Istriku Lely

Istriku Lely
Hari sibuk


__ADS_3

Kesibukan kuliah lely menjelang lahiran memang sedikit padat. tapi masih bisa diikuti dengan baik.


Lely mengerjakan banyak tugas yang diberikan dosennya. karena lely minta izin cuti rencananya dua bulan saat melahirkan nanti.


Dosen yang mengajar lely pun sudah menyanggupinya. makanya lely minta tugas yang bisa untuk dia kerjakan sekarang.


Tidak banyak tugas yang di beri dosen. karena memang sedang ujian, dan beberapa ada yang sudah selesai.


Lely beberapa hari ini ke kampus hanya melengkapi tugas yang baru di bwri, sedangkan tugas yang kemaren sudah dilengkapi.


"Sayang, apa tidak bisa tugas yang kamu buat abang saja yang mengantar?!". tanya ipul pada istrinya.


Siang itu sepulang dari kampus. ipul membimbing istrinya berjalan sambil memegang oayung. Adiva tadi tidak ikut, karena dia sedang serius mewarnai. dan ipul menitip pada karyawan toko.


Bagaimana tidak, lely sudah susah berjalan, karena perut besarnya. Dan juga kakinya yang bengkak. karena efek hamil.


"Sudah tidak ada tugas sebenarnya bang. Tapi aku ingin konsultasi saja. karena selama cuti aku tidak ingin ketinggalan tugas". jawab lely.


"Ya, sebaikya kamu jangan banyak berjalan lama. kasihan abang melihat kamu yang kesusahan jalan". ucap ipul.


"Tidak apa bang. kan memang harus banyak jalan!". jawab lely memeluk lengan ipul.


"Iya, tapi kan siang dan panas. nanti kamu caoek dan kelelahan!". ucap ipul.


"Kan ada abang yang bantu mijitin aku jika aku capek dan kelelahan". jawab lely manja.


"Abang siap siaga dan siap bantu kamu kok". ucap ipul tersenyum. membimbibg istrinya yang hampir sampai ke toko.

__ADS_1


"Bang. beli cemilan yuk!". ajak lely saat melewati sebuah warung jajanan yang berada di sebuah mini market.


"Ayok. mau beli apa!?". ajak ipul menuju warung.


"Cemilan buat ronda!". ucap lely tersenyum menuju mini market.


Ipul ikut saja sambil membimbing istrinya.


Ipul tahu, semenjak memasuki kehamilan delapan bulan, lely memang sulit untuk tidur nyenyak. mungkin efek hamil tua.


Makanya lely dan ipul menstok cemilan untuk istrinya yang seting laper tengah malam.


Lely memilih cemilan yang dua inginkan. dan ipul menjinjing keranjang.


"Bang!. persediaan balon sudah sedikit!". ucap lely saat menuju meja kasir.


"Oo. sudah abang beli tadi, saat pulang dari mengantar kamu tadi pagi". jawab ipul sudah tahu maksud istrinya.


"Harus siaga. biar tidur nyenyak setelah olah raga malam. dan untuk lancar saat lahiran nanti". jawab ipul berbisik.


Karena mini market ramai mahasiswa i yang berbelanja. takut terdengar oleh orang kain. tabu.


"Iya tahu. Kan sudah di pesan oleh dokter. Dan juga abang suka!". bisik lely.


"Sangat suka!". jawab ipul meletakan keranjang belanjaan di kasir.


Mereka tidak lupa membeli gorengan di depan mini market, untuk cemilan di toko.

__ADS_1


"Bunda sudah datang!!". teriak Adiva saat ipul dan lely memasuki toko.


"Pintar anak ayah jadi kasir ya!. tidak rewel kan sama om jefry?!". tanya ipul.


"Tidak yah, om jefri beri Ai kerupuk manis!". ucap adiva menunjuk sebungkus kerupuk yang ada di meja.


"Istirahat lah sebentar". ucap ipul Sambil menyuruh lely duduk di kursi kasir samping Adiva.


Ipul meletakan jinjingan belanjaan dari mini market tadi dekat tangga, dan memberikan gorengan pada jefri.


"Sudah bilang terima kasih pada om jefri?!". tanya lely.


"Sudah bunda!". ucap adiva.


Lely duduk di meja kasir bersama Adiva. Dan ipul ikut membantu di toko yang sedang ramai.


Saat ini di toko banyak pelangan membuat tugas dan yang memoto copy. karena mahadiswa i sedang musim ujian semester dan banyak tugas yang harus di lengkapi.


Tidak lama ipul membantu di toko, terdengar azan zuhur, dan ipul mengajak lely dan adiva menuju ruang atas. untuk melakukan sholat zuhur dan makan siang.


Sementara di toko, karyawan toko akan bergantian isomannya. karena mereka bertiga menjaga toko.


Di tempat istirahat jefri biasa dibuat agak besar, supaya bisa untuk sholat dan istirahat. Katena toko sudah memakai dua ruko.


Ipul dan mertuanya memang membuat lantai dua privasi dari karyawan. Bukan apa-apa, karena ketiga karyawan toko laki-laki semua.


Tentu sangat tidak nyaman untuk lely yang sedang hamil. yang kadang saat dirumah sering memakai baju pendek dan tanpa hijab.

__ADS_1


Mereka tidak diizinkan menuju lantai dua tempat tinggal ipul dan keluarga kecilnya. Hingga di buat pintu penghubung di tangga yang turtutup. hanya ipul dan keluarga yang bisa keatas.


Maka dari itu di buatkan ruangan istirahat dan tempat makan di dekat kamar mandi. Agar karyawan toko bisa tiduran setelah selesai sholat atau makan bergantian, sesuai dengan kesepakatan mereka saja.


__ADS_2