Istriku Lely

Istriku Lely
Memasak


__ADS_3

Jam kerja lely selesai pukul tiga. Dan dia pulang memakai jasa ojol saja.seperti pembicaraan mereka tadi. karena ipul masih bekerja.


Sesampai di rumah Lely mengabarkan pada suaminya. kalau dia sudah sampai di rumah.


Lely mandi terlebih dahulu, setelah mandi dia mencuci pakaian yang dia pakai tadi, karena pasti sudah kotor saat membantu padien igd.


Walaupun memakai baju lapisan di luar baju dinasnya, tetap saja tidak akan ada yang tahu. pasti ada kuman dan bakteri yang menempel.


Selesai mencuci dan menjemur pakaian, lely pergi menunaikan sholat ashar di kamarnya.


Setelah sholat ashar lely turun kebawah menuju dapur. lely melihat isi kulkas, dia ingin memasak untuk makan malam. Ternyata banyak bahan makanan tersedia di kulkas.


Lely ingin membuat ayam goreng mentega dan sayur bayam. Lely mengambil beberapa potong ayam di dalam kotak. yang pasti sudah dicuci.


Lely memberi bumbu dan merendamnya sekitar satu jam. Dan menyiapkan bahan yang akan dimasak nanti. Lely akan memasaknya nanti. menjelang makan malam, biar masakannya masih hangat.


Selesai menyiapkan bahan untuk nanti dimasak. dan memasukan beras kemajik com. Lely pergi keruang nonton yang berada di ruang samping di dekat garase. tempat biasa ipul dan lely keluar maupun masuk rumah.


Lely menghidupkan televisi dan rebahan di sofa besar yang berada di depan televisi.


Entah lely yang kelelahan atau kursi sofanya yang empuk. lely tertidur. Bahkan saat ipul pulang, setengah enam, lely tidak tahu.


Ipul yang baru datang seperti biasa akan langsung memasukan motornya di garase. lalu mengunci pagar dan pintu garasenya. Karena sering tidak akan keluar lagi hingga pagi.


Saat masuk di pintu yang menghubungkan garase dan ruang menonton, ipul melihat televisi menyala. tapi tidak melihat istrinya. ipul melihat kearah ruang makan dan dapur. juga tidak ada.


Ipul meletakan bawaanya di meja makan. dia sering membeli cemilan untuk cemilan malam sambil menonton. sekurang-kurangnya kerupuk atau martabak.


Sebab kalau cemilan gorengan sering bikin sendiri.


Ipul mencuci tangannya ke dapur, dan melihat bahan masakan yang sudah tersedia. tinggal memasaknya saja.


Mungkin istrinya ingin memasak. pikir ipul. Jadi dia membiarkan saja, nanti akan dia bantu saja.


Saat berbalik akan menaiki tangga, ipul melihat istrinya tertidur di sofa depan televisi.


Ipul tersenyum melihatnya. Dia mengambil selimut di rak dekat lemari televisi. dan menyelimuti istrinya. Tidak ingin menganggu.

__ADS_1


Ipul naik kekamarnya dan mandi, karena tubuhnya berkeringat. dan bau oli. Ipul mandi lekas saja, karena ingat istrinya yang tidur menjelang magrib, tidak baik.


Apalagi tadi ipul melihat ada bahan masakan yang akan dimasak. pasti istrinya akan memasaknya.


Ipul turun keruang nonton. melihat istrinya nyenyak tertidur ipul tidak tega untuk membangunkannya. Tapi dia harus membangunkannya, karena hampir magrib. tidak baik untuk tidur.


Ipul duduk di karpet, tepat berada di depan wajah lely. ipul mengusap kepala lely dan mengecup kening istrinya.


"Sayang... bangun. sudah hampir magrib, tidak baik tidur menjelang magrib". panggil ipul.


Lely hanya mengerakan tubunya sedikit.membuat ipul mengacak rambut lely, yang ipul tahu lely baru siap keramas. karena masih terasa lembab.


"Sayang... bangun". panggil ipul lagi.


"Hmm.. iya". jawab lely mengeliat.


Ipul tersenyum saja melihat istrinya. pasti dia capek pikir ipul.


Karena sudah dua tahun lely tidak mengerjakan pekerjaan yang menguras tenaga. dan pada hari pertama dia koas, sudah di tugaskan di igd. yang pasti sibuk mengurus pasien darurat.


"Hah... sudah pukul berapa ini bang?!". tanya lely kaget duduk dari rebahannya di sofa ruang menonton.


"Hampir jam enam". jawab ipul. duduk di samping lely dan merangkulnya.


"Aduh !. aku ketiduran bang. maaf. padahal tadi aku mau masak ayam mentega dan sayur bayam. istirahat sebentar biar ayam di rendam bumbu. eh ketiduran". ucap lely pasrah. berada dalam dekapan suaminya.


"Tidak apa, kalau kamu capek istirahat saja. nanti kita masak sehabis sholat magrib. lauknya panas lebih enak". ucap ipul mengacak rambut lembab lely, dan mengecup kening istrinya.


Lely hanya tersenyum.


"Siap-siap sholat magrib. sebentar lagi azan". ucap ipul mengajak lely berdiri dari duduk di sofa.


"Abang sudah mandi ya". ucap lely menempelkan hidungnya di leher ipul.


"Sudah. barusan". jawab ipul merinding geli.


"Kenapa tidak bangunkan lely saat abang baru sampai?." lely masih megerakan hidungnya di leher ipul.

__ADS_1


"Sshh.. sayang.. kita mau sholat magrib... sshh". ucap ipul.


"Hehe...Ayo". balas lely. Memeluk pinggang ipul berjalan.


Mereka berangkulan menaiki tangga menuju kamar untuk melaksanakan sholat magrib.


Selesai sholat magrib mereka menuju dapur. memasak yang direncanakan lely tadi siang.


Tidak lama mereka memasak. hanya mengoreng ayam, lalu menambahkan tumisan bawang kecap dan mentega. seperti membuat semur ayam.


Serta menumis sayur bayam dan goreng tempe cabe merah.


Tidak sampai setengah jam masakan mereka selesai, dan sudah terhidang. Dan mereka makan seperti biasa, sepiring berdua dan ipul yang menyuapi lely.


Selesai makan, mereka santai sejenak sambil menonton di ruang tv.


Mereka duduk lesehan di karpet. bersandar pada sofa besar tempat lely tidur tadi.


"Sayang. bagaimana koas hari pertama kamu? apa berjalan lancar!?". tanya ipul pada lely yang bersandar di dada ipul.


"Lancar bang. hanya kejadian tadi pagi yang sibuk, banyak menagani pasien. banyak korban luka, seperti mey. selebihnya hanya beberapa yang datang, bergantian". ucap lely.


"Alhamdulillah....".


Mereka mengobrol santai sambil menonton acara televisi. Ipul memeluk sambil mengusap kepala istrinya.


"Hmm. abang lepas sebentar ya. aku mau kekamar mandi". ucap lely menjarakan tubuhnya dari ipul. dan berdiri menuju kamar mandi dekat dapur.


"Langsung berwudhu sayang. kita sholat isya". ucap ipul.


"Baik bang!". ucap lely berbelok menaiki tangga.


Sementara ipul menutup gorden ruang depan dan mengiringi lely menaiki tangga menuju kamar mereka untuk mekaksanakan sholat isya.


.


.

__ADS_1


__ADS_2