
"Aku takut, kalau dosen yang membimbingku tahu, pasti aku langsung di keluarkan. kan kita sedang koas. Apalagi kalau orang tuaku tahu. bisa di lempar ke laut aku sama ayahku". tambah Andri.
"Kenapa sampai bisa kamu jalan dengan siska? kan sudah rahasia umum kalau siska itu tidak baik!". ucap bobi.
Andri menceritakan semua kejadian yang menimpanya, hingga siska berani mengancam dirinya.
Andri Pov...
Pagi itu aku pulang dari rumah sakit, aku dinas malam, dan baru pulang pukul tujuh pagi. Sepeeti biasa aku pulang dengan motor, walaupun agak sedikit mengantuk.
Karena tengah malam tadi ada kecelakaan mobil, mobilnya yang penuh penumpang terjatuh kedalam got drainase yang ada di tepi jalan.
Dan kami yang sedang berjaga di ugd sibuk membantu pasien yang kecelakaan.Tidak main-main, ternyata sebuah mini bus yang kecil berisi sembilan orang. dan semua cedera.
Ada yang hanya luka lecet, dan ada juga yang patah tulang kaki dan tangan.
makanya waktu itu aku pulang koas pagi-pagi dalam keadaan sedikit mengantuk
Dalam perjalanan pulang itu aku membantu seorang ibu-ibu. Ibu itu terserempet sebuah motor, kakinya lecet saat terjatuh di aspal.
Dan motor yang menyerempetnya kabur. Aku dan beberapa orang membantu. karena cuma luka lecet, dan tidak parah.
Maka ibu itu diantar saja kerumahnya. dekat dari tempat kejadian, beberapa rumah di belakang mini market tempat dia kecelakaan.
Sebenarnya aku tidak mau menganntar, karena aku sangat mengantuk. Tapi pagi itu semua orang yang nembantu tadi harus pergi bekerja dan ada juga yang akan kesekolah. maka aku yang disuruh memapah ibu itu kerumahnnya. Motorku di tinggal di depan mini market itu.
Ternyata ibu-ibu itu tantenya siska, yang rumahnya berada disamping rumah siska. Aku bertemu dia di depan rumah tantenya. Dan dia membatu memapah tantenya itu.
Saat akan pulang aku di tawari tante itu minum dan menyuruh siska membuatnya, katanya ucapan terima kasih. Aku menolaknya karena aku sangat mengantuk sekali, dan ingin pulang.
Dia bilang istirahat saja sebentar di rumahnya, bahaya bawa motor saat mengantuk. Dan aku di suruh tidur di ruang samping, yang seperti ruang tempat menjahit, karena ada beberapa mesin jahit. Tapi ada tempat tidur kecilnya.
Karena aku sangat mengantuk aku terima saja, mungkin tidur satu jam bisa membuat aku segar lagi untuk bawa motor kembali untuk pulang.
__ADS_1
Tapi disanalah petaka itu terjadi. Saat aku tertidur pulas, aku merasa ingin buang air kecil, ituku seperti terjepit dan nyut-nyut. Aku mimpi, ituku seperti di pegang-pengang seseorang, dan..
Ternyata saat aku terbangun, celanaku sudah terbuka semuanya. Dan siska duduk di atas tubuhku. ituku yang terasa nyut-nyut ternyata sedang di genjot siska dengan ****** nya. Lalu...
Entah kenapa, saat mataku terbangun itu Siaka mempercepat gerakannya membuat aku tidak bisa menahan jepitan dan cekraman pada pen** ku yang membuat dia nyut-nyut enak dan nikmat.
Hingga... Croot... croot.. Perjaka ku direngut siska, dan aku pipis perjaka petamaku di ****** siska.
Ahh.... Erangku, yang baru pertama kali merasakannya pipis laki-laki dewasa.
Aku sangat marah dan ingin berteriak serta menamparnya. Tapi, dia bilang dia merekam semuanya. Lalu dia melihatkan vidio itu. dan.. membuat aku bungkam.
Di dalam vidio tersebut ituku yang sedang berhubungan dengan itunya terlihat apalagi wajahku nampak jelas, wajahku yang sedang tertidur, dibawah sadarku seperti menikmati permainan yang dilakukan siska pada tubuhku.
Dia mengancam akan menyebar vidio asusilanya itu, kalau aku marah padanya.
Dan beberapa hari kemudian, saat aku istirahat pagi itu, siska menelfonku. Berapa kali dia menelfon, tapi tidak aku angkat. Hingga dia mengirim vidio itu padaku.
Ternyata dia sudah menungguku di depan lift. Dan mengajakku masuk dan ternyata dia membawaku keatas, ke apartemen yang berada di atas mall itu.
Aku menolak mengikutinya dan dia lagi mengancamku dengan menyebarkan vidio hari itu. Akhirnya aku mengikutinya masuk keapartemen itu.
Disana dia minta aku melayaninya, aku berkali-kali menolaknya dan ingin pergi saja. Tapi dia punya kelemahanku, ya vidio itu.
Dengan berat hati aku melayaninya, otak dan hatiku menolak melakukan, tapi tubuhku mengiginkannya. Hingga siang itu aku kembali melakukannya dengan siska.
yang membuatku mau melakukan lagi, aku di suguhi pengaman saat melakukannya. aku tidak was-was saat melakukannya berulang kali.
Ya, aku dipaksa melayani siska hingga malam, dengan ancaman menyebarkan vidioku. Sampai aku pergi koas jam sepuluh, Kami melakukan beberapa kali. Dan aku menyuruh adikku untuk mengirim pakaian ku untuk koas satu stel, melalui jasa ojol.
Dan yang lebih mengejutkanku, siska minta aku menjauhkan lely dari Hafiz. Apapun caranya.
Aku bilang pada siska, kalau Lely tidak ada hubungan dengan hafiz. Tapi dia tidak percaya, dia bilang mungkin saja aku tidak tahu, karena aku koas beda rumah sakit dengan mereka.
__ADS_1
Dan, aku yang sudah dua hari mengikuti lely melihat tidak ada hubungan apa-apa antara hafiz dan lely. Tapi Siska sudah sangat kesal, dan pada malam itu dia menyuruhku untuk mencelakai lely.
Dia terus mengikuti motorku. Awalnya aku biriringan dengan lely, tapi aku tidak tega mencelakainya. Dan aku disuruh putar balik oleh siska, jika aku tidak melakukannya maka vidio ku akan di sebar di grup kampus.
Saat aku putar balik, siska terus mengiringiku. Dan saat motor lely nampak, siska membelokan mobilnya kearahku yang berada di sampingnya. dia terus memepetku hingga aku masuk jalur jalan sebelah kanan.
Dan tepat menabrak motor lely yang sudah berhanti di tepi jalan. Brak... motorku tepat menabrak motor lely. Motorku tidak begitu laju, tapi mungkin karena aku gugup, makanya motorku langsung menabrak motor lely.
Lely terjatuh ke tepi trotoar, dan kepalanya tepat mengenai sisi trotoar. Dia memang pakai helm, tapi aku was-was. Karena helm yang lely pakai pecah.
Aku membopong tubuhnya dan meminta orang sekitar menyetop mobil. Untung rumah sakit tidak jauh, rumah sakit yang juga tempat lely koas. Aku menyuruh orang disana memindahkan motor kami ke mini market dekat situ.
sampai di ugd rumah sakit, langsung ada Hafiz yang menyambut. karena dia sedang dinas di ugd. Dia dan seorang perempuan temanku juga dengan sigap membantu lely.
Selesai membantu lely, mereka mendatangiku dan bertanya padaku tentang yang terjadi. Setelam mendengar ceritaku mereka berdua memukuliku.
Aku hanya pasrah menerimanya. untung satpan disana melerai. kalau tidak bisa bonyok wajahku.
Hingga malam itu Aku siska dan dosen pembimbing yang disebut siska di gelandang kekantor polisi. Disana aku tahu, ternyata dosen pembimbing itu cuma dicatut nananya. dan dia tidak tahu menahu. Akulah yang menyesal telah terpadaya oleh siska.
Untung kuliahku tidak dikeluarkan, dan aku wajib lapor tiap hari, selama dua bulan. Mengenai vidioku itu. ternyata hp Siska yang digunakan untuk merekam vidio itu terjatuh dan pecah saat dia dia di tangkap polisi di rumahnya malam itu.
Hingga hpnya tidak bisa digunakan lagi, dan polisi juga membuangnya ke got yang ada di depan rumahnya yang airnya tergenang.
Semoga saja dia tidak menyalin kemanapun selain di hpnya itu. Bisa jadi vidioku akan jadi ancaman di kemudian hari.
Piv Andri end
...
Lely dan ipul hanya mengurut dada mendengar cerita Andri. Ternyata karena ambisi dan nafsu bisa membuat seseorang berubah. Siska yang berambisi mengaet Hafiz melakukan berbagai cara untuk mencapai tujuannya.
Dan Andri pun begitu, karena disuguhi yang enak-enak dan di ancam mau saja melakukan yang bisa merengut nyawa orang lain.
__ADS_1