkan aku lihat abang yang bucin sama kak lely!. kemana-mana selalu mengekor kak lely". ucap fauzi.


"Iya. aku tidak bisa jauh dari lely. Kamu tahukl kan?. semenjak aku menikah dengan lely. satu hari pun aku tidak pernah jauh dari istriku.


Jauhnya jika lely pergi saat kuliah, dan saat bekerja saja. Selebihnya bersama terus!". jawab ipul.


"Itu juga yang aku harapkan saat aku sudah menikah nanti dengan Nadya!".


"Ooo namanya Nadya?!. Apa Nadya anak pak haji Habib?!". potong ipul.


"Hehe.... keceplosan aku!". ucap fauzi mengaruk tengkuknya.


Haha... haha....


Tawa ipul pecah, karena mengetahui calon istri adiknya.


Nadya. Dia anak tunggal pak Haji Habib dan hajah Rosmalinda.


Siapa yang tidak kenal kedua pasangan haji itu. Pak haji Habib seorang pengusaha toko bangunan dan pengembang. Sedangkan istrinya juga seorang kontraktor. Tentu anaknya tidak jauh pekerjaan yang di geluti dengan usaha orang tuanya.


"Yang abang ingat Nadya waktu sd dulu. pendiam tapi juga pemarah jika dia diganggu.


Sekarang dia umur berapa Ojie?!". tanya Ipul.


"Dua puluh empat awal bulan depan. maka dia usul kita menikah pas dia ulang tahun. Ayah dan ayah nadya setuju.


Makanya persiapan mepet. minggu depan acara lamaran, dan minggu depan lagi acara nikahan!". jelas Fauzi.


"Tidak, kami malah pernah marahan. Hehe...


Kalau ingat, malu rasanya!". jawab Fauzi.


"Kenapa kalian sampai marahan. apa kamu menganggu dia?!". tanya ipul.


"Kejadiannya sih setahun yang lalu. Terjadi kesalah pahaman antara haji habib dan kami.


Waktu itu dia pulang kampung saat libur kuliahnya yang baru selesai magang dan sedang membuat skripsi.


Aku yang sore itu pulang mengajar dari kampus. ban motorku bocor, aku dorong ke bengkel. kebetulan bengkel tambal ban ada dekat toko bangunan milik pak haji habib.


Waktu itu hampir magrib, maka aku tinggal saja sebentar saat azan magrib, karena mau sholat.


Dan selesai sholat magrib, aku balik ke bengkel.


Disanalah terjadi kesalah pahaman. aku yang melewati jalan samping ruko pak haji habib menuju bengkel bertemu dengan Nadya yang buru-buru berjalan.


Dia menuju kantor pak haji habib melalui pintu belakang dekat gudang toko bangunan. karena toko sudah tutup.


kami sama-sama kaget saat dua ekor kucing sedang kejar- kejaran menyengol kakinya saat melangkah.


Membuat dia terpeleset dan jatuh menimpa tubuhku, hingga kami jatuh berpelukan. dengan dia diatas tubuhku, membuat pungung dan pinggangku sakit jatuh telentang, dan di himpit tubuhnya.


Mendengar teriakan dia saat jatuh, keluarlah pak haji habib yang baru saja selesai sholat.

__ADS_1


Hingga kami berdua di suruh masuk kekantornya.


Kami dicerca pak haji habib, telah berbuat asusila. Katanya kami pacaran melewati batas.Hingga pak haji habib meminta padaku untuk segera menikahi putrinya.


Tapi nadia tidak mau, dan kami juga sudah nengatakan kalau kami itu tidak pacaran. dan tidak lupa menceritakan kejadian yang sebenarnya.


Tapi, pak haji habib memaksa kalau kami harus menikah saat nadya lulus kuliah. Dan tidak ada penolakan.


Kalau kami tidak mau menerima keputusan pak haji habib, maka pak haji habib akan menikahkan kami malam itu juga.


Terpaksa kami menyetujui keputusan pak haji habib, menikah saat nadya lulus kuliah. dan nadya baru lulus bulan lalu.


Maka awal bulan lalu pak haji dan istrinya langsung menemuai ayah. Minta untuk kami menikah segera.


Tentu ayah dan ibu kaget, tiba-tiba saja aku harus menikah. Setahu ayah dan ibu aku tidak pacaran dengan nadya. karena memang tidak pernah jalan.


Walau aku sering di pangil pak haji habib kerumah atau kekantornya, saat Nadya pulang. supaya kami berbicara tentang pernikahan.


Tapi setiap bertemu nadya sering marah karena aku tidak menolak permintaan ayahnya.


Padahal aku kan dari awal sudah menolak". jelas Fauzi.


"Marahnya semacam apa??". tanya ipul.


"Habis tangan dan tubuhku di cubit.


Bahkan pernah bahuku di gigit, saat pulang mengantarnya dari toko kerumahnya waktu kejadian itu!". jawab fauzi.


"Kenapa sampai bahumu digigit nadya?!".


"Setelah kejadian sore itu, dan keputusan pak haji kalau kami menikah setelah nadya lulus kuliah.


Pak haji menyuruh aku mengantar nadya pulang, dengan motorku. dan saat sampai di rumahnya, dan akan turun. langsung dia mengigit bahuku. katanya dia kesal denganku!". jawab fauzi.


Haha..


"Tapi sekarang kan sudah sayang. buktinya tidak menolak untuk kamu nikahi!". ucap ipul.


"Alhamdulillah.


Karena sewaktu dia sibuk skripsi, aku khusus mendampinginya di kota . Selama dua bulan aku cuti mengajar, demi mendampinginya di sana!". jawab fauzi.


"Kamu tinggal bersama?!. apa tangapan pak haji dengan perlakuanmu pada putrinya?!". heran ipul.


"Aku tinggal di kosan depan kosan nadya. agar bisa mendampingi dia kapan dan kemanapun.


Untuk aku ikut ke kota, itu usulan pak haji. karena nadia sering mengeluh kelelahan.


Makanya sebagai penyemagat, aku diperintah pak haji kesana. walau hanya sekedar menemani bertemu dosen pembimbing, ke pustaka, ke tempat yang dia perlu kunjungi, demi skripsinya.


Dan..


selesai memuaskan!". jawab fauzi.


"Hhmm.. semoga nadya senang dengan perhatian yang kamu berikan!".ucap ipul.

__ADS_1


"Aaminn. makanya waktu lulus kemaren, dia langsung minta kami menikah pas ulang tahunnya!. jawab fauzi.


__ADS_2