
Rutinitas ipul tiap hari masih seperti biasa, tiap pagi membuka toko nya. dan toko akan di jaga oleh kedua karyawannya . Lalu mengantar adiva sekolah.
Hari-hari ipul dilalui dengan senang hati dan bahagia.
Menjaga toko sambil menjaga si kembar. mengantar jemput putri sulungnya sekolan, dan juga meng antar jemput istri bekerja.
Apalagi toko tempat usaha ipul banyak pelangannya. dan bisa di kerjakan oleh karyawannya berdua. Ipul hanya mengawasi dan ikut membantu jika sedang berada di toko.
"Ayah. nanti sore kita jadi ke tempat nenek ya. kakek waktu itu mengatakan kalau besok minggu akan panen ikan!". ucap adiva menaiki motor saat ipul menjemputnya sekolah.
"Iya sayang, ayah ingat.
Nanti sore setelah tutup toko, kita berangkat ke tempat kakek!". ucap ipul sambil memasangkan helm ke pada putrinya.
Walaupun hanya tiga menit naik motor dari sekolah ketoko, ipul selalu memakai helm.
Selain menempuh jalan utama, juga demi keselamatan diri sendiri dan juga putrinya.
"Ai tidak sabar ikut panen ikan. masuk kekolam.. hehe!". ucap adiva.
"Iya, ayah juga tidak sabar memasak ikan yang adiva panen!". jawab ipul.
Mereka sampai ke toko, dan di toko ipul menyuruh putrinya ke lantai atas, bergabung dengan kedua adik kembarnya.
"Sekalian ganti bajunya sayang!
Sebentar lagi kita sholat zuhur dan makan siang". ucap ipul.
Membukakan pintu terali di depan tangga.
"Iya ayah!". jawab adiva.
Menaiki tangga menuju lantai dua ruko.
Ipul ikut membantu melayani pelangan tokonya, yang selalu ramai.
"Bang. fotocopy berkas ini rangkap tiga ya!". ucap salah satu pelangan.
"Baik!" ipul cekatan mengerjakan pesanan pelangan.
pegawai toko ipul juga sigap dan cekatan melayani.
Begitulah hari-hari ipul ditoko. sibuk. dan rutinitas sehari-hari.
Sesibuk apapun di toko, tugas utama menjaga ketiga buah hatinya lebih diutamakan.
Tapi ipul dengan senang hati menjaga dan bermain dengan mereka.
Apalagi punya istri cantik pengertian, dan juga seorang dokter. Tentu membuat ipul bertambah menikmati perannya sebagai kepala keluarga, memimpin rumah tangga yang siap siaga. kapan dan dimanapun berada.
__ADS_1
Saling bantu dan saling melengkapi dalam keluarga kecil mereka.
Bahkan perhatian ipul semakin bertambah pada mereka.
.
Selesai sholat ashar bersama ketiga buah hatinya, ipul pulang dengan motornya. dan menganti dengan mobil.
Karena mereka akan menjemput lely kerumah sakit.
Ipul akan membawa motor jika mengantar Adiva saja. jika mengantar jemput lely selalu dengan mobil.
Karena si kembar akan ikut. Apalagi menjemput sore, ditambah adiva.
"Ayo sayang. kita jemput bunda!". ajak ipul.
"Ayo!!". ucap ketiga buah hati ipul.
"Jangan lupa, bawa pakaian kotor dan buku sekolahnya sekalian!". ucal ipul.
Mereka saat ini sedang berada di lantai dua toko.
Ipul memeriksa colokan listrik dan mematikan semua lampu dan alat listrik. juga memeriksa jendela dan pintu.
Adiva dan adiknya mengemasi perlengkapan mereka, yang akan dibawa pulang.
"Sudah ayah!". jawab mereka.
"Ok. sini ayah bantu!". ucap ipul membawa barang yang berat.
Adiva dan adiknya mengikuti ipul menuruni tangga.
Toko masih buka sampai ipul kembali dari menjemput istrinya. Dan sekembalinya dari rumah sakit. baru akan tutup.
"Assalamualaikum!". ucap mereka bersama.
Saat mereka turun dari mobil.
Ipul dan keluarga kecilnya saat toko tutup, langsung pulang mengambil pakaian mereka. karena mereka akan menginap di rumah orang tua ipul.
Bahkan juga membawa pakaian dan perlengkapan sekolah Adiva untuk hari senin. juga perlengkapan kerja lely.
Sudah kebiasaan mereka, jika mereka menginap akhir pekan di tempat nenek mereka. senin pagi akan langsung berangkat ke sekolah adiva. dan ke rumah sakit mengantar lely.
"Waalaikumussalam..
Cucu nenek sudah sampai!". sambut ibu ipul yang sudah berdiri di depan teras warung.
Mobil langsung masuk ke pekarangan rumah orang tua ipul. Biasa sabtu sore setelah ashar, pagar di rumah orang tua ipul akan dibuka lebar, karena ipul dan keluarga kecilnya akan datang tiap akhir pekan.
__ADS_1
"Nenek!!". pangil mereka.
Saat menuruni mobil mereka berlari menuju nenek mereka yang sudah menunggu.
"Ayo!". ajak ibu ipul membimbing mereka memasuki warung.
Mengajak mengambil cemilan yang ada di warung, yang ketiga bocah itu inginkan.
Ipul dan lely mengikuti memasuki warung, membawa beberapa tentengan perlengkapan sekolah adiva. sedangkan lely membawa buah tangan.
Setelah menyalami ibu yang sibuk dengan cucunya, Ipul dan lely langsung memasuki rumah, melalui pintu masuk yang ada di dalam warung.
Ketiga buah hati ipul dan lelypun mengiringi masuk kedalam rumah. Setelah mengambil cemilan yang mereka inginkan.
Tidak banyak yang mereka ambil. Setiap mereka hanya mengambil dua jenis saja untuk mereka makan.
"Ayah mana bu!". tanya ipul.
Saat keluar dari kamar setelah meletakan barang bawaanya ke dalam kamar.
"Di halaman belakang bersana sani. sedang menyiapkan untuk panen besok!". jawab ibu.
"Aku mau ke halaman belakang!. ada yang mau ikut ayah!". ucap ipul pada anaknya.
"Abang ikut ayah!". ucap putra kembarnya.
"Ayo!". ajak ipul.
Sementara lely mengeluarkan buah tangan yang dia bawa. Lely hanya membeli jeruk dan roti di toko. karena di rumah ibu juga banyak cemilan dan buah pisang dari kebun.
Lalu ikut duduk bergabung dengan ibu mertua dan anaknya di sofa ruang tengah.
"Apa kabar ibu!". ucap lely duduk di samping adiva.
sementara ibu mertua duduk dengan adik raysa.
"Alhandulillah!. sehat.. Ibu sangat senang melihat kalian bahagia. semoga kalian selalu di lindungi allah sampai kakek nenek kelak!". ucap ibu mertua.
"Aamiin..
Ibu dan ayah juga sehat selalu!". ucap lely.
Mereka berbincang sejenak, tapi hanya sebentar, karena ada pelangan warung ibu yang berbelanja.
Lely pun mengikuti ibu mertua kewarung, ingin bantu-bantu. atau sekedar menemani.
.
.
__ADS_1